Anda di halaman 1dari 1

STRATEGI AUDIT KESELURUHAN DAN PROGRAM AUDIT

Delapan Tahapan dalam Perencanaan Audit

Tujuh tahapan pertama dilakukan guna memenuhi kewajiban auditor untuk melaksanakan
prosedur penilaian resiko sebagai dasar bagi pengidentifikasian dan penilaian resiko kesalahan
penyajian material pada tingkat laporan keuangan dan arsesi.

Prosedur-Prosedur Penilaian Risiko

Standar audit (SA 315) mewajibkan auditor untuk memperoleh pemahaman atas entitas dan
lingkungannya, termasuk pengendalian internalnya, untuk menilai risiko kesalahan penyajian
material dalam laporan keuangan klien. Secara bersama-sama, prosedur-prosedur untuk
memperoleh pemahaman tentang bisnis dan bidang usaha klien untuk menilai risiko kesalahan
penyajian material. Selanjutnya pada Bab 7 telah dijelaskan bagaimana auditor melaksanakan
prosedur-prosedur untuk menilai risiko inheren dan risiko pengenda!ian, sedangkan Bab 8
menjelaskan bagaimana auditor melaksanakan prosedur-prosedur untuk memperoleh
pemahaman tentang pengendalian internal untuk menilai risiko pengendalian. Ini adalah bagian
terbesar dari prosedur penilaian risiko . Pada bagian ini auditor fokus pada pemahaman tentang
rancangan maupun implementasi pengendalian internal. Secara bersama-sama, prosedur-
prosedur untuk memperoleh pemahaman mengenai bisnis dan lingkungannya, termasuk
pengendalian internal, mencerminkan prosedur-prosedur penilaian risiko yang dilakukan auditor
untuk menilai kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan. Hal tersebut sesuai dengan
ketentuan dalam standar audit (SA 315.5) yang berbunyi sebagai berikut: "Auditor harus
melaksanakan prosedur penilaian risiko untuk menyediakan suatu dasar bagi pengidentifikasian
dan penilaian risiko kesalahan penyajian material pada tingkat laporan keuangan dan asersi.
Namun, prosedur penilaian risiko semata tidak