Anda di halaman 1dari 1

Sakit kepala

Sakit kepala merupakan keluhan penderita yang paling serin ditemukan. Keluhan ini dapat
disebabkan karena kelainan mata ataupun keadaan lainnya.

Menurut kedaruratan, maka penyebab kelainan mata yang dapat memberikan keluhan sakit
kepala ialah glaucoma akut, glaucoma simpleks,pasca herpes zoster, uveitis, selulitis orbita,
endoftalmitis, neuritis, semua kelainan yang memberikan keluhan fotofobia, kelainan refraksi
yang tidak dikoreksi, anisometropia, presbyopia, dan juling. Pemakaian miotika dapat pula
menyebabkan sakit kepala.

Rasa nyeri hebat yang menjalar sampai kepala merupakan tanda khas glaucoma akut. Hal ini
terjadi karena meningkatnya tekanan intraocular sehingga menekan simpul-simpul saraf di
daerah kornea yang merupakan cabang dari nervus trigeminus. Sehingga daerah sekita mata
yang juga dipersarafi oleh nervus trigeminus ikut tersa nyeri.

Kekaburan penglihatan atau visus menurun

Ketika terjai seranagn, terjadi karena sumbatan sudut kamera anterior oleh iris perifer. Hal ini
dapat menyumbat aliran humor akuos dan tekanan intraocular meningkat dengan cepat,
menimbulkan nyeri hebat, kemerahan dan kekaburan penglihatan serta visus menjadi
menurun.

Derajat gangguan penglihatan dapat bervariasi pada keadaan berbeda. Misalanya, gangguan
refraksi myopia (nearsighted) yang tidak dikoreksi tampak lebih berat dilingkungan gelap. Hal
ini terjadi karena dilatasi pupil memungkinkan lebih banyak berkas cahaya yang tak terfokus
jatuh pada retina dan makin mengaburkan pandangan.

mual dan muntah

mual dan muntah yang timbul akibat iritasi nervus vagus dan dapat menyerupai ejala pada
kelainan saluran cerna.

Referensi:

Prof. Dr.dr. Hj. Rukiah St, dkk. 2018. BUKU AJAR BAGIAN ILMU KESEHATAN MATA PANDUAN
KLINIK DAN SKILL PROGRAM PROFESI DOKTER. FK UMI. Makassar.

Sidarta Ilyas, Yuliati Sri Rahayu. 2018. BUKU ILMU PENYAKIT MATA. Edisi kelima. Fakultas
kedokteran universitas Indonesia. Jakarta