Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pengukuran dikenal dengan istilah measurement yang merupakan suatu

kegiatan yang dilakukan untuk mengukur dalam arti memberi angka terhadap sesuatu

yang disebut objek pengukuran atau objek ukur. Pengukuran besaran fisis dari suatu

material sebagai fungsi suhu pada umumnya dilakukan pada pertambahan nilai yang

tidak rapat. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan waktu dan ketidaksempurnaan

sistem yang digunakan (Ansel dan Prince, 2006).

Bobot jenis merupakan suatu sifat fisis yang dapat digunakan untuk

identifikasi unsur, padatan, batu permata, cairan dan gas, serta dapat digunakan untuk

memisahkan unsur seperti mineral. Berbagai metode telah digunakan untuk

memperkirakan perbandingan tersebut dan sejumlah besar nilai-nilai bobot jenis

telah disediakan dalam bentuk tabel identifikasi, yang biasanya terdapat dalam buku

teks dan buku pedoman sehingga mudah untuk digunakan (Ansel dan Prince, 2006).

Definisi kerapatan merujuk pada apa yang diukur. massa dalam gram (g),

volume diukur dalam sentimeter kubik (cm3). Oleh karena itu, satuan kerapatan

adalah gram per sentimeter kubik. Definisi lain dari kerapatan dapat dinyatakan,

tetapi harus merujuk ke definisi dalam hal massa/volume. Untuk menentukan

kerapatan zat perlu untuk mengetahui massa dan volume jumlah yang sama dari

suatu zat dengan membagi massa dengan hasil kerapatan (Lavin, 2003).

Kemudian untuk mengetahui bobot jenis dan kerapatan suatu zat, maka perlu

diadakan pengujian dalam laboratorium menggunakan neraca westphal dan

piknometer untuk menetukan kerapatan dan bobot jenis suatu zat., sehingga

dilakukanlah percobaan mengenai penentuan kerapatan dan bobot jenis suatu zat.
1.2 Rumusan Masalah

Rumusan masalah dari percobaan ini adalah :

1. Bagaimana cara menentukan kerapatan dan bobot jenis akuades, methanol, dan

kloroform dengan menggunakan neraca Westphal?

2. Bagaimana cara menentukan kerapatan dan bobot jenis akuades, methanol, dan

kloroform dengan menggunakan piknometer?

1.3 Maksud dan Tujuan Percobaan

1.3.1 Maksud Percobaan

Maksud percobaan ini adalah untuk mengetahui dan mempelajari cara

penentuan kerapatan dan bobot jenis zat dengan menggunakan neraca Westphal dan

piknometer.

1.3.2 Tujuan Percobaan

Tujuan percobaan ini dilakukan yaitu:

1. menentukan kerapatan dan bobot jenis dari akuades, methanol, dan kloroform

dengan menggunakan neraca Westphal,

2. menentukan kerapatan dan bobot jenis dari akuades, methanol, dan kloroform

dengan menggunakan piknometer.

1.4 Manfaat Percobaan

Manfaat dari percobaaan ini adalah praktikan dapat menentukan kerapatan dan

bobot jenis akuades, methanol, dan kloroform dengan menggunakan neraca Westphal

dan dapat menentukan kerapatan dan bobot jenis akuades, methanol, dan kloroform

dengan menggunakan piknometer.