Anda di halaman 1dari 11

RESUME KIMIA PANGAN

VITAMIN

Disusun oleh :

Nama : Khairul Amri


NIM : J1A016048

PROGRAM STUDI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN


FAKULTAS TEKNOLOGI PANGAN DAN AGROINDUSTRI

UNIVERSITAS MATARAM
2018
VITAMIN

A. Pengertian Vitamin

Vitamin (bahasa Inggris: vital amine, vitamin) adalah sekelompok senyawaorganikamina


berbobot molekul kecil yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme setiap organisme, yang
tidak dapat dihasilkan oleh tubuh. Vitamin merupakan suatu molekul organic yang sangat
diperlukan oleh tubuh untuk proses metabolisme dan pertumbuhan yang normal. Vitamin-
vitamin tidak dapat dibuat oleh tubuh manusia dalam jumlah yang sangat cukup, oleh karena itu
harus diperoleh dari bahan panganan yang dikonsumsi.(Rhina Abdullah: 2011)

Kata Vitamin berasal dari kata vital yang artinya hidup,dan amin yang artinya senyawa
yang mengandung gugus N. Dari berbagai hasil penelitian,tidak semua vitamin mengandung
gugus N. Jadi, kata vitamin sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi yang sebenarnya,tetapi
sampai saat ini masih tetap saja dipakai. Vitamin adalah senyawa organik kompleks yang
esensial untuk pertumbuhan dan fungsi biologis yang lain bagi makhluk hidup. Vitamin tidak
disintesis dalam tubuh,kecuali Vitamin K. Oleh karena itu,makanan yang dikonsumsi harus ada
yang mengandung Vitamin. Jika tubuh kekurangan vitamin akan mengakibatkan penyakit
defiensi atau avitamiosis. (Abdul Hadi : 2013)

Vitamin adalah suatu zat senyawa kompleks yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita.
Vitamin berfungsi untuk mengatur metabolisme tubuh. Setiap vitamin memiliki peranan dan
fungsinya masing-masing. Tanpa vitamin, manusia tidak akan dapat melakukan aktifitasnya.
Namun perlu diperhatikan agar tidak mengkonsumsi vitamin lebih atau kurang dari yang
dibutuhkan tubuh. Jika kelebihan, maka akan mengakibatkan perubahan pada bagian-bagian
tubuh, tergantung dari vitamin yang dikonsumsi tersebut. (Jupri Malino: 2013)

Terdapat 13 jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bertumbuh dan
berkembang dengan baik. Vitamin tersebut antara lain vitamin A, C, D, E, K, dan B (tiamin,
riboflavin, niasin, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12, dan folat).Walau
memiliki peranan yang sangat penting, tubuh hanya dapat memproduksi vitamin D dan
vitamin K dalam bentuk provitamin yang tidak aktif.Oleh karena itu, tubuh memerlukan
asupan vitamin yang berasal dari makananyang kita konsumsi.Buah-buahan dan sayuran
terkenal memiliki kandungan vitamin yang tinggi dan hal tersebut sangatlah baik untuk
tubuh. Asupan vitamin lain dapat diperoleh melalui suplemen makanan.
Vitamin memiliki peranan spesifik di dalam tubuh dan dapat pula memberikan
manfaat kesehatan. Bila kadar senyawa ini tidak mencukupi, tubuh dapat mengalami suatu
penyakit. Tubuh hanya memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit, tetapi jika kebutuhan ini
diabaikan maka metabolisme di dalam tubuh kita akan terganggu karena fungsinya tidak
dapat digantikan oleh senyawa lain. Gangguan kesehatan ini dikenal dengan istilah
avitaminosis.Contohnya adalah bila kita kekurangan vitamin A maka kita akan mengalami
kerabunan. Di samping itu, asupan vitamin juga tidak boleh berlebihan karena dapat
menyebabkan gangguan metabolisme pada tubuh.
B. Jenis-jenis Vitamin dan Mineral beserta fungsinya

1. Vitamin Larut Air

Vitamin yang larut dalam air adalah Vitamin B dan C.

a. Vitamin B1(aneurin atau tiamin) = antineuritik

Vitamin B1 sering disebut antiberi-beri.dalam keadaan normal,setiap hari tubuh memerlukan


1-2mg Vitamin B1.

Fungsi Vitamin B1 yaitu:

a. Sebagai koenzim dari enzim yang diperlukan dari enzim yang diperlukan dalam
metabolisme karbohidrat.

b. Untuk mempengaruhi keseimbangan air di dalam tubuh

c. Untuk mempengaruhi penyerapan zat lemak oleh jonjot usus

d. Memelihara nafsu makan yang sehat dan pencernaan fungsinya.

Bahan makan yang mengandung vitamin B1 adalah hati,jantung,ginjal,otak,susu,kuning


telur,kulit ari beras,gandum,wortel biji buah polong dan ragi.

b.Vitamin B2(riboflavin atau laktoflavin)

Fungsi Vitamin B2 adalah

a. Untuk memnidahkan rangsangan sinar ke saraf mata

b. Sebagai enzim pada proses oksidasi di dalam sel


c. Memelihara jaringan kulit sekitar mulut

d. Memelihara nafsu makan dan fungsi saraf

e. Menghasilkan energi dalam sel

Sumber vitamin B2 banyak ditemukan pada sayur-sayuran segar, kacang kedelai, kuning
telur, dan susu.

c. Vitamin B3 Niasin (asam nikotinat atau antipelagra)

Fungsi asam nikotin adalah untuk

a. Pertumbuhan dan perbanyakan sel

b. Perombakan karbohidrat,lemak dan protein

c. Mencegah penyakit pellagra

d. Memelihara pencernaan

e. Berperan penting sebagai koenzim yang diperlukan oleh semua proses hidup dalam sel.

Vitamin B3 termasuk salah satu jenis vitamin yang banyak ditemukan pada makanan hewani,
seperti ragi, hati, ginjal, daging unggas, dan ikan. Akan tetapi, terdapat beberapa sumber pangan
lainnya yang juga mengandung vitamin ini dalam kadar tinggi, antara lain gandum dan kentang
manis.

d. Vitamin B6 (adermin atau piridoksin)

Vitamin ini banyak terdapat di hati,ikan,daging dan sayuran.Vitamin ini merupakan bagian
dari gugusan prostetik dari enxim dekarboksilase dan transaminase tertentu.

Fungsi Vitamin ini adalah untuk;

a. Pertumbuhan dan pekerjaan urat saraf

b. Pembentukan sel-sel darah merah dan sel-sel kulit

e. Vitamin B5 (Pantetonat)

Vitamin ini berfungsi untuk:

a. Bahan pelengkap koenzim A yang penting dlam pembentukan karbohidrat,lemak dan protein

b. Menjaga tingkat normal gula darah


Vitamin B5 dapat ditemukan dalam berbagai jenis variasi makanan hewani, mulai dari daging,
susu, ginjal, dan hati hingga makanan nabati, seperti sayuran hijau dan kacang hijau.

f. Vitamin B11 (asam folat)

Vitamin B11 penting untuk pembentukan sel darah merah,antianemia pernisiosa,membentuk


asam nukleat (DNA dan RNA),serta metabolisme kelompok metil.Vitamin ini banyak terdapat
dalam hati,ginjal,sayuran,ragi,biji gandum,daging sapi,pisang,lemon,dan polongan.

g. Vitamin B12 (sianokobalamin)

Vitamin ini juga dikenal sebagai vitamin antianemia pernisiosa.banyak terdapat dalam
hati,daging ,unggas,ikan,telur,susu,keju,udang, dan kerang.Vitamin B12 dapat disimpan di dalam
hati.

Fungsi vitamin B12 yaitu untuk:

a. Metabolisme sel dalam pertumbuhan

b. Metabolisme atau pembentukan sel darah.

h. Vitamin C (asam askorbinat)

Kebutuhan Vitamin C dipengaruhi oleh keadaan,kebutuhan dan umur seseorang.Bila


konsumsi vitamin in berlebihan,selalu akan dikeluarkan dari tubuh melalui ginjal.

Kebutuhan Vitamin C untuk bayi adalah 30mg,anak-anak 60 mg dan orang dewasa 75


mg.Ibu hamil memerlukan 100 mg dan ibu menyusui 150 mg tiap harinya.

Fungsi vitamin C adalah untuk

a. Mempengaruhi kerja kelenjar anak ginjal

b. Mempengaruhi pembentuka trombosit

c. Menjaga gigi melekat kuat pada gusi

d. Berperan dalam proses pembentukan kolagen.

Vitamin C banyak terdapat dalam sayuran,buah-buahan,hati dan ginjal.Di dalam


jeruk,selain mengandung vitamin C,juga mengandung sitrin dan rutin.Oleh San Gyorgy zat ini
sering disebut Vitamin P yang penting untuk mencegah pendaran dan memperkuat
permeabilitas.Vitamin C termasuk jenis Vitamin yang mudah larut dan rusak oleh
pemanasan.oleh karena itu,dalam memasak sayur-sayuran perlu memperhatikan sifat vitamin ini.

2. Vitamin Larut Lemak

Vitamin-vitamin di bawah ini adalah vitamin yang tidak dapat larut dalam air,tetapi dapat
larut dalam lemak.Vitamin yang dapat larut dalam lemak adalah vitamin A,D,E, dan K.Vitamin
ini umumnya dapat disimpan dalam tubuh.

a. Vitamin A (aseroftol)

Fungsi Vitamin A di dalam tubuh adalah:

a. Untuk pertumbuhan sel-sel epitel

b. Sebagai bahan yang diperlukan dalam proses penerimaan rangsangan cahaya oleh sel-sel
basilus pada retina waktu senja.

Sumber Vitamin A adalah minyak,ikan,hati mentega,serta tumbuhan yang berwarna hijau


dan kuning.tumbuhan berwarna kuning banyak mengandung karotin yang merupakan provitamin
A.Di dalam hati karotin akan di ubah menjadi Vitamin A.

b. Vitamin D

Vitamin D ditemukan oleh Mc.Collum,Hezs, dan Sherman.Mereka menyebutnya


dengan vitamin antirakitis.Sekarang telah ditemukan ada empat macam Vitamin D,yaitu:Vitamin
D1 (ergostein) ,D2 (kalsiferol), D3,dan D4.Vitamin D3 adalah yang paling aktif.

Fungsi Vitamin D di dalam tubu adalah untuk:

a. Mengatur kadar zat kapur dan fosfor di dalam darah bersama kelenjar anak gondok
(parathormon)

b. Memperbesar penyerapan zat kapur dan fosfor dalam usus

c. Mempengaruhi kerja kelenjar endokrin

d. Memperngaruhi proses osifikasi

Sumber Vitamin D adalah minyak ikan,mentega,kuning telur,susu, dan ragi.


c. Vitamin E (tokoferol)

Penemu Vitamin E adalah Evans dan Burr. Kita mengenal ada tiga macam Vitamin
E,yaitu : vitamin E1(alfa tokoferol), vitamin E2 (beta tokoferol), dan vitamin E3(gama
tokoferol).

Fungsi vitamin E di dalam tubuh adalah untuk:

a. Membantu proses pembelahan sel

b. Mencegah pendarahan pada ibu yang sedang hamil,serta dapat mencegah keguguran.

Vitamin E banyak terdapat pada susu,lemak,daging ,kecambah kacang hijau(touge),hati


,ginjal, dan kuning telur.

e. Vitamin K

Vitamin K ini ditemukan oleh Dam dan schondeyder. Vitamin ini sering disebut
antihemoragiaatau anti pendarahan.Vitamin K dapat dibentuk oleh tubuh sendiri dengan bantuan
bakteri usus besar,Escherichia coli.

Fungsi Vitamin K adalah membentuk protrombin di dalam hati. Zat ini penting dalam
proses pembekuan darah.

3. Akibat kekurangan dan kelebihan konsumsi vitamin

A. Kekurangan Vitamin :

1. Vitamin A

Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin A yaitu Keratomalasia, kulit pucat,
kering rabun senja, katarak, infeksi saluran pernapasan, menurunnya daya tahan tubuh, kulit
yang tidak sehat, dan lain-lain.

2. Vitamin B1

Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B1 yaitu kulit kering/kusik/busik,


kulit bersisik, daya tahan tubuh berkurang.

3. Vitamin B2
Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B2 yaitu turunnya daya tahan
tubuh, kilit kering bersisik, mulut kering, bibir pecah-pecah, sariawan, dan sebagainya

4. Vitamin B3

Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B3 yaitu terganggunya sistem


pencernaan, otot mudah keram dan kejang, insomnia, badan lemas, mudah muntah dan mual-
mual, dan lain-lain

5. Vitamin B5

Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B5 yaitu otot mudah menjadi
kram, sulit tidur, kulit pecah-pecah dan bersisik, dan lain-lain

6. Vitamin B6

Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B6 yaitu pelagra alias kulit pecah-
pecah, keram pada otot, insomnia atau sulit tidur, dan banyak lagi lainnya.

7. Vitamin B12

Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B12 yaitu kurang darah atau
anemia, gampang capek/lelah/lesu/lemes/lemas, penyakit pada kulit, dan sebagainya

8. Vitamin C

Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin C yaitu sisitem imun kurang,
sariawan, kurangnya daya pikir, mudah infeksi pada luka, gusi berdarah, rasa nyeri pada
persendian, dan lain-lain

9. Vitamin D

Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin D yaitu gigi akan lebih mudah
rusak, otok bisa mengalami kejang-kejang, pertumbuhan tulang tidak normal yang biasanya betis
kaki akan membentuk huruf O atau X.
10. Vitamin E

Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin E yaitu bisa mandul baik pria
maupun wanita, gangguan syaraf dan otot, dll

11. Vitamin K

Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin K yaitu darah sulit membeku bila
terluka/berdarah/luka/pendarahan, pendarahan di dalam tubuh, dan sebagainya.
B. Kelebihan Vitamin
1. Vitamin A
Akibat dari kelebihan mengkonsumsi vitamin A yaitu Keracunan hatiKulit kering,
Rambut rontok, Efek Teratologikal, Osteoporosis (suspected, long-term)
2. Vitamin B1
Pemakaian thiamin yang melebihi normal mempengaruhi sistem syaraf. Hal ini karena
reaksi hipersensitif yang dapat berpengaruh pada kelelahan, sakit kepala, sifat lekas marah dan
susah tidur. Sistem darah dapat terpengaruh, karena denyut nadi menjadi cepat.Vitamin B2
3. Vitamin B3
Akibat dari kelebihan mengkonsumsi vitamin B3 yaitu Niasin dalam jumlah yang besar
dapat menjadi racun pada sistem syaraf, lemak darah dan gula darah. Gejala – gejala seperti
muntah, lidah membengkak dan pingsan dapat terjadi. Lebih lanjut, hal ini dapat berpengaruh
pada fungsi hati dan dapat mengakibatkan tekanan darah rendah, Pusing, mual, ataksia,neuropati
perifer.
Sedangkan untuk vitamin B12 tidak ada gejala keracunan yang berhubungan dengan vitamin
B12
4. Vitamin C
Gejala keracunan vitamin C adalah mual, kejang perut, diare, sakit kepala, kelelahan dan
susah tidur. Hal ini juga dapat mengganggu tes medis, atau menyebabkan buang air kecil yang
berlebihan dan membentuk batu ginjal.
5. Vitamin D
Jangan makan vitamin D secera berlebihan kerana dapat merusak ginjal dan hati.Di
Indonesia sebenarnya seseorang tidak perlu menembah konsumsi vitamin D kerana di
Indonesiacukup banyak sinar matahari.Kulit dapat memprroduksi vitamin D bila terkena Sinar
ultra violet dari matahari
6. Vitamin E
Akibat dari kelebihan mengkonsumsi vitamin E yaitu bila dikonsumsi dalam dosis tinggi,
vitamin ini diduga dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru, demikian dilaporkan sebuah
riset yang dipublikasikan awal Februari ini.Penelitian di Amerika Serikat yang melibatkan 77
ribu partisipan mengindikasikan bahwa mengonsumsi 400 miligram per hari dalam jangka waktu
lama dapat meningkatkan risiko kanker hingga 28 persen, khususnya di antara para perokok.
DAFTAR PUSTAKA

Drs. Sunaryo, M.Kes. 2004. Vitamin dan mineral untuk kesehatan. Jakarta: Penerbit EGC

Sadikin Muhamad.2002.Biokimia Darah.widia medika.Jakarta