Anda di halaman 1dari 3

PEMASANGAN INFUS

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP
TanggalTerbit :
Halaman :1/3
La Joni
UPTD PuskesmasWaho
Nip.197904161999031005
1. Pengertian Memasukkan cairan obat ke dalam tubuh, langsung melalui pembuluh
darah vena dengan menggunakan infus set.
2. Tujuan 1. Untuk pengobatan tertentu
2. Memenuhi kekurangan cairan/elektrolit
3. Memenuhi nutrisi bagi pasien yang tidak boleh makan per oral
3. Kebijakan Sebagai pedoman dalam penatalaksanaan pemenuhan kebutuhan cairan
dan elektolit
4. Referensi Permenkes No 5 tahun 2014
5. Prosedur/ 1. Persiapan Alat :
a. Infus set
Langkah- langkah
b. Abocath sesuai dengan kategori umur
c. Bengkok
d. Kapas Alkohol 70%
e. Karet pembendung (Terniquet)
f. Plester
g. Gunting
h. Cairan infus
i. Jam tangan
j. Stang infus
k. hendscoen

2. pelaksanaan tindakan :
a. Petugas memperkenalkan diri
b. Menjelaskan tujuan/serta sebab dan akibat pemasangan infus baik
terhadap penderita maupun keluarganya
c. Menjelaskan langkah perasat yang akan dilakukan
d. Menyiapkan posisi penderita
e. Menyiapkan suasana lingkungan penderita yang aman dan nyaman
f. Alat – alat didekatkan pada penderita
g. Petugas mencuci tangan
h. Petugas mengatur posisi tangan yang akan dipasang infus
i. Cairan yang diperlukan digantung pada standar infus
j. Infus set dibuka dan kran selang infus ditutup, kemudian tusukkan
pipa saluran infus pada botol cairan yang sudah didesinfeksi
k. Isi Recervoir/tabung selang infus dengan cairan sampai batas yang
sudah ditentukan
l. Tutup jarum selang infus dibuka, cairan infus dialirkan sampai
keluar dengan cara membuka kran selang infus secara pelan-pelan
agar tidak ada udara yang tersisa di dalam selang infus, setelah
cairan infus sudah keluar kran selang infus ditutup kembali
m. Tourniquet dipasang pada daerah yang akan dipasang infus
n. Pastikan dengan tepat bahwa vena tersebut dapat dipasang infus
o. Jarum infus (abbocath,venflon) ditusukkan ke dalam vena yang
sudah disiapkam dengan posisi lubang jarum infus menghadap ke
atas (bila pembuluh darah vena tersebut baik dan tidak kolap) dan
apabila pembuluh darah vena dalam keadaan kolap maka lubang
jarum infus dihadapkan ke bawah.
p. Mandrin jarum infus ditarik sedikit untuk mengontrol apakah
kanula jarum infus sudah masuk vena dengan tepat
q. Tourniquet dilepas
r. Kanula jarum infus disambung dengan selang infus
s. Cairan infus dikeluarkan secara menetes dan observasi reaksi
penderita
t. Petugas melakukan fiksasi pada kanula jarum dengan menggunakan
plester
u. Atur tetesan sesuai kebutuhan
v. Bereskan alat-alat
w. Cuci tangan
x. pendokumentasian

6. Bagan alir
Pasien Datang

Petugas
Petugas Petugas
menyiapkan pasien
memperkenalkan mempersiapakan
dan mencuci
diri alat dan bahan
tangan

Petugas merapikan
Pendokumentasian alat dan petugas Petugas melakukan
mencuci tangan pemasangan infus

Selesai

7. Hal-hal yang perlu -


diperhatikan
8. Unit terkait UGD, Rawat Inap

9. Dokumen terkait -

10. Rekaman historis No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai di berlakukan
perubahan
1