Anda di halaman 1dari 2

Dimensi Kualitas Produk - REFERENSI MANAJEMEN KUALITAS https://sites.google.

com/site/kelolakualitas/Dimensi-Kualitas-Produk

Silakan klik tombol icon Twitter atau Facebook di menu atau klik tombol "Detail Lainnya" untuk mengikuti kami via
Media Sosial. Terima kasih

Oke, mengerti Detail lainnya

IKUTI WEB DI MEDIA SOSIAL Dimensi Kualitas Produk


        Dimensi kualitas produk, apa maksudnya? Beberapa orang berpendapat bahwa yang dimaksud
dimensi kualitas produk adalah aspek ciri karakteristik untuk melihat kualitas sebuah produk. Produk disini
bisa barnag, bisa juga jasa. Dari perspektif itu, ciri karakteristik kualitas dari sebuah produk, khususnya
produk yang berbentuk barang, bukan jasa lho ya, dapat dikelompokkan menjadi delapan dimensi. Apa saja
delapan dimensi kualitas produk barang itu?

1. Dim
PENDAHULUAN Dimensienini
si Pmenyangkut karakteristik fungsi produk. Maksudnya sejauh mana produk dapat
erfor
man fungsi utama produk tersebut. Misalnya, jam tangan memiliki fungsi utama
berfungsi sebagaimana
Pengertian, Sejarah Dan Arti Penting ce  a
tau b
Manajemen Kualitas penunjuk waktu. Nnna sejauh iasa jam tangan tersebut dapat memberi kita informasi mengenai
mana
diseb
waktu secara akurat. Dimensi performance ut kini
inemerupakan hal terpenting bagi pelanggan dan hal
Dimensi Kualitas Produk rja.
terpenting bagi pelanggan adalah apakah kualitas produk menggambarkan keadaan yang sebenarnya
Model Kualitas Jasa atau tidak? Apakah pelayanan diberikan dengan cara yang benar atau tidak. Itu yang terpenting.
Biaya Kualitas
2. Dim
Sertifikasi Standard Kualitas Internasional
Istilah elain
nsi dari
Featudimensi ini adalah dimensi range and type of feature. Dimensi ini menyangkut
Tujuh Alat Manajemen Kualitas res d tambahan. Maksudnya, suatu produk selain punya fungsi utama, biasanya
kelengkapan fitur-fitur imen
si ya
Kualitas: Pengertian, Pendekatan Dan Cara ng m lain yang bersifat komplemen. Misalnya, produk handphone,
juga dilengkapi dengan fungsi-fungsi
enya
Pengukuran selain dapat digunakan untuk berkomunikasi ngku lisan dan tulisan, juga banyak yang dilengkapi dengan
t kar
fitur-fitur tambahan seperti dapat digunakan untuk aktemembuat
ristik skedul, catatan, memiliki wungsi jam,
pel en fungsi utama dari suatu produk dan
penunjuk lokasi, kalkulator, permainan dan lain-lain. Jadi, selain
SEVEN BASIC QUALITY TOOLS gkap
pelayanan, pelanggan sering kali tertarik pada kemampuan / keistimewaan yang dimiliki produk dan
1. Check Sheet pelayanan).
2. Diagram Stratifikasi
2a. Flow Chart 3. Di
mens
Dimensi i Kmenyangkut
ini eand kemungkinan tingkat kegagalan pemakaian. Artinya, apakah produk sering
2b. Run Chart al an.
tidak dapat dioperasikan Orasesuai
ng so
fungsi utama karena adanya masalah-masalah teknis ataukah
3. Histogram lancar-lancar saja? Misalnya, no b smartphone BB, saat dihidupkan ternyata memerlukan waktu
produk
ilang
4. Diagram Pareto yang lama untuk setup dan sering prosesnya Reliaterhenti atau orang menyebutnya heng dan harus
bili ty
direset ulang. Atau motor baru sering macet saat digunakan. Masalah-masalah tersebut menyangkut
5. Diagram Scatter
dimensi reliabiliti.
6. Diagram Fishbone
7. Control Chart 4. D im
Dimensi enini
si Cmelihat
onfo kualitas produk dari sisi apakah bentuk, ukuran, warna, berat dan lain-lain sesuai
rman dan apakah pengoperasiannya sesuai dengan standard tertentu ataukah
dengan yang diinginkan
SEVEN NEW QUALITY TOOLS ce at
a ke
tidak. Intinya, sejauh mana u karakteristik
sesu disain dan operasi memenuhi standard
1. Diagram Afiniti aian.
2. Diagram Pohon 5.  D Dura
imen bility
3. Diagram Keterkaitan Dimensi si dberkaitan
ini aya t dengan seberapa lama produk dapat terus digunakan selama jangka waktu
a
tertentu. Tentunyahdengan
an at pola penggunaan dan perawatan yang masuk akal alias rasional. Misalnya,
4. Diagram Matriks au
sepeda motor digunakan di jalan perkotaan, dengan perawatan tertentu akan dapat bertahan hingga
5. Analisis Data Matriks misalnya 4 tahun.
6. Diagram Panah
6. Dim
7. Peta Program Proses Keputusan ensimenyebut dimensi ini dengan istilah yang lebih lengkap yakni dimensi maintainability dan
Ada yang Servi
ceab
servicability. Dimensi ilitini
y melihat kualitas barang dari kemudahan untuk pengoperasian produk dan
PLAN DO CHECK ACT (PDCA) kemudahan perbaikan maupun ketersediaan komponen pengganti. Jadi dimensi ini terkait dengan
Plan-Do-Check-Act (PDCA) sejauh mana kemudahan produk untuk dapat dilakukan perawatan sendiri oleh penggunanya. Bila
PDCA, SDCA dan Visi Organisasi suatu barang, dalam hal perawatan membutuhkan perawatan khusus dan membutuhkan pihak
ketiga, maka dapat dikatakan serviceability dari barang tersebut relatif rendah. Makin rendah lagi bila
Implementasi PDCA selain  membutuhkan pihak ketiga untuk merawatnya, pihak ketiga yang bisa merawat barang
tersebut sulit dicari. Cerita yang lain terkait serviceability suatu barang, misalnya adalah apakah bila
STATISTICAL PROCESS CONTROL terjadi kerukan pada suatu komponen barang tersebut, maka komponen atau sparepart dari barang
Pengendalian Kualitas Statistikal tersebut dapat dengan mudah diperoleh ataukah untuk mendapatkan sparepart tersebut harus
dengan pengorbanan tertentu misalnya harus dilakukan dengan prosedur tertentu yang sedikit rumit,
Rencana Penerimaan Sampel butuh waktu relatif lama untuk menunggu ketersediaannya, atau harus mencarinya di kota tertentu.

CONTROL CHART DATA VARIABEL 7. Di


m ns
Peta Kendali X bar dan R Chart Istilah elaini untuk
Estet menyebut dimensi ini adalah dimensi sensory characteristic. Dimensi ini melihat
ika
kualitas suatu barang dari penampilan, corak, rasa, daya tarik, bau, selera, dan beberapa faktor
Peta Kendali x dan S Chart
lainnya mungkin menjadi aspek penting dalam kualitas. Dimensi ini menyangkut keindahan,
keserasian atau kesesuaian yang membuat enak dipandang, atau dirasakan sehingga memberikan
CONTROL CHART DATA ATRIBUT suatu daya tarik tersendiri kepada konsumen.
Peta Kendali p Chart
8. Dim
Peta Kendali c Chart
Sering edisebut
nsi P juga dimensi ethical profile dan image. Dimensi ini berbicara tentang kualitas dari sisi
erceiv
ed, c Translate
itra d
an re
puta
si pr
oduk

1 of 2 19/11/2018, 14:29
Dimensi Kualitas Produk - REFERENSI MANAJEMEN KUALITAS https://sites.google.com/site/kelolakualitas/Dimensi-Kualitas-Produk

Peta Kendali U Chart persepsi konsumen. Persepsi konsumen tersebut dapat terkait nama besar atau reputasi perusahaan,
atau merek. Dari dimensi ini, kualitas adalah bagian terbesar dari kesan pelanggan terhadap produk
dan pelayanan
SUPLEMEN
Contoh 1 - X bar dan R Chart         Delapan dimensi kualitas di atas, aplikasinya untuk produk yang berbentuk barang. Bagaimana
Contoh 2 - X bar dan R Chart dengan produk Jasa? Untuk produk jasa, ada paling tidak enam karakteristik yang sering digunakan oleh
Contoh X dan S Chart konsumen dalam mengevaluasi kualitas jasa, yaitu:

Contoh p Chart Sampel Bervariasi 1. Dim isti la .


enini h er
Contoh p Chart Sampel Konstan Dimensi si bmeliputi
ukti fasilitas fisik, kperlengkapan,
enny
a pegawai dan sarana komunikasi. Misalnya sebuah
l angsfasilitas fisiknya sepertiTang
Contoh U Chart bus pariwisata, maka ung, ible badan bis, lebar bis, kebersihan, tempat duduk,
kondisi
cat dan lain-lain. Sedangkan perlengkapan misalnya keberadaan ac, tv, audio bantal duduk, korden
Tabel Nilai A2, d2, D3, D4
jendela. Yang menyangkut pegawai, ya misalnya penampilan fisik pegawai baik dilihat dari
Tabel Nilai A3, B3, B4 seragamnya, atau kerapian dan keserasian pakaiannya, kegagahan atau kecantikannya dll. Sarana
Tabel Standard Normal (Tabel Z) komunikasi misalnya, kru bis menyediakan sarana komunikasi misalnya kotak saran atau yang
lainnya. Dimensi ini juga dikaitkan dengan bahwa dalam memberikan jasa harus dapat diukur atau
Pemilik situs ada standardnya.

Zona Manajemen 2. Dim


Dimensienini
si kadalah
Grha Manajemen ehan dimensi yang melihat kualitas jasa dari sisi kemampuan dalam memberikan
pelayanan. Sejauh damana
lan a pemberi jasa mampu memberikan jasa sesuai dengan apa yang diharapkan
tau d
Manajemen Kualitas oleh konsumen, atau setidaknyaisebu
sesuai
t reli dengan apa yang telah dijanjikan. Artinya bahwa pemberi jasa
memiliki kemampuan dan keterampilan abdalam
i lity memberikan jasa kepada penerimanya. Oleh karena
G Hendra Poerwanto
itu dimensi ini juga disebut dimensi competence.

Pengarang halaman 3. Di
mens
Dimensi i dmembicarakan
ini aya t kualitas jasa berdasarkan apakah ada keinginan para staf untuk
Zona Manajemen anggpelanggan pada saat pelanggan mengalami masalah dalam mengkonsumsi jasa
membantu kesulitan ap  y
April 27, 2014 a gs
yang diberikan atau merekanbersikapering acuh tak acuh dengan apa yang menjadi kesulitan atau
kebingungan atau keluhan konsumen saat
juga mengkonsumsi jasa yang diberikan. Disebut responsif bila
Manajemen Kualitas diseb
ut re
Mei 30, 2012 para staf menunjukkan kesigapan dalam menanggapi spo
apa
nsivyang menjadi kesulitan konsumen.
enes
s
Manajemen Lect 4. Dim
Februari 8, 2012 Dimensienassurance
si Jam ini menyangkut kesopanan dari para staf dalam memperlakukan konsumen.  Yang
inan
lain adalah bahwa atau
pemberi
G Hendra Poerwanto Assjasa
uran
dapat memberikan kepastian kepada konsumen bahwa risiko telah
Januari 19, 2012
diminimalisir sedemikian sehingga ce mereka terbebas dari bahaya yang mungkin timbul sehubungan
dengan jasa yang dikonsumsi.  Staf pemberi jasa merupakan orang-orang yang memang dapat
dipercaya dan karenanya konsumen yakin. Dimensi ini kadang-kadang dirinci menjadi dimensi
courtesy,  dimensi kemanan (security) dan dimensi kepercayaan (credibility)

5. Dim
Dimensienempati
si em sering dijabarkan menjadi dimensi access dan dimensi communication. Dimensi
pati
empati melihat kualitas jasa dari aspek kemudahan dalam melakukan hubungan, komunikasi yang
baik yang menunjukkan sikap respek dan perhatian yang tulus thdp kebutuhan pelanggan.
Maksudnya adalah bahwa konsumen dapat dengan mudah menghubungi dan berkonsultasi dengan
para staf pemberi jasa terkait jasa yang diberikan. Staf pemberi jasa memiliki kemampuan
berkomunikasi yang baik dalam menjalin hubungan dengan konsumen dan memiliki perhatian yang
tulus, bukan dibuat-buat terhadap kebutuhan konsumen.

6. Dim
Dimensienini
si pmelihat
emah kualitas jasa dari aspek pemahaman pemberi jasa terhadap kebutuhan dan
harapan pemakai ajasa.
man Artinya bahwa bagaimana pemberi jasa memberikan jasa kepada penerimanya
terha
dap pemahaman pemberi jasa terhadap konsumennya. Semakin si
akan dipengaruhi oleh bagaimana pelan
pemberi jasa kurang memahami pelanggan,ggan maka semakin besar pula kemungkinan  pelanggan akan
kecewa karena kebutuhan dan keinginannyanya tak terpenuhi. Bisa jadi apa yang dilakukan oleh
pemberi jasa secara obyektif baik, tetapi apa yang baik bagi si pemberi jasa belum tentu baik pula
bagi si penerima. Karena apa yang baik bagi pelanggan diukur berdasarkan kesesuainnya terhadap
kebutuhan dan keinginan mereka. Dengan demikian, langkah awal  untuk dapat memberikan sesuatu
yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh pelanggan adalah dengan cara
memahami pelanggan sehingga dapat mengetahui dan mengenali apa yang sesungguhnya menjadi
kebutuhan dan keinginan mereka. (Hendra Poerwanto G)

Bagikan topik ini ke kolega/ relasi/ teman Anda

  

Sangat berterimakasih bila bersedia mencantumkan alamat link halaman ini sebagai sumber

Sign in | Report Abuse | Powered By Google Sites

2 of 2 19/11/2018, 14:29