Anda di halaman 1dari 2

Anatomi Dasar Panggul dan Isinya

Tulang Panggul

Kerangka seorang laki-laki lebih kuat dan


kekar, sedangkan kerangka seorang wanita lebih ditujukan kepada pemenuhan fungsi
reproduksi. Pada wanita bentuk theraks mempunyai bagian bawah yang lebih besar
dan luas untuk keperluan kehamilan, panggul berbentuk ginekoid yaitu alailiaoa lebih
besar dan cekung, promontorium kurang menonjol, symphysis lebih pendek. Di
daerah lumbal lordosis lebih jelas dan inklinasi panggul pada wanita lebih besar
daripaderaa inklinasi pada laki-laki. Inklinasi panggul pada sudut sekitar 18 derajat
ditemukan antara bidang/pintu.

Conjungata dan Pengukuran Pelvis Eksterna

 Diameter Transversa
Menghubungkan titik-titik paling lateral pintu masuk pelvis (13,5 derajat 14
cm)
 Diameter Oblique I
Adalah garis yang ditarik dari articulatie sacroiliaca kanan dan eminentia
iliopectinea kiri (12-12,5 cm)
 Diameter Oblique II
Menyatakan garis antara Symphysis dan eminentia iliopubica kanan (11,5 – 12
cm)
 Conjungata Anatomik
Adalah garis antara symphysis dan promontorium (kira-kira 12 cm)
 Conjungata Asli
Menghubungkan permukaan posterior symphysis (eminentia retropubleum
kepromontorium). Ini merupakan diameter terpendek pintu masuk pelvis (11,5
cm), karena diameter ini khususnya penting pada persalinan. Diameter ini juga
dikenal “Diameter Obstetrik”.
 Conjungata Diagonalis
Berjalan dari ligamentum arcuatum pubis ke promontorium dan diukur
pervagina.
 Conjungata Recta
Pada pintu keluar pelvis menyatakan hubungan antara pinggir bawah
symphysis dan ujung, coxygis (9,5 – 10 cm). Karena panjangnya berubah-
ubah oleh fleksibilitas coxygis.
 Distantia Interspinosum
Antara SIAS sekitar 26 cm pada wanita
 Distantia Interocristarum
Antara titik lateral terjauh dari kedua crista iliaca (29 cm)
Seperti yang kita ketahui, panggul terdiri dari empat jenis,yaitu

* Ginekoid, adalah jenis panggul "ideal" yang dimiliki oleh sekitar 45% perempuan. Bentuk
pintu atas panggulnya hampir bulat, melintang kiri dan kanan mirip lingkaran, sementara
dinding sampingnya lurus.

* Android, hanya 15% perempuan yang memiliki panggul jenis ini. Bentuk pintu atasnya
menyerupai segitiga. Dinding samping panggul membentuk sudut yang semakin menyempit
ke bawah.

* Antropoid, bentuknya lonjong seperti telur ke arah depan. Dinding samping panggul
berbentuk lurus. Wanita yang memiliki jenis panggul ini diperkirakan mencapai 35%.

* Platipelloid, bentuk pintu atas panggul seperti kacang atau ginjal. Dinding samping panggul
membentuk sudut yang makin lebar ke arah bawah. Ada 5% perempuan yang memilikinya.

Namun jenis- jenis panggul berhubungan dengan faktor-faktor ras dan sosial ekonomi,
frekuensi dan ukuran jenis panggul berbeda-beda di setiap bangsa. Sebagai contohnya,
ukuran standar untuk panggul wanita Eropa berbeda dengan wannita Asia.
<!--[endif]-->

PENILAIAN PANGGUL

Terdapat 4 bentuk panggul pada wanita :

1. Ginekoid
2. Android
3. Anthropoid
4. Platipeloid

Panggul Ginekoid : pintu atas panggul berbentuk oval dan arcus pubis yang
luas ( ini adalah bentuk umum dari panggul wanita )

Panggul platipeloid : pintu atas panggul berbentuk pipih dan sacrum yang
prominen. Arcus pubis umumnya luas namun spina ischiadica sangat
menonjol. Pada keadaan ini umumnya kehamilan terjadi dengan presentasi
lintang.

Panggul anthropoid : menyerupai panggul ginekoid dengan bentuk pintu


atas panggul oval, namun dengan sumbu panjang yang luas kearah bertikal
disamping ke arah samping. Pada keadaan ini, umumnya terjadi posisio
oksipitalis posterior persisten

Panggul android : pintu atas panggul berbentuk segitiga dengan arcus


pubis yang sempit. Janin yang besar sulit melewati panggul oleh karena rotasi
dan ekstensi terhalang oleh tonjolan tulang. Janin dengan ukuran kecil dapat
melewati panggul , namun tentunya dengan sedikit bantuan.