Anda di halaman 1dari 10

Proposal Proyek

Pembangunan Apartemen Bellini tower paltrow city


1. Surat Pengantar
Nomor : 2018/06/peng
Lampiran : 1 berkas
Perihal : proyek bellini tower paltrow city residence
Kepada
Yth. Bapak direktur PT AJGH
Di Semarang

Dalam upaya meningkatkan penyedian tempat tinggal dan memberikan fasilitas


mewah namun ekonomis kepada masyarakat Semarang, maka pembangunan apartemen
yang mewah namun low price sangat diperlukan. Berkenaan dengan hal tersebut, guna
mendukung kebutuhan masyarakat sekitar, dengan ini kami mengajukan permohonan
pembanguna apartemen.
Demikian surat permohonan ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan
terima kasih.

Owner

Yahdi Ilmansyah
2. Executive Summary
1) Latar Belakang
a. Sejarah property
b. Konsep dasar property
2) Aspek sosial and Environment
a. Lokasi property
b. Demografi
c. Kependudukan
d. Fasilitas umum
3) Aspek-aspek perijinan (legalitas)
a. Perijinan project
b. Rekomendasi
4) Aspek pemasaran
a. Utility project
b. Marketing strategy
c. Potensi dan segmentasi pasar
5) Manajemen dan SDM
a. Aspek manajemen
b. Manajemen pembangunan proyek
c. Manajemen SDM
6) Aspek keuangan
a. Biaya pembangunan
b. Sumber dana
c. Proyeksi penjualan
7) Aspek teknis
a. Tahap persiapan
b. Konstruksi
c. Equipments
8) Kesimpulan
Executive summary
Nama Proyek : apartemen Bellini tower paltrow city
Lokasi proyek : Jl. Diponegoro 26 Semarang
Peruntukan : pembangunan 3 basement + 16 lantai
Luas lokasi : 19.877 m2
Luas kavling : 10.000 m2
Jumlah unit : 3 basement + 16 lantai
Periode project : 480 hari kalender
Nilai penjualan : Rp. 20.500.000.000
Modal sendiri : Rp. 5.400.000.000
Pinjaman : Rp. 5.000.000.000
Developer : Yahdi Ilmansyah
1) Latar belakang proyek perumahan
a. Sejarah Proyek
Kota Semarang yang merupakan ibukota provinsi Jawa Tengah, berkembang
begitu pesat.Hal ini menyebabkan padatnya bangunan di tengah kota. Lahan untuk
tempat tinggal, ruang terbuka hijau, lalu lintas berkendara dan tempat parkir dirasa
sangat minim. Solusi akan keterbatasan lahan di perkotaan adalah dengan
membangun Apartemen. Apartemen adalah suatu bangunan rumah tinggal yang
berisi puluhan hingga ratusan unit hunian berbentuk gedung bertingkat dan
dilengkapi dengan fasilitas penunjang. Tinggal di apartemen menjadi gaya hidup
dan kebutuhan masyarakat masa kini.
b. Konsep
Apartemen Bellini tower paltrow city yang strategis yaitu di Jalan Diponegoro.
Lokasi Proyek memberikan kenyamanan untuk penghuninya karena dekat dengan
kawasan perkantoran, sekolah, pusat perbelanjaan dan pusat hiburan di Kota
Semarang. Konsep dari pembangunan apartemen ini adalah mewah namun dengan
harga yang terjangkau sehingga semua orang berhak memiliki apartemen.
2) Aspek sosial and Environment
a. Lokasi property
Apartemen Bellini tower paltrow city yang strategis yaitu di Jalan Diponegoro 26
Semarang.
Batas – batas proyek yaitu :
a. Utara : Jalan Diponegoro
b. Selatan : Jalan Tambora
c. Barat : Rumah Warga
d. Timur : Rumah Warga
b. Demografi
Demografi Kota Semarang terletak di Provinsi Jawa Tengah. Dengan luas wilayah
373,8 km2.
c. Kependudukan
Jumlah penduduk kota Semarang mengalami peningkatan setiap tahunnya dimana
hal ini dapat dilihat pada chart berikut yang menunjukkan jumlah penduduk sejak
tahun 2005 – 2010.

d. Fasilitas umum
Lokasi Property dekat dengan sejumlah fasilitas publik antara lain : masjid, pusat
perbelanjaan, rumah sakit, sarana pendidikan. Access jalan masuk ke proyek cukup
padat, namun masih dalam tahap pelebaran sehingga dapat memadai sebagai sangat
mudah dan sudah tertata dengan rapi dan lebar sehingga mobil dengan leluasa dapat
masuk ke dalam proyek.
Fasilitas umum :
Masjid : 100 m

Sarana Pendidikan SMP, SMU, perguruan tinggi : 300 m

Rumah sakit : 200 m

pusat perbelanjaan : 500 m


3) Aspek – aspek perijinan (legalitas)
Aspek legalitas sangat penting & perlu dipastikan terpenuhi sesuai peraturan yang
berlaku untuk mengantipasi adanya potensi masalah hokum dan pekerjaan penyelesaian
apartement Bellini tower paltrow city diharapkan dapat terlaksana sesuai time schedule
yang direncanakan.
a. Perjanjian project

S.I.U.P : 17221 / 2.574.284

Site Plan : 11.11.74.06.00789

S.K.D.P : 60 / 1.7221

Ijin IPPT : Proses

Kep. Hum dan HAM : AHU – 89897.AH.03.04

 T.D.P : 07.04.1.63.76654

N.P.W.P : 09.657.656.3-018.001

Bukti Penguasaan Lahan : SHM sesuai point IV. A.

IMB Induk : Proses

b. Rekomendasi

Rekomendasi PLN : Proses

Rekomendasi PDAM : Proses

Keterangan Bebas Banjir : Proses


4) Aspek pemasaran
a. Project utility
Berdasarkan stretegi pemasaran dan data yang diperoleh, maka pengembangan
pembangunan apartemen dapat lebih optimal dalam periode waktu 480 hari.
Utilitas/jaringan yang ada disekitar lokasi antara lain jaringan Listrik PLN,
Telkom, PDAM dan jaringan pendukung lainnya
b. Marketing strategy
Strategi pemasaran yang akan digunakan adalah dengan memanfaatkan media
promosi secara intensif. Media promosi antara lain dengan menggunakan
brosur, baliho, pemasangan spanduk serta umbul-umbul, membuka stand
pemasaran di mall-mall terbesar, dan door to door dll.
c. Potensi dan segmentasi pasar
Kebutuhan akan tempat tinggal yang representatif dan nyaman menjadi hal yang
sangat urgent bagi setiap masyarakat/keluarga. Lokasi apartement Bellini tower
paltrow city sangatlah strategis sehingga diharapkan nantinya akan banyak
diminati oleh masyarakt sekitar karena dekat dengan beberapa fasilitas umum
dan apartemen mengusung tempat tinggal mewah namun dengan harga yang
relative murah.
5) Manajemen dan SDM
a. Aspek manajemen
Aspek manajemen dan organisasi merupakan aspek yang cukup penting
dianalisis untuk kelayakan suatu usaha. Karena walaupun suatu usaha telah
dinyatakan layak untuk dilaksanakantanpa didukung dengan manajemen dan
organisasi yang baik, bukan tidak mungkin akanmengalami kegagalan.Baik
menyangkut masalah SDM maupun menyangkut rencana perusahaan
secarakeseluruhan haruslah disusun sesuai dengan tujuan perusahaan. Untuk
keperluan studi kelayakan bisnis yang perlu dianalisis adalah bagaimana fungsi-
fungsi manajemen seperti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan
danpengawasan diterapkan secara benar. Adapun fungsi-fungsi manajemen
tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:
1. Perencanaan (Planning)Perencanaan adalah proses menentukan arah yang
akan ditempuh dan kegiatan-kegiatan yang diperlukan untuk mencapai
tujuan yang telah ditetapkan. Dalam proses ini ditentukan tentang apa yang
harus dilakukan, kapan dan bagaimana melakukannya serta dengan caraa pa
hal tersebut dilaksanakan.
2. Pengorganisasian (Organizing) Pengorganisasian adalah proses
mengelompokan kegiatankegiatan atau pekerjaan-perkerjaan dalam uni-
unit. Tujuannya adalah supaya tertata dengan jelas antara tugas,wewenang
dan tanggung jawab serta hubungan kerja dengan sebaik mungkin
dalambidangnya masing-masing
3. Pelaksanaan (Actuating) Menggerakkan atau melaksanakan adalah proses
untuk menjalakan kegiatan/pekerjaan dalam organisasi. Dalam menjalakan
organisasi para pimpinan/manajer harus menggerakkan bawahannya (para
karyawan) untuk mengerjakan pekerjaan yang telah ditentukan dengan cara
memimpin, memberi perintah, memberi petunjuk dan memberi motivasi.
4. Pengawasan (Controlling) Pengawasan adalah proses untuk mengukur dan
menilai pelaksanaan tugas apakah telah sesuai dengan rencana. Jika dalam
proses tersebut terjadi penyimpangan, maka akan segera dikendalikan
b. Manajemen pembangunan proyek
Manajemen proyek adalah sistem untuk merencanakan, melaksanakan dan
mengawasi pembangunan proyek dengan efisien. Pembangunan proyek harus
dapat menyusun rencanapelaksanaan proyek dengan mengoordinasikan
berbagai akivitas atau kegiatan proyek danpengunaan sumber daya agar secara
fisik proyek dapat diselesaikan tepat waktu Organisasi proyek merupakan suatu
cara yang efektif untuk menyatukan orangdan sumber daya fisik yang
diperlukan untuk menyelesaikan suatu proyek tertentu dengan waktuyang
terbatas.Pada umumnya setiap proyek yang relatif besar meliputi tiga tahapan,
yaitu perencanaan,penjadwalan dan pengawasan atau pengendalian.
melaksanakan proyek perlu dianalisis rencana kerja yang meliputi: jenis
pekerjaan(aktivitas), waktu penyelesaian, tenaga pelaksana, peralatan dan
anggaran. Dalam perencanaanproyek biasanya digunakan bantuan teknik
seperti Bagan Gantt (Gantt Chart) atau diperluas
c. Manajemen SDM
Selanjutnya perlu dianalisis adalah kesiapan perusahaan yang berkaitan dengan
manajemen sumber daya manusia mulai dari pengadaan sampai pada
penempatannya di jabatan tertentu untuk menjalankan kegiatan perusahaan.
Manajemen sumber daya manusia merupakan suatu konsep yang bertalian
dengan kebijaksanaan, prosedur dan praktik bagaimana mengelola atau
mengukur orang dalam perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan. Manajemen sumber daya manusia dapat dijabarkan dalam fungsi
manajerial yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan,
pengawasan dan fungsi operatif yang meliputi pengadaan, kompensasi,
pengembangan, integrasi, pemeliharaan dan pemutusan hubungan kerja.
6) Aspek Keuangan
a. Biaya Pembangunan
Pengeluaran :
Pembebasan Lahan Rp 55.000.000.000
Biaya perizinan Rp 7.000.000.000

Biaya Perencanaan Rp 30.000.000.000

Biaya Konstruksi Rp 330.000.000.000

Pengembangan Fasilitas Rp 20.000.000.000

Total Pengeluaran Rp 442.000.000.000

Biaya Operasional

TOTAL PENGELUARAN + BIAYA OPERASIONAL = Rp


499.600.000.000

b. Sumber Dana
Untuk kebutuhan financing proyek, Manajemen perusahaan berencana
memenuhi sumber dana dengan komposisi sebagai berikut :
50% bersumber dari Investor/Bank
50% bersumber dari Dana Sendiri
c. Proyeksi Penjualan
TOTAL PEMASUKAN = Rp 659.000.000.000
LABA YANG DIPROYEKSIKAN = Rp159.400.000.00
7) Aspek Teknis
a. Persiapan
Pembangunan proyek yang berjalan membutuhkan suatu pekerjaan awal yaitu
pekerjaan persiapan agar memastikan dan mematangkan untuk melanjutkan ke
pekerjaan-pekerjaan pokok lainnya. Pekerjaan persiapan antara lain adalah
sebagai berikut: pemasangan pagar proyek, pembersihan lahan, pembangunan
direksi keet, pembangunan gudang dan material, pembangunan barak pekerja,
dan penentuan lokasi kerja.
b. Konstruksi
Pekerjaan yang ada dalam proyek pembangunan memiliki jenis dan tipe
masing-masing. Pada bagan dibawah ini akan diterangkan secara ringkas
penggolongan jenis-pekerjaan pada suatu proyek pembangunan. Proyek
pembangunan apartemen bellini tower paltrow city menggolongkan 4 pokok
pekerjaan yaitu bidang: Struktur, Arsitektur, Mechanical Electrical and
Plumbing (MEP), Temporary.
c. Peralatan kerja
Pekerjaan yang dilaksanakan dalam suatu proyek tentunya sangat banyak dan
juga harus dilaksanakan dengan baik serta tepat waktu. Oleh karena itu untuk
menunjang tenaga manusia dibutuhkan peralatan yang sesuai dengan pekerjaan
yang sedang dilaksanakan agar pekerjaan tersebut menjadi lebih mudah serta
hasil yang didapatkan lebih baik. Peralatan yang digunakan pada suatu proyek
dapat dikelompokkan menjadi 2 kriteria yaitu peralatan berat dan peralatan
ringan. Penjelasan lebih lanjut mengenai apa saja peralatan yang dimaksud
tersebut adalah sebagai berikut ini.
1) Alat berat: tower crane, Concrete Pump, Excavator, Passenger Lift
(Alimax), Truk mixer.
2) Alat ringan: Concrete Vibrator, Air Compressor, Gerinda Potong, Concrete
Bucket, Perancah/ Scaffolding, Bar Cutter, Bar Bending, Theodolite,
Waterpas Leveling Auto level/waterpass, Trafo Las, dan Generator Set.
8) Kesimpulan
 Berdasarkan analisa dan pemaparan proyek ini maka dapat kami simpulkan
sebagai berikut: Proyek ini memiliki prospek yang cukup bagus dilihat dari
aspek pemilihan lokasi, spesifikasi bangunan, serta target market yang sudah
jelas.
 Berdasarkan Aspek keuangan dari beberapa analisa keuangan menunjukkan
bahwa proyek ini layak untuk dilaksanakan.