Anda di halaman 1dari 2

NAMA : RIZKI FATMAWATI

NIM : 21010115120013

KELAS :B

TUGAS : EKONOMI REKAYASA

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Investasi :

 Social
 Boycott
Produk Coca-Cola New Coke secara resmi diperkenalkan ke public pada
tanggal 23 April 1985 dan produks Coca-Cola formulasi lama dihentikan pada
minggu yang sama. Hal ini merupakan keputusan bisnis paling berani yang
diambil oleh para eksekutif di Coca-Cola Company. Keputusan, yang oleh
CEO Coca-Cola pada waktu itu, Roberto Goizueta, sebut sebagai “oe of the
easiest decisions we have ever made”, ternyata mendapat tantangan dan
boycott dari konsumen setia Coca-Cola yang menyebabkan volume penjualan
produk Coca-Cola drastic turun. Selain itu, ancaman boycott dari perusahaan
pembotolan juga semakin gencar sehingga memaksa para eksekutif di Coca-
Cola memutuskan untuk memproduksi kembali produk Coca-Cola dengan
formulasi lama.
 Ekonomi Mikro
 Market share
Selama berpuluh-puluh tahun, coca-cola merupakan minuman paling digemari
di seluruh dunia dengan market share yang sangat dominan. Pada akhir 1940-
an,market share coca-cola mencapai 60%. Akan tetapi, market share tersebut
semakin merosot dari tahun ke tahun sehingga pada tahun 1983 menjadi hanya
sekitar 24%.
 Keberhasilan dalam segmen elektronik seperti populernya Coleco Vision
Game Console menyebabkan para eksekutif di Coleco Industries, Inc
memutuskan untuk memperlebar bidang usahanya dengan memproduksi
computer rumah (home computer).
 Masalah-masalah teknis dan quality control tersebbut dapat diatasi tetapi
produksi Komputer Adam yang semula diperkirakan dapat mencapai 500 ribu
unit per tahun hanya terealisasi pada kisaran 100 ribu unit pada tahun 1983-
1984 akibat rendahnya permintaan. Hal ini menyebabkan biaya inventori
untuk komponen dan computer siap kirim menjadi sangat tinggi.
 Teknis
 Quality control
Komputer Adam mengalami kendala pemasaran akibat rendahnya quality
control yang mengakibatkan ditemukannya banyak msalah teknis setelah
produk tersebut digunakan oleh konsumen.
 Blind Sip Test
Uji blind test menunjukkan konsumen lebih menyukai formulasi baru tersebut
dibandingkan produk Coca-Cola dari formulasi yang telah dipertahankan
selama hampir seratus tahun maupun dibandingkan produk pepsi. Berdasarkan
hasil studi tim Project Kansas tersebut, para eksekutif di Coca-Cola
memutuskan untuk menghentikan produksi Coca-Cola formulasi lama dan
menggantikannya dengan Coca-Cola formulasi baru yang diberi nama New
Coke.