Anda di halaman 1dari 5

Praktikum Pembuatan AC dari Kipas Angin

I. Tujuan

1. Untuk mengetahui prinsip kerja, mekanisme, dan sistem kerja AC


2. Untuk mengetahui konsep dasar, sistem, keadaan, dan hukum-hukum dasar pada
Termodinamika
3. Tugas akhir mata kuliah Termodinamika I

II. Landasan Teori


Mesin pengondisian udara merupakan suatu alat yang telah dikenal sejak zaman
Romawi yang pada awalnya hanya digunakan untuk menjaga agar makanan tetap dalam
keadaan baik dan tahan lama karena pada suhu yang dingin maka pergerakan dari bakteri
akan lebih lambat sehingga proses pembusukan pada makanan akan jadi lebih lama.

Pada awalnya penduduk dari utara memutus es dari danau-danau yang membatu yang
akan dijual di daerah selatan pada saat musim panas, tetapi pada saat di daerah utara
mengalami penaikan suhu udara maka mereka berusaha untuk membuat alat agar es itu dapat
bertahan dengan membuat kotak (kulkas) dalam bentuk yang sederhana.
Pada perkembangannya orang tidak menggunakan mesin pendingin dan untuk
pengawetan makanan tetapi untuk memberikan kenyamanan pada manusia karena dapat
membuat suhu tubuh yang stabil dan dapat memberikan kerja manusia secara optimal karena
kenyamanan keadaan lingkungan yang ada di sekitarnya.
III. Alat dan Bahan :
Alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan AC kipas angin ini adalah

1. Sterofoam lembaran dengan ketebalan 1-2cm


2. Pisau cutter
3. Lakban bening
4. Lembaran plastik
5. Battery 12 volt
6. Glue Gun
7. Box Plastik ukuran kecil
8. Kipas angin mini 12 volt DC bisa 5" - 8" (biasanya untuk komputer)
IV. Cara Kerja :
Langkah-langkah pembuatan :
1. Potong bagian atas penutup box plastik menjadi 2 lubang persegi, lubang yang satu
lubangi seukuran kipas angin mini
2. Proses merekatkan foam ke blok plastik
3. Setelah berhasil dibuat, agar sterofoam kedap air dan suhu bisa dipertahankan dinginnya
4. Kipas angin berhasil dipasang pada tempatnya, sebaiknya semburan udaranya langsung
menghadapat ke dalam, sehingga udara panas akan masuk ke box ice.
5. Setelah dipasangi dengan battery untuk power kipas angin mini
6. Setelah selesai masukan es kedalam Ac portable Mini dan Ac Portable siap digunakan.
V. Pembahasan

A. Prinsip Kerja ( AC PORTABLE MINI )


Termodinamika (bahasa Yunani: thermos = 'panas' and dynamic = 'perubahan') adalah
fisikaenergi , panas, kerja, entropi dan kespontanan proses. Termodinamika berhubungan
dekat dengan mekanika statistik di mana banyak hubungan termodinamika berasal.
Pada umumnya ac maupun kulkas menggunakan prinsip yang sama yaitu saat cairan
menguap diperlukan adanya kalor. hukum 2 thermodinamika kalor mengalir secara
mengalami dari benda yang panas kebenda yang dingin kalor tidak akan mengalir secara
spontan dari benda dengan kebenda panas

Prinsip kerja mini air conditioner ini adalah sebagai berikut. saat kita sudah
menyambungkan kipas dengan sumber energi, lalu kipas akan berputar dan menghisap udara
luar melalui lubang (kotak atas) bagian belakang. lalu udara tersebut akan melewati air, es
batu, dan heatsink atau (pendingin cpu) kemudian dihembuskan keluar menjadi udara yang
lebih dingin.

Mesin yang menyerap kalor dari suhu rendah dan mengalirkannya pada suhu tinggi dinamakan
mesin pendingin (refrigerator). Misalnya pendingin rungan (AC) dan almari es (kulkas).

Sistem termodinamika paca Ac Potrable mini adalah sistem terbuka: terjadi pertukaran
energi (panas dan kerja) dan benda dengan lingkungannya. Sebuah pembatas
memperbolehkan pertukaran benda disebut permeabel.Samudra merupakan contoh dari
sistem terbuka.
Kalor diserap dari suhu rendah T2 dan kemudian diberikan pada suhu tinggi T1.
Berdasarkan hukum II termodinamika, kalor yang dilepaskan ke suhu tinggi sama dengan
kerja yang ditambah kalor yang diserap (Q1 = Q2 + W)
Hasil bagi antara kalor yang masuk (Q1) dengan usaha yang diperlukan (W) dinamakan
koefisien daya guna (performansi) yang diberi simbol Kp. Secara umum, kulkas dan
pendingin ruangan memiliki koefisien daya guna dalam jangkauan 2 sampai 6. Makin tinggi
nilai Kp, makin baik kerja mesin tersebut.
Kp = Q2/W
Untuk gas ideal berlaku:
Kp = Q2/(Q1 – Q2) = T2/(T1 – T2)
Keterangan
Kp : koefisien daya guna
Q1 : kalor yang diberikan pada reservoir suhu tinggi (J)
Q2 : kalor yang diserap pada reservoir suhu rendah (J)
W : usaha yang diperlukan (J)
T1 : suhu reservoir suhu tinggi (K)
T2 : suhu reservoir suhu rendah (
VI. Kesimpulan

Prinsip kerja AC dalam praktikum kali ini adalah : pengubahan suhu yang panas
menjadi dingin dengan menggunakan sistem kerja AC yang dirangkai sesederhana mungkin,
Hukum-Hukum yang terdapat pada praktikum kali ini salah satunya adalah Hukum
Termodinamika II Dimana konsep dasarnya adalah kalor mengalir secara alami dari benda
yang panas kebenda yang dingin, kalor tidak akan mengalir secara spontan dari benda dingin
kebenda panas.

VII. Saran
Apabila ingin membuat AC sederhana sebaiknya menggunakan kipas angin yang ukurannya
agak besar supaya suhu yang dirasakan lebih terasa sejuk.

VIII. Daftar Pustaka


id.wikipedia.org/wiki/Termodinamika

http://naufalasdzakiyy.wordpress.com/2012/08/07/cara-buat-ac-dari-kipas-angin/
http://desmav3.wordpress.com/2010/05/11/cara-kreatif-membuat-ac-sendiri/

http://tembilahan.heck.in/ac.xhtml

Diposkan oleh M