Anda di halaman 1dari 13

Compiled by: Capt.

Dayan@2017

1
MLC-2006; Maksud dan Tujuan
 MLC – 2006 adalah singkatan dari
Maritime Labour Convention, yaitu
konvensi yang dilakukan oleh ILO
(International Labour Organization) tahun
2006 di Swiss.
 Konvensi MLC terdiri atas Part-A
(mandatory) dan Part-B (Non Mandatory)
 Pada awalnya MLC-2006 merupakan
anjuran untuk semua pihak yang terkait
dengan pekerjaan di dunia maritim.
 Tujuan MLC-2006 adalah memastikan hak
hak para pelaut di seluruh dunia
dilindungi dan memberikan standar
pedoman bagi setiap negara dan pemilik
kapal untuk menyediakanlingkungan kerja
yang nyaman bagi pelaut.
 MLC-2006 adalah pilar ke 4 instrumen
hukum di sektor maritim, yang sudah ada
sebelumnya, yaitu SOLAS, MARPOL,
STCW 2
MLC-2006; Maksud dan Tujuan
 MLC-2006 ini diberlakukan pada 20
Agustus 2013
 INDONESIA meratifikasi MLC-2006
pada 6 Oktober 2016 melalui UU
No.15 Tahun 2016 tentang
PENGESAHAN MARITIME LABOUR
CONVENTION, 2006 (KONVENSI
KETENAGAKERJAAN MARITIM,
2006)
 Sejak di berlakukan, sudah 2 kali
amendemen, yaitu:
1. Amendemen tahun 2014, yang
diberlakukan 18 januari 2017
2. Amendemen tahun 2016, yang
diberlakukan paling lambat 2018
3
MLC-2006; Titel dalam MLC
Konvensi MLC-2006 ini mengatur 5 hal
penting , yang di kenal dengan ‘title’ ,
yaitu;
1. Minimum requirements for
seafarers to work on a ship
(Persyaratan minimal pelaut bekerja
di kapal)
2. Conditions of employment (Kondisi
kerja)
3. Accommodation, recreational
facilities, food and catering
(Akomodasi, fasilitas rekreasi, makan
dan katering)
4. Health protection, medical care,
welfare and social security
protection (Perlindungan dan
perawatan kesehatan, kesejahteraan
dan perlindungan keamanan sosial)
5. Compliance and enforcement
(Penerapan dan pelaksanaan)
4
MLC-2006; Penerapan Jenis Kapal
 Berlaku untuk semua kapal komersial
yang terdaftar terlepasa dari negara
bendera .
 Kapal 500 GT ke atas harus punya dan
membawa sertifikat MLC-2006
 Masa berlaku sertifikat tidak lebih 5
Tahun setelah pemeriksaan dan
verifikasi menyeluruh terhadap kapal
 Kapal yang baru dibangun dan kapal
yang ganti bendera diberikan
sertifikat sementara untuk jangka
waktu tidak lebih 6 bulan.
 PSC memiliki hak untuk naik ke atas
kapal untuk verifikasi MLC sertifikat
 Flagstate mempunyai hak untuk
menarik sertifikat MLC. 5
MLC-2006; Negara Ratifikasi
 Albania, Algeria, Antigua, Argentina,
Australia, Bahamas, Bangladesh,
Barbados, Belgium, Belize, Bulgaria,
Canada, China, Congo, Croatia, Cyprus,
Fiji, Finlad, France, Gabon, Germany,
Ghana, Greece, Honduras, Hungaria,
India, Iran, Ireland, Italy, Japan, Jordan,
Kiribati, Korea Republic, Latvia, Liberia,
Lithuania, Luxemburg, Malaysia,
Maldives, Malta, Marshal Island,
Mauritius, Montenegro, Morocco,
Myanmar, Netherland, New Zealand, Daftar Negara yang sudah
Nicaragua, Nigeria, Norway, Panama, ratifikasi MLC-2006 dapat
Philippines, Poland, Portugal, Romania, di lihat di ILO Website
Russia, Seychelles, Singapore, South
Africa, Spain, Srilangka, Sweden,
Switzerland, Thailand, United Kingdom,
Bermuda, Gibraltar, Vietnam, Indonesia
6
Title 1:
Minimum requirements for seafarers to work on a ship
 Minimum requirements for seafarers to work on a ship
(Persyaratan minimal pelaut bekerja di kapal) mengatur
tentang:
1. Minimum age (Usia minimal)
2. Medical certificate (Sertifikat medis)
3. Training and qualifications (Pelatihan dan kualifikasi)
4. Recruitment and placement (Penerimaan dan penempatan)

7
Title 2:
Conditions of employment
 Conditions of employment (Kondisi kerja) mengatur tentang:
1. Seafarers’ employment agreements (Perjanjian kerja laut)
2. Wages (Upah)
3. Hours of work and hours of rest (Jam istrihat dan kerja)
4. Entitlement to leave (Hak untuk cuti)
5. Repatriation (Pemulangan)
6. Seafarer compensation for the ship’s loss or foundering (Kompensasi
pelaut karena kerugian kapal atau karam)
7. Manning levels (Tingkat pengawakan kapal)
8. Career and skill development and opportunities for seafarers’ employment
(Karir dan pengembangan keterampilan dan kesempatan kerja pelaut)

8
Title 3:
Accommodation, recreational facilities, food and catering
 Accommodation,
recreational facilities,
food and catering
(Akomodasi, fasilitas
rekreasi, makan dan
katering) mengatur
tentang:
1. Accommodation and
recreational facilities
(Akomodasi dan
fasilitas rekreasi)
2. Food and catering
(Makanan dan
katering)
9
Title 4:
Health protection, medical care, welfare and social security protection

 Health protection, medical care,


welfare and social security
protection (Perlindungan dan
perawatan kesehatan,
kesejahteraan dan perlindungan
keamanan sosial) mengatur
tentang:
1. Medical care on board ship and
ashore (Perawatan medis di kapal
dan di darat)
2. Shipowners’ liability (Kewajiban
pemilik kapal)
3. Health and safety protection and
accident prevention (Perlindungan
kesehatan dan keselamatan dan
pencegahan kecelakaan)
4. Access to shore-based welfare
facilities (Akses ke fasilitas
kesejahteraan di darat)
5. Social security (Perlindungan sosial)

10
Title 5:
Compliance and Enforcement
 Compliance and enforcement
(Pemenuhan dan pelaksanaan)
mengatur tentang:
1. Flag State responsibilities
(Tanggungjawab negara bendera)
2. Port State responsibilities
(Tanggungjawab negara
pelabuhan)
3. Labour-supplying responsibilities
(Tanggungjawab penyedia tenaga
kerja)

11
Penerapan (Applicability)

 Ketentuan MLC secara otomatis berlaku untuk semua kapal


yang melakukan kegiatan komersial, baik yang di miliki oleh
perusahaan atau swasta.
 Oleh karena itu ini tidak hanya berlaku untuk kapal
komersial yang besar saja, tetapi juga untuk yahct (perahu
pesiar) atau yang terdaftar secara komersial untuk di carter.
 MLC ini tidak berlaku :
1. Kapal yang berrnavigasi secara ekslusif di perairan pedalaman
atau perairan di dalamnya, perairan terlindung atau area dimana
peraturan pelabuhan berlaku;
2. Kapal yang melakukan penangkapan ikan;
3. Kapal kapal tradsional , seperti perahu layar dan perahu jungkung

12
See you next port !
Capt. Dayan@2017 13