Anda di halaman 1dari 2

Konduksi adalah proses perpindahan kalor tanpa disertai perpindahan partikel.

Jika anda
membiarkan sebuah panci logam dalam api untuk waktu yang cukup lama, maka pegangan
dari panci tersebut akan menjadi panas. Energi ditransfer dari api ke pegangan secara
konduksi (termal).

Untuk persamaan yang digunakannya adalah:

Keterangan Persamaan itu adalah :


Q/t = laju perpindahan kalor(J/s)
k = konduktivitas termal bahan (W/m2 K)
A = luas penampang bahan (m2)
∆T = perbedaan suhu ujung-ujung logam (K)
L = panjang atau tebal batang (m)

Untuk menghitung suhu sambungan pada dua benda kita gunakan:

Keterangan untuk rumus suhu dua sambungan tersebut:


Ts = suhu sambungan
T1 = suhu ujung bebas benda 1
T2 = suhu ujung bebas benda 2
k1 = koefisien konduksi benda 1
k2 = koefisien konduksi benda 2
A1 = luas penampang benda 1
A2 = luas penampang benda 2
L1 = panjang benda 1
L2 = panjang benda 2

Konveksi adalah proses perpindahan kalor dari satu bagian fluida ke bagian lain fluida oleh
pergerakan fluida itu sendiri.
Nah, ternyata ada 2 jenis konveksi yang sebaiknya kita pahami:

a. Konveksi Alamiah, pergerakan fluida terjadi akibat perbedaan massa jenis. Bagian fluida
yang menerima kalor (dipanasi) memuai dan massa jenisnya menjadi lebih kecil sehingga
bergerak ke atas. Tempatnya digantikan oleh air dingin yang massa jenisnya lebih besar.

b. Konveksi paksa, dapat terjadi ketika cairan yang dibuat untuk bergerak melalui dorongan
eksternal. Misalnya pompa, fan, draf atau angin menyebabkan gerakan fluida lebih cepat.

Keterangan:
Q/t = laju perpindahan kalor (J/s atau W)
h = koefisien konveksi (W/m2 K)
A = luas penampang (m2)
∆T = kenaikan suhu (K)