Anda di halaman 1dari 5

ASUHAN KEPERAWATAN KEGAWATDARURATAN PADA KLIEN DENGAN KAD

(KETOASIDOSIS DIABETIKUM)

A. DATA FOKUS
Data Subjektif Data Objektif
1. Pasien merasa lemah, nausea 1. Klien memiliki riwayat obesitas
(mual), demam, dan vomiting 2. Klien memiliki riwayat diabetes
(muntah) sejak 5 hari yang lalu 3. Klien tampak mengantuk namun
dapat merespon perawat
4. Hasil pemeriksaan TTV:
 TD: 98/64 mmHg
 T: 38 C
 N: 136x/mnt
 RR : 36 X/Mnt
5. Hasil urinalisa: glukosa +4
6. (DT) Nadi teraba lemah
7. (DT) CRT 3 sec.
8. (DT) Kulit dan membrane mukosa
tampak kering
B. ANALISA DATA
No Data Fokus Masalah Etiologi
1 DS : Ketidakefektifan pola Hiperventilasi
1. Klien merasa lemah sejak napas hal 228 (00032)
5 hari yang lalu Domain 4.
D0 : Aktivitas/istirahat
1. Klien memiliki riwayat Kelas 4. Respon
obesitas kardiovaskuler/pulmonal
2. Klien memiliki riwayat
diabetes
3. Hasil pemeriksaan TTV:
 TD: 98/64 mmHg
 T: 38 C
 N: 136x/mnt
 RR : 36 X/Mnt
4. Klien tampak mengantuk
namun dapat merespon
perawat
DS: Kekurangan Volume Kehilangan Cairan
1. Pasien merasa lemah, Cairan Aktif
nausea (mual), demam,
dan vomiting (muntah)
sejak 5 hari yang lalu

DO:
1. Hasil pemeriksaan TTV:
 TD: 98/64 mmHg
 T: 38 C
 N: 136x/mnt
2. Pasien tampak mengantuk
namun dapat merespon
perawat
3. Hasil urinalisa: glukosa +4
4. (DT) Nadi teraba lemah
5. (DT) CRT 3 sec.
6. (DT) Kulit dan membrane
mukosa tampak kering

C. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Ketidakefektifan pola napas b.d hiperventilasi
2. Kekurangan Volume Cairan b.d Kehilangan Cairan Aktif

D. INTERVENSI KEPERAWATAN
No Diagnosa Tujuan dan KH Intervensi
Ketidakefektifan Setelah dilakukan Manajemen jalan nafas (3140) :
pola napas b.d tindakan keperawatan 1. Posisikan pasien untuk
hiperventilasi selama 3x24 jam, memaksimalkan
diharapkan ventilasi
ketidakefektifan pola 2. Buang secret dengan
napas dapat stabil dengan memotivasi pasien untuk
Kriteria Hasil: melakukan batuk atau
Status pernafasan 0415 : menyedot lender
1. Frekuensi 3. Motivasi pasien untuk
pernapasan tidak bernafas pelan, dalam,
ada deviasi dari berputar dan batuk
kisaran normal 4. Auskultasi suara nafas,
(ditingkatkan ke catat area yang
skala 5) ventilasinya menurun
2. Irama pernapasan atau tidak ada dan
tidak ada deviasi adanya suara tambahan
dari kisaran normal 5. Posisikan untuk
(ditingkatkan ke meringankan sesak nafas
skala 5)
3. Kedalaman
inspirasi tidak ada
deviasi dari kisaran
normal
(ditingkatkan ke
skala 5)
4. Suara auskultasi
napas tidak ada
deviasi dari kisaran
normal
(ditingkatkan ke
skala 5)
5. Mengantuk tidak
ada (ditingkatkan
ke skala 5)
6. Demam tidak ada
(ditingkatkan ke
skala 5)
7. Batuk tidak ada
(ditingkatkan ke
skala 5)
Kekurangan Setelah dilakukan 1. Observasi Tanda- Tanda
Volume Cairan
tindakan keperawatan Vital
b.d Kehilangan
Cairan Aktif selama 3x24 jam, 2. Kaji pengeluaran urine,
diharapkan volume cairan kelemahan, nausea, dan
klien stabil dengn KH: vomiting
Keseimbangan Cairan 3. Tentukan derajat
(0601) dehidrasi
1. Tekanan darah 4. Berikan rehidrasi oral
tidak terganggu 5. Lakukan pemasangan
(ditingkatkan ke IVFD dan berikan
skala 5) kebutuhan cairan sesuai
2. Denyut nadi radial kondisi pasien
tidak terganggu 6. Awasi balance cairan
(ditingkatkan ke
skala 5)
3. Serum elektrolit
tidak terganggu
(ditingkatkan ke
skala 5)
4. Hematokrit tidak
terganggu
(ditingkatkan ke
skala 5)
5. Berat jenis urine
tidak terganggu
(ditingkatkan ke
skala 5)