Anda di halaman 1dari 4

JAWABAN UCP 2 KESEHATAN,

KESELAMATAN & LINGKUNGAN

Nama : Arief Fathurrahman


NIM : 20160130148
Mata Kuliah : K3L
Kelas : C
Dosen : Dr. Ir Sukamta, M.T., IPM.
JAWAB :

1. P2K3 merupakan salah satu bagian dari K3 yang mempunyai kepanjangan Panitia Pembina
Keselamatan Dan Kesehatan Kerja. P2k3 adalah organisasi atau badan yang membantu para karyawan di
suatu perusahaan yang bertujuan sebagai wadah dari pengusaha dan karyawan untuk melebarkan
kerjasama untuk saling pengertian untuk menerapkan program K3.

2. Acuan untuk UU dan peraturan mentri tentang P2K3 adalah Permenaker RI.No.PER.04/MEN/1987
dan pada Pasal 2 dan Pasal 3 nya serta pada Pasal 10, UUNo.1Tahun1970, UUUap Tahun 1930

3. Tugas P2K3 adalah : Mengirimkan solusi dan mempertimbankan baik karena dipintai tolong maupun
tidak kepada menejemen suatu perusahaan tentang permasalahan K3 yang memenuhi peraturan dari
mentri ketenagakerjaan RI.No.PER.04/MEN/1987 pada pasal 4

Fungsi P2K3 adalah : - Mengumpulkan dan mengolah data tentang K3 di suatu perusahaan

- Menjelaskan bahaya disuatu tempat kerja dan menghimbau tentang K3

- Menunjukkan alat pelindung diri untuk karyawan yang berwenang

- Membantu mengambil tindakan jika terjadi hal hal yang tidak diinginkan

- Membantu memeriksa alat kerja di suatu perusahaan

4. Program kerja P2K3 : - Menganalisa Perencanaan Pengadaan Internal dan Eksternal

- Memberikan Pendidikan Tentang K3 kepada karyawan di perusahaan

- Menganalisa Daftar Alat Alat K3 yang dibutuhkan

- Menganalisa tempat kerja para karyawan di suatu perusahaan

5. Permenaker RI.No.PER.04/MEN/1987 : adalah suatu undang undang yang berisi tentang P2K3 dan
tatacara dari penjukan AK3

6. Persyaratan untuk sekretaris P2K3

- Anggota dari P2K3 terdiri dari perusahaan dan karyawan yang memiliki susunan dari Ketua,Sekretaris
dan Anggota

- Sekretaris P2K3 harus AK3

- Ketua P2K3 adalah pemimpin dari suatu perusahaan atau salah satu dari pemimpin yang ditunjuk di
suatu kelompok perusahaaan

7. Ketua P2K3 : - Bertanggung jawab penuh terhadap semua hal tentang K3 di suatu perusahaan

- Bertanggung jawab kepada semua pengurusan programP2K3 kepada kepala perusahan

Sekretaris P2K3:- Menyusun rapat dan jadwal rapatnya

- Memberikan saran yang penting kesetiap pengurus agar terwjudnya misi K3.

Anggota P2K3: - Mengurus semua rancangan yang telah disepakati

- Memberikan laporan tentang semua rancangan yang telah diserahkan kepada kepala
8. contoh rekomendasi dari P2K3

1. Disarankan melengkapi safety work.

2. Disarankan bidang K3 selalu mengikuti dan menganalisa suber bahaya pada suatu pekerjaan
yang sedang berlangsung. Khususnya saat maintenance crew beraktifitas.
3. Disarankan menambah rambu – rambu peringatan di area kerja yang mengandung sumber
bahaya yang tinggi.
4. Disarankan tabung damkar yang kosong diisi kembali. Supaya pada saat dibutuhkan dapat
digunakan sebagaimana mestinya.

Laporan P2K3 mencangkup


Nama perusahaan, alamat,jumlah tenaga kerja, P2K3 dibentuk,jabatan,kegiatan K3,dan beberapa
pelaksanaan kegiatan

9. SMK3 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja) merupakan bagian dari sistem
manajemen perusahaan secara keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan
kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang efisien, aman dan produktif. Hal tersebut sesuai
dengan Peraturan Pemerintah No.50/2012.

10. Dasar hukum SMK3 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Sesuai Peraturan
Pemerintah No.50/2012

11. Hazard Adalah sumber bahaya potensial yang dapat menyebabkan kecelakaan/kerusakan

Danger Merupakan tingkat bahaya dari suatu kondisi bilamana terjadi accident.

Risk adalah ukuran kemungkinan kerugian yang akan timbul dari sumber bahaya (hazard) tertentu
yang terjadi

Jenis jenis hazard :

Physical Hazards

Chemical Hazards

Electrical Hazards

Mechanical Hazards

Physiological Hazards

Biological Hazards

12. Job Safety analysis adalah analisis pekerjaan yang dilakukan secara beraturan sebelum pekerjaan
dimulai dan harus terbaca berkaitan dengan rencana pekerjaan tersebut

Langkah-langkah :

• uraikan tahapan pekerjaan,

• identifikasi potensi bahaya yang mungkin ada,

• tetapkan tindakan untuk mengendalikan bahaya atau menghilangkannya sama sekali


Job Safety Observation adalah suatu metoda pengamatan suatu pekerjaan untuk meningkatkan mutu
pelaksanaan keselamatan kerja. Kegiatan ini biasanya dilakukan sewaktu-waktu oleh para pengawas
tanpa sepengetahuan operator yang diobservasi.

Langkah langkah :

- memilih pekerjaan

- melaksanakan

- mencatat hasil hasil pengamatan

- membahas hasil hasil pengamatan bersama pekerja yang diamati

- memberikan tindak landut bagi sikap bekerja yang aman