Anda di halaman 1dari 4

NO DIAGNOSA NOC NIC

Domain 4 : Setelah dilakukan tindakan Perawatan jantung:


1.
(Aktivitas/istirahat) keperawatan selama …x24 1. Monitor EKG, adakah perubahan
Kelas 4 : ( Respon jam diharapkan pompa segmen ST, sebagaimana
cardiovascular/pulmo jantung efektif dengan mestinya.
nal) indikator: 2. Monitor tanda tanda vital secara
Kode : 00029 1. Tekanan darah dalam rutin
Halaman : 244 rentan normal. 3. Instruksikan keluarga pasien
Diagnosa : 2. Tidak ada suara jantung tentang pentingnya untuk segera
tambahan (abnormal) melaporkan bila pasien merasakan
Penurunan curah
3. Tidak terjadi kelelahan nyeri dada.
jantung berhubungan
4. Tidak didapatkan tanda 4. Lakukan penilaian komprehensif
dengan perubahan
tanda sianosis. pada sirkulasi perifer (misalnya;
frekuensi jantung dan
5. Denyut nadi dalam rentan cek nadi perifer, edema, warna dan
perubahan irama
normal. suhu ekstremitas) secara rutin
jantung.
sesuai kebijakan agen.
5. Sediakan terapi antiaritmia sesuai
kebiakan unit (misalnya; obat anti
aritmia, kardioversi atau
defibrilasi) sebagaimana mestinya.
6. Susun waktu latihan dan istirahat
untuk mencegah kelelahan
7. Monitor kelelahan.
Catat tanda dan gejalah penurunan
curah jantung
Domain : 12 Setelah dilakukan tindakan Manajemen nyeri:
2.
(kenyamanan) keperawatan selama …x24 1. Lakukan pengkajian nyeri
Kelas : 1 jam maka di harapkan nyeri komprehensif yang meliputi lokasi,
(Kenyamanan Fisik) dapat berkurang dengan karakteristik, durasi, kualitas,
Kode : 00132 criteria hasil : intensitas atau beratnya yeri dan
Halaman : 469 1. Pasien dapat mengenali factor pencetus.
kapan nyeri terjadi 2. Pastikan perawatan analgesic bagi
Diagnosa :Nyeri akut
2. Pasien dapat pasien dilakukan dengan
berhubungan dengan
menggambarkan factor pemantauan yang ketat.
agen cedera biologis
penyebab nyeri 3. Gunakan strategi komunikasi
3. Pasien dapat terapeutik untuk mengetahui
menggunakan tindakan pengalaman nyeri dan sampaikan
pencegahan nyeri penerimaan pasien terhadap nyeri.
4. Menggunakan analgesic 4. Ajarkan prinsip prinsip manajemen
yang direkomendasikan nyeri
5. Pasien melaporkan dapat 5. Pertimbangkan tipe dan sumber
mengontrol nyeri nyeri ketika memilih strategi
penurunan nyeri
6. Berikan individu penurun nyeri
yang optimal dengan peresepan
analgesic.
7. Dorong pasien untuk
mendiskusikan pengalaman
nyerinya, sesuai kebutuhan

Domain 2 : Nutrisi Setelah dilakukan tindakan Monitor Cairan:


3.
Kelas 5 : Hidrasi keperawatan selama …x24 1. Tentukan jumlah dan jenis
Kode : 00026 jam maka di harapkan intake/asupan cairan serta
Halaman : 195 volume cairan seimbang kebiasaan eliminasi
Diagnosa : Kelebihan dengan criteria hasil: 2. Tentukan faktor-faktor resiko yang
volume cairan 1. Tekanan darah sistol dan mungkin menyebabkan
berhubunga dengan diastole membaik ketidakseimbangan cairan
gangguan 2. Urine output dalam 3. Periksa turgor kulit dengan
mekanisme regulasi rentang normal memegang jaringan sekitar tulang
3. Keseimbangan intake seperti tangan atau tulang kering,
output membaik mencubit kulit dengan lembut,
pegang dengan kedua tangan dan
lepaskan(dimana kulit akan turun
kembali dengan cepat jika pasien
terhidrasi dengan baik)
4. Monitor warna, kuantitas dan berat
jenis urin
Manajemen Cairan:
1. Monitor tandatanda vital pasien
2. Monitor indikasi kelebihan
cairan/retensi(misalnya:
edema,distensi vena jugularis dan
asites)
3. Jaga intake/asupan yang akurat dan
catat output pasien
4. Berikan terapi IV seperti yang
ditentukan
5. Konsultasikan dengan dokter jika
tanda-tanda dan gejala kelebihan
volume cairan menetap atau
memburuk

Domain 4 Setelah dilakukan tindakan Manajemen Energi


4.
(aktivitas/istirahat) keperawatan selama …x24 1. Kaji status fisiologis pasien yang
Kelas 4 (respon jam diharapkan pasien dapat menyebabkan kelelahan sesuai
kardiovaskular/pulm beraktivitas dengan criteria dengan konteks usia dan
onal) hasil: perkembangan.
Kode 00092 1. Frekuensi pernafasan 2. Tentukan persepsi pasien atau
Halaman 241 ketika beraktifitas dalam orang terdekat dengan pasien
Diagnosa: rentan normal mengenai penyebab kelelahan
2. Kemudahan bernafas 3. Pilih intervensi untuk mengurangi
Intoleransi aktivitas
ketika beraktivitas kelelahan baik secara farmakologi
berhubungan dengan
3. Tekanan darah sistolik maupun nonfarmakologi dengan
ketidakseimbangan
dan diastolic ketika tepat.
antara suplai dan
beraktivitas dalam 4. Monitor intake atau asupan nutrisi
kebutuhan oksigen
rentang normal untuk mengetahui sumber energy
4. Kemudahan dalam yang adekuat
melakukan aktivitas 5. Konsulkan dengan ahli gizi
sehari-hari mengenai cara meningkatkan
asupan energy dari makanan
6. Monitor system kardiorespirasi
pasien selama kegiatan
(misalnya;takikardia, distritmia
yang lain, dispnea, diaphoresis,
pucat, tekanan hemodinamik,
frekuensi pernafasan).
7. Monitor/catat waktu dan lama
istirahat atau tidur pasien.
8. Monitor lokasi dan sumber
ketidaknyamanan atau nyeri yang
dialami pasien selama aktivitas
9. Lakukan ROM aktif/pasif untuk
menghilangkan ketegangan otot.
10. Anjurkan pasien untuk memilih
aktivitas-aktivitas yang
membangun ketahanan.