Anda di halaman 1dari 3

MATERI PENYULUHAN BOKB

EMPAT TERLALU

A. PENDAHULUAN

Mortalitas dan morbiditas pada ibu hamil dan bersalin masih menjadi masalah di
Indonesia. Berdasarkan Survey Demografi Kesehatan Indonesia tahun 2007, Angka
Kematian Ibu (AKI) di Indonesia berada pada angka 228/100.000 kelahiran hidup,
sedangkan target yang diharapkan tercapai pada tahun 2010 adalah AKI menjadi
125/100.000 kelahiran hidup dan AKI tahun 2015 dapat ditekan menjadi 102/100.000
kelahiran hidup. penyebab AKI diantaranya adalah “4 terlalu“ dan “3 terlambat“. Empat
terlalu antara lain terlalu muda (usia kurang dari 20 tahun), terlalu tua (usia lebih dari
35 tahun), terlalu sering (jarak antar kelahiran kurang dari 2 tahun), atau terlalu banyak
(jumlah anak kurang dari 3 tahun lebih dari 2). Sedangkan 3 terlambat antara lain
terlambat mengenali tanda bahaya dalam memutuskan dirujuk ke fasilitas kesehatan,
terlambat mencapai fasilitas kesehatan, serta terlambat mendapatkan pelayanan di
fasilitas kesehatan. Keterlambatan ini biasanya tidak terdeteksi sejak awal karena
pelayanan antenatal yang tidak teratur, sehingga menyebabkan kemungkinan
melahirkan dengan selamat menjadi lebih kecil.
B. PENYEBAB KEMATIAN IBU
1. Penyebab langsung
a. Perdarahan
b. Keracunan kehamilan
c. Keguguran/abortus
d. Infeksi
e. Partus lama/persalinan macet
f. Penyebab lain
2. Penyebab tidak langsung
a. Pendidikan ibu-ibu masih rendah terutama di pedesaan
b. Sosial ekonomi dan budaya di INA yang masih menggunakan ayah di banding
ibu, contohnya di bidang makanan.
c. “4 terlalu” dalam melahirkan
d. “3 terlambat”
C. EMPAT TERLALU
1. Terlalu muda
Terlalu Muda (Primi Muda) adalah ibu hamil pertama pada usia kurang dari 20
tahun. Dimana kondisi panggul belum berkembang secara optimal dan kondisi
mental yang belum siap menghadapi kehamilan dan menjalankan peran sebagai
ibu.
Resiko yang dapat terjadi pada kehamilan terlalu muda (primi muda) adalah :
a. Bayi lahir belum cukup bulan
b. Perdarahan dapat terjadi sebelum bayi lahir
c. Perdarahan dapat terjadi setelah bayi lahir
Dampak Kehamilan Resiko Tinggi pada Usia Muda :
a. Keguguran
b. Persalinan prematur, berat badan lahir rendah (BBLR) dan kelainan
bawaan
c. Mudah terjadi infeksi
d. Anemia kehamilan / kekurangan zat besi
e. Keracunan Kehamilan (Gestosis)
f. Kematian ibu
2. Terlalu Tua
Terlalu Tua (Primi Tua) adalah ibu hamil pertama pada usia ≥ 35 tahun. Pada
usia ini organ kandungan menua, jalan lahir tambah kaku, ada kemungkinan
besar ibu hamil mendapat anak cacat, terjadi persalinan macet dan perdarahan.
Resiko yang dapat terjadi pada kehamilan terlalu tua(primi tua ≥ 35 tahun)
adalah :
a. Hipertensi/tekanan darah tinggi
b. Pre-eklamspsi
c. Ketuban pecah dini: yaitu ketuban pecah sebelum persalinan dimulai
d. Persalinan macet: ibu yang mengejan lebih dari 1 jam, bayi tidak dapat
lahir dengan tenaga ibu sendiri melalui jalan lahir biasa.
e. Perdarahan setelah bayi lahir
f. Bayi lahir dengan berat badan lahir rendah/BBLR < 2500gr

Terlalu Tua (Hamil Usia > 35 tahun) Umur ibu juga mempengaruhi

kapasitas tropiknya, sehingga pada ibu dengan umur lebih tua cenderung

mempunyai bayi yang berat badannya lebih rendah. Pada umur 35 tahun atau

lebih, kesehatan ibu sudah menurun, akibatnya ibu hamil pada usia itu

mempunyai kemungkinan lebih besar untuk mempunyai anak cacat, persalinan

lama dan perdarahan.

Selain itu, hal yang paling dikhawatirkan jika usia ibu diatas 35 tahun ialah

kualitas sel telur yang dihasilkan juga tidak baik. Ibu yang hamil pada usia ini

punya resiko 4 kali lipat dibanding sebelum usia 35 tahun.

3. Terlalu Dekat Jarak Kehamilan


Terlalu Dekat Jarak Kehamilan adalah jarak antara kehamilan satu dengan
berikutnya kurang dari 2 tahun (24 bulan). Kondisi rahim ibu belum pulih, waktu
ibu untuk menyusui dan merawat bayi kurang.
Resiko yang mungkin terjadi pada kehamilan jarak dekat adalah
a. Keguguran
b. Anemia
c. Bayi lahir belum waktunya
d. Berat badan lahir rendah (BBLR)
e. Cacat bawaan
f. Tidak optimalnya tumbuh kembang balita

Alasan yang perlu diketahui adalah

a. Kondisi rahim ibu belum pulih


b. Dapat mengakibatkan terjadinya penyulit dalam kehamilan

c. Waktu ibu untuk menyusui dan merawat bayi kurang

4. Terlalu Banyak Anak


Terlalu Banyak Anak (Grande Multi) adalah ibu pernah hamil atau
melahirkan lebih dari 4 kali atau lebih. Kemungkinan akan di temui kesehatan
yang terganggu, kekendoran pada dinding perut, tampak pada ibu dengan perut
yang menggantung.
Resiko yang dapat terjadi pada kehamilan terlalu banyak anak (4 kali
melahirkan) adalah
a. Kelainan letak, persalinan letak lintang
b. Robekan rahim pada kelainan letak lintang
c. Persalinan lama
d. Perdarahan pasca persalinan
Memiliki banyak anak kini kurang diminati para orangtua dengan alasan biaya hidup dan
pendidikan yang semakin mahal. Di luar masalah finansial sebenarnya melahirkan terlalu
sering beresiko buruk bagi kesehatan ibu dan bayi. "Makin sering hamil, makin buruk
dampaknya bagi kesehatan karena meningkatkan risiko kematian ibu".

Mengetahui, Penyuluh KB
Ka. UPT Pengendali Prog. KB
Kecamatan Mamajang

Renald Wahyudi Budiman, SKM


NIP : 19830526 201001 1 0201
Dra. St. Nurbani B.
Pangkat : Pembina
NIP : 19640615 199401 2 0021 010