Anda di halaman 1dari 5

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN

ISK

Cabang Ilmu : Keperawatan Keluarga


Hari/ Tanggal : Jumat, 14 Mei 2010
Waktu : 09.00 - 10.00
Tempat : Klien dan Istrinya
Sasaran : Pasien dan keluarga
Metode : Ceramah, diskusi
Media : Leaflet
Materi : Terlampir

Tujuan Umum
Setelah diberikan Penyuluhan diharapkan klien dan istrinya mengerti tentang
penyakit ISK

Tujuan Khusus
Setelah mendapatkan penyuluhan diharapkan klien dan istrinya mengerti tentang penyakit
ISK :
a. Menyebutkan pengertian ISK.
b. Menyebutkan salah satu penyebab ISK.
c. Menyebutkan tanda dan gejala ISK.
d. Menyebutkan salah satu komplikasi ISK.
e. Menyebutkan salah satu pencegahan ISK..

A. Materi
Terlampir

B. Metode
Ceramah dan tanya jawab
C. Media
Leaflet
D. Kegiatan
No Komunikator Komunikan
Pre Interaksi
1 Memberi salam dan memperkenalkan diri Menjawab salam
2 Menjelaskan tujuan penyuluhan Mendengarkan
3 Menggali pengetahuan pasien mengenai penyakit ISK Mendengarkan dan
Menjawab
Isi
4 Menjelaskan materi penyuluhan mengenai pengertian, Mendengarkan
penyebab, tanda dan gejala serta faktor resiko
5 Memberikan kesempatan kepada komunikan untuk Mengajukan pertanyaan
bertanya tentang materi yang disampaikan
Penutup
6 Memberikan pertanyaan akhir sebagai evaluasi Menjawab
7 Menyimpulkan bersama-sama hasil kegiatan Mendengarkan
penyuluhan
8 Menutup penyuluhan dan mengucapkan salam Menjawab salam

E. Evaluasi
1. Sebutkan pengertian ISK.
2. Sebutkan penyebab ISK.
3. Sebutkan tanda dan gejala ISK.
4. Sebutkan faktor resiko ISK.
5. Sebutkan penanganan ISK.
MATERI PENYULUHAN ISK

A. Pengertian
Tuberkolusis paru adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh basil
Mikrobacterium tuberkolusis yang merupakan salah satu penyakit saluran pernafasan
bagian bawah yang sebagian besar basil tuberkolusis masuk ke dalam jaringan paru.

B. Penyebab
Mycobakterium tuberkulosa.

C. Tanda dan Gejala


Tanda dan gejala pada klien secara obyektif adalah :
1. Keadaan postur tubuh klien yang tampak terangkat kedua bahunya.
2. BB klien biasanya menurun; agak kurus.
3. Demam, dengan suhu tubuh bisa mencapai 40 – 41° C.
4. Batu lama, > 1 bulan atau adanya batuk kronis.
5. Batuk yang kadang disertai hemaptoe.
6. Sesak nafas.
7. Nyeri dada.
8. Malaise, (anorexia, nafsu makan menurun, sakit kepala, nyeri otot, berkeringat pada
malam hari).

D. Faktor Resiko
1. Klien dengan ketergantungan alkhohol dan kimia lain yang menimbulkan penurunan
status kesehatan.
2. Bayi dan anak di bawah 5 tahun.
3. Klien dengan penurunan imunitas : HIV positip, terapi steroid & kemoterapi
kanker.

E. Penanganan
1. Nutrisi yang adekuat
2. Pemberian obat-obatan : OAT (Obat Anti Tuberkulosa)
a. Bronchodilator
b. Expectoran
c. OBH
d. Vitamin
e. Fisioterapi dan rehabilitasi
3. Konsultasi secara teratur
2010  Demam, dengan suhu
A. Pengertian tubuh bisa mencapai 40 –
Tuberkolusis paru adalah 41° C.
suatu penyakit menular yang  Batu lama, > 1 bulan atau
disebabkan oleh basil adanya batuk kronis.
Mikrobacterium tuberkolusis yang  Batuk yang kadang
merupakan salah satu penyakit disertai darah.
saluran pernafasan bagian  Sesak nafas.
bawah yang sebagian besar basil  Nyeri dada.
tuberkolusis masuk ke dalam  Nafsu makan menurun,
jaringan paru. sakit kepala, nyeri otot,
berkeringat pada malam
hari).
B. Penyebab
Mycobakterium tuberkulosa.
D. Faktor Resiko
1. Klien dengan
C. Tanda dan Gejala
ketergantungan alkhohol
 Keadaan postur tubuh
dan kimia lain yang
yang tampak terangkat
menimbulkan penurunan
kedua bahunya.
status kesehatan.
 BB biasanya menurun;
PROFESI NERS 2. Bayi dan anak di bawah 5
PROGRAM STUDI ILMU
agak kurus.
tahun.
KEPERAWATAN UNIVERSITAS SAM
3. Klien dengan penurunan
RATULANGI MANADO
imunitas : HIV positip,
terapi steroid & kemoterapi
kanker.

E. Penanganan
1. Nutrisi yang adekuat
2. Pemberian obat-obatan :
OAT (Obat Anti
Tuberkulosa)
3. Vitamin
4. Fisioterapi dan rehabilitasi
5. Konsultasi secara teratur