Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KABUPATEN TAPANULI TENGAH

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS PORIAHA
KelurahanTapianNauli II KecamatanTapianNauli Kode Pos: 22618
Telp: 0631-7397029, Email: puskesmasporiaha@gmail.com

KEPUTUSAN PIMPINAN PUSKESMAS SORKAM


NOMOR :

TENTANG
KEBIJAKAN PELAYANAN LABORATORIUM DI PUSKESMAS SORKAM
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PIMPINAN PUSKESMAS SORKAM,

Menimbang : 1. bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan Puskesmas


Sorkam, maka diperlukan penyelenggaraan pelayanan
laboratorium yang bermutu tinggi;
2. bahwa agar pelayanan laboratorium di Puskesmas Sorkam dapat
terlaksana dengan baik, perlu adanya kebijakan Pimpinan
Puskesmas Sorkam sebagai landasan bagi penyelenggaraan
pelayanan laboratorium di Puskesmas Sorkam;
3. bahwa sehubungan dengan hal tersebut di atas perlu ditetapkan
Kebijakan Pelayanan Laboratorium di Puskesmas Sorkam;

Mengingat : 1. UU Nomor36Tahun 2009, tentang Kesehatan;


2. Keputusan Menteri Kesehatan No.364/MENKES/SK/III/2003
Tentang Laboratorium Kesehatan;
3. Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 128/MENKES/SK/II/ 2004
Tentang Kebijakan Dasar Puskesmas;
4. Keputusan Menteri Kesehatan No.1674/MENKES/SK/XII/2005
Tentang Pedoman Jejaring Pelayanan Laboratorium Kesehatan;
5. Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 37 tahun 2012 Tentang
Penyelenggaraan Laboratorium Pusat Kesehatan Masyarakat;
6. Peraturan Menteri Kesehatan No.657/MENKES/PER/VIII/2009
Tentang Pengiriman Penggunaan Spesimen Klinik, Materi Biologik
dan Muatan Informasinya;
7. Peraturan Menteri Kesehatan No.1501/MENKES/PER/X/2010
Tentang Jenis Penyakit Tertentu yang Dapat Menimbulkan Wabah
dan Upaya Penanggulangannya;
8. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.37 Tahun
2012 Tentang Penyelenggaraan Laboratorium Pusat Kesehatan
Masyarakat;
MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN PIMPINAN PUSKESMAS PORIAHA TENTANG


KEBIJAKAN PELAYANAN LABORATORIUM DI PUSKESMAS
PORIAHA.

Kesatu : Kebijakan Pelayanan Laboratorium di Puskesmas Poriaha


sebagaimana dimaksud dalam Diktum Kesatu tercantum dalam
Lampiran Peraturan ini.

Kedua : Kebijakan Pelayanan Laboratorium di Puskesmas Poriaha


sebagaimana dimaksud dalam Diktum Kedua harus dijadikan acuan
dalam menyelenggarakan pelayanan Laboratorium di Puskesmas
Poriaha.

Ketiga : Peraturan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila


dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapan ini, akan
diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Poriaha
Pada Tanggal :
PIMPINAN PUSKESMAS PORIAHA,

NAROI PUTRA MUNTHE


LAMPIRAN
KEPUTUSAN PIMPINAN PUSKESMAS PORIAHA
NOMOR :
TENTANG : KEBIJAKAN PELAYANAN
LABORATORIUM

KEBIJAKAN PELAYANAN LABORATORIUM


DI PUSKESMAS PORIAHA

1. Setiap pemeriksaan Laboratorium harus berdasarkan atas permintaan dokter.


2. Pemberian hasil pemeriksaan laboratorium dilaksanakan oleh Dokter atau
petugas yang diberikan kewenangan.
3. Nilai ambang kritis pemeriksaan laboratorium, yaitu:

NO PARAMETER LIMIT LIMIT SATUAN


RENDAH TINGGI
Kimia Klinik
1 Glukosa 60 500 Mg / dl
2 AsamUrat 1,0 30 Mg / dl
3 Cholesterol 50 500 Mg / dl

Hematologi
4 HB (Haemoglobin) 8 20 Gr / dl

4. Setiap hasil pemeriksaan laboratorium yang meragukan/ekstrim harus dilakukan


pemeriksaan ulang (duplo).
5. Setiap Petugas di laboratorium wajib memakai APD dalam melakukan
pemeriksaan dan harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan bagi
petugas.
6. Setiap hasil pemeriksaan laboratorium disertai dengan arsip yang disimpan
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
7. Untuk mempertahankan dan meningkatkan kompetensi, setiap petugas wajib
mengikuti pelatihan yang diselenggarakan.
8. Penanganan limbah laboratorium dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
9. Penanganan spesimen dilaksanakan berdasarkan penanganan bahan infeksius.
10. Pelayanan di unit laboratorium harus selalu berorientasi kepada mutu dan
keselamatan pasien.
11. Untuk menjamin mutu pelayanan laboratorium dilaksanakan kegiatan
pemantapan mutu internal dan pemantapan mutu eksternal secara teratur.
12. Peralatan di unit laboratorium harus selalu dilakukan pemeliharaan dan kalibrasi
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
13. Setiap petugas harus bekerja sesuai dengan standar profesi, standar prosedur
operasinal yang berlaku, etika profesi, dan menghormati hak pasien.
14.

DIKETAHUI OLEH:

PIMPINAN PUSKESMAS PORIAHA,

NAROI PUTRA MUNTHE