Anda di halaman 1dari 15

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR

AYUNAN SEDERHANA

NAMA ANGGOTA :
JAMALUDIN (D1B013129)
AULIA PUTRI UTAMI (D1B013130)
NUR ROKMAH (D1B013131)
IREMA KINANTI TISTIA (D1B013132)
YURIKE ARIESHA (D1B013133)

KELOMPOK 5

KELAS G

DOSEN PENGAMPU : Drs. H. Nasri M.Z, MS

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS


FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS JAMBI
2014
BAB 1
PENDAHULUAN

A. TUJUAN :
- Menentukan percepatan grafitasi bumi (g) dengan matematis.

B. PRINSIP TEORI
Sebuah benda kecil yang berat tergantung pada ujung seutas tali itu
panjang dan ringan (berat benang di abaikan) serta tidak mulur. Seluruh
susunan beragam (sebab gravitasi), dengan sudut kecil. Ini disebut bandul
matematis, dengan periode :

T=2

Dimana : T = Periode (waktu ayunan)


l = Panjang benang
g = Percepatan gravitasi

Gambar 1.1 Ayunan sederhana


BAB II
METODOLOGI PENELITIAN

a. Waktu dan tempat


Waktu : Jum’at, 28 Maret 2014 pukul 10.00 s/d 12.00 WIB
Tempat : Laboratorium Fisika Dasar Universitas Jambi

b. Alat dan bahan


Ayunan matematis yang terdiri dari benang wol, besi pejal yang
berkatrol.
- Penyangga statis
- Stop watch
- Mistar 100 cm
- Busur

c. Prosedur percobaan
1. Pasanglah bandul dengan penumpu
2. Ukur panjang tali dari pusat bola titik gantung lebih kurang ± 75
cm.
3. Simpangan bola lebih kurang 15˚ sampai 20˚ kemuduan lepas.
4. Catatlah waktu untukk 12 ayunan dengan menekan stop watch
pada saat bandul dilepas dan lakukan 3x.
5. Ulangan prosedur nomor 4 untuk panjang tali 75, 70, dan 60 cm.
lakukan 3x ulangan setiap panjan tali.
6. Buatlah dalam suatu tabel hasil diperoleh.
BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN

a. Tabel data
Panjang Tali Waktu 12 ayunan ( detik ) Harga Rata-Rata

75 cm T1= = 1,765 s

T2= = 1,79 s T = 1,77 s

T3= = 1,77 s

T1= = 1,676 s
70 cm
T2= = 1,6975 s T = 1,69 s

T3= = 1,701 s

T1= = 1,561 s

60 cm T2= = 1,555 s T = 1,56 s

T3= = 1,565 s

b. Tugas
a. Hitunglah percepatan gravitasi untuk setiap panjang tali yang berbeda.
b. Bandingkan percepatan gravitasi yang kamu peroleh dengan yang ada
pada literature.
c. Buatlah kesimpulan apa yang kamu peroleh.
Jawaban :
- Panjang Tali 75cm = 0,75 m

l
T = 2Л
g

0,75
1,77 = 2 × 3,14 ×
g

0,75
(1,77)² = (6,28)² ×
g
0,75
3,14 = 39,4 ×
g
3,14 g = 29,55
g = 9,41 m/s2

- Panjang tali 70 cm = 0,70 m

l
T = 2Л
g

0,7
1,69 = 2 × 3,14 ×
g

0,7
1,69 = 2 × 3,14 ×
g

0,7
(1,69)² = (6,28)² ×
g
0,7
2,861 = 39,4 ×
g
2,861 g = 27,58
g = 9,64 m/s2

- Panjang tali 60cm = 0,60 m


l
T = 2Л
g

0, 6
1,56 = 2 × 3,14 ×
g

0, 6
(1,56)² = (6,28)² ×
g
0, 6
2,44 = 39,4 ×
g
2,44 g = 23,64
g = 9,71 m/s2
BAB IV
KESIMPULAN

Dari percobaan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa :


a. Semakin panjang tali semakin besar pula periode.
b. Massa beban tidak mempengaruhi nilai periode.
c. Nilai gravitasi bumi yaitu antara 9 s/d 10, ini dapat di buktikan dengan
menggunakan rumus yang mana telah dilakukan percobaan di atas yang
menghasilkan nilai gravitasi antara 9 s/d10 m/s2.
LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR
HIDRODINAMIKA

NAMA ANGGOTA :
JAMALUDIN (D1B013129)
AULIA PUTRI UTAMI (D1B013130)
NUR ROKMAH (D1B013131)
IREMA KINANTI TISTIA (D1B013132)
YURIKE ARIESHA (D1B013133)

KELOMPOK 5

KELAS G

DOSEN PENGAMPU : Drs. H. Nasri M.Z, MS

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS


FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS JAMBI
2014
BAB I
PENDAHULUAN

A. TUJUAN :
- Menentukan jarak pancar zat cair yang mengalir
- Menentukan volume/debit zat cair yang mengalir

B. PRISIP TEORI
Hidrodinamika adalah ilmu yang mengkaji tentang zat cair bergerak.
Persamaan bernoulli merumuskan hubungan antara tekanan, kecepatan dan
tinggi tempat suatu arus zat yang bergerak. (mengalir) sbb :

P1+ P.v21 + p.g.h1 = p2

Karena kedua permukaan zat cair tersebut berhubungan dengan udara luar,

P1 = P2 = P3 = tekanan udara luar

Jadi :
P. v21 + p.g.h1 = P. v22 + p.g.h2

V1 = kecepatan turunnya zat cair dalam berjana, dan harganya sangat kecil
sehingga dapat diabaikan maka v1 = 0. Dengan demikian diperoleh :

V2 = 2 . G . h

Debit air adalah banyaknya air yang mengalir pada suatu pembuluh
tertentu dengan luas penampang A, yang dirumuskan sbb :

Q=V.A
Untuk menentukan besar volume air yang keluar dari lubang
pembuluh/penampang dalam jangka waktu (t) tertentu, digunakan sbb :

V = Q.t
BAB II
METODOLOGI PENELITIAN

a. Waktu dan tempat


Waktu : Jum’at, 28 Maret 2014 pukul 10.00 s/d 12.00 WIB
Tempat : Laboratorium Fisika Dasar Universitas Jambi

b. Alat dan Bahan


- Tabung bonanza
- Stop watch
- Mistar
- Ember plastik
- Gayung plastik
- Jangka sorong
- Air

c. Prosedur Percobaan
1. Siapkan alat dan bahan yang diperlikan.
2. Tabung bonanza diberi lubang kecil yang dapat di tentukan luas
penampangnya, dan ukurlah diameter.
3. Masukkan air kedalam tabung, sebelumnya lubang ditutup dengan
jari tangan hingga tak mengalir.
4. Ukurlah tinggi permukaan air dari dasar tabung (H).
5. Lepaskan jari saudara dari lubang tabung tersebut, bersamaan
dengan itu maka jalankan stop watch. Catat waktu yang diperlikan
sampai zat cair itu berhenti mengalir.
6. Ukur jaarak pancar air pertama yang mengalir keluar dengan mistar
yang telah disiapkan didasar tabung.
7. Lakukan 3 sampai dengan 6 dengann 3x ulangan.
8. Ulangi percobaan untuk tinggi permukaan air yang berbeda.
9. Catat hasil pengamatan saudara pada suatu tabel.
BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN

a. Data

Tinggi air (h) (cm) Diameter (cm) Jarak (x) (cm) Waktu (t) (s)
Tabung C1 Tabung C1 Tabung A Tabung A

x1 = 29 cm t1 = 49,7 s

40 cm 0,77 cm x2 = 29,5 cm t2 = 46,61 s

x3 = 29,8 cm t3 = 48,22 s

t = 48,177 s

Tabung C2 Tabung C2 Tabung B Tabung B

x1 = 28,9 cm t1 = 34,96 s

40 cm 1,05 cm x2 = 28 cm t2 = 34,85 s

x3 = 28,7 cm t3 = 34,62 s

t = 34,81 s

b. Tugas
1. Dengan memakai rumus, hitunglah kecepatan air yang mengalir,
debit air dan volume air yang keluar.
2. Kesimpulan apa yang dapat saudara ambil dari percobaan yang
saudar lakukan ?
Jawaban :
a. Kecepatan Air
Diketahui : hc1&c2 = 40 cm = 0,4 m
Ditanya : kecepatan air (V) = ...?
Jawab :Vtabung C1 = 2.g.h
= 2 × 10m/s × 4 m
= 8m/s
Vtabung C2 = 2.g.h
= 2 × 10m/s × 0,4 m
= 8m/s
b. Debit Air
Diketahui : dc1 = 0,77 cm Vc1 = 8 m/s
dc2 = 1,05 cm Vc2 = 8 m/s
Ditanya : debit air (Q) = ...?
Jawab : a. Debit air tabung C1
1 2
A= Лd
4
1
A= × 3,14 × 0,772
4
A = 0,465 cm2
A = 0,0000465 m2

Q=V×A
Q = 8 × 0,0000465
Q = 0,000372 m3/s
b. Debit air tabung C2
1 2
A= Лd
4
1
A= × 3,14 × 1,052
4
A = 0,865 cm2
A = 0,0000865 m2
Q=V×A
Q = 8 × 0,0000865
Q = 0,000692 m3/s

c. Volume Air yang Keluar


Diketahui : Qc1 = 0,000372 m3/s
Qc2 = 0,000692 m3/s
tc1 = 48,177 s
tc2 = 34,81 s
Ditanya : volume air yang keluar (v) = ...?
Jawab : a. Volume air yang keluar C1
Vc1 = Qt
Vc1 = 0,000372 × 48,177
Vc1 = 0,018 m3
Vc1 = 18 liter
b. Volume air yang keluar C2
Vc2 = Q.t
Vc2 = 0,000692 × 34,81
Vc2 = 0,024 m3
Vc2 = 24 liter
BAB IV
KESIMPULAN
Dari percobaan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa :
a. Semakin besar luas penampang maka akan semakin besar kecepatan air
mengalir.
b. Debit air demikian pula dengan volume air yang mengalir keluar akan
semakin besar apabila luas penampangnya besar
c. Berbanding terbalik dengan jarak pancar air, jika luas penampang semakin
besar maka jarak pancar air akan semakin kecil.

Anda mungkin juga menyukai