Anda di halaman 1dari 15

BAB I

PENDAHULUAN

A. Judul Penelitian

Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Terhadap

Kemampuan Kognitif Siswa Pada Materi Termokimia.

B. Latar Belakang

Pada hakekatnya pendidikan adalah suatu usaha penyiapan subjek didik

untuk menghadapi lingkungan hidup yang selalu mengalami perubahan yang

semakin pesat. Terkait dengan hal tersebut telah ditetapkan serangkaian prinsip

penyelenggaraan pendidikan untuk dijadikan landasan dalam pelaksanaan

reformasi pendidikan. Salah satu prinsip tersebut adalah pendidikan

diselenggarakan sebagai proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik

yang berlangsung sepanjang hayat.

Melalui proses pendidikan siswa akan dididik dan dibentuk sesuai

dengan keahliannya. Melihat pentingnya suatu pendidikan sudah dijelaskan

didalam Al- Qur’an surah At-Taubah: 122 :

Artinya : “Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mu’min itu pergi

semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di

antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka


tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila

mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya”.1

Islam sebagai agama universal mengajarkan kepada umat manusia

berbagai aspek kehidupan, baik duniawi maupun ukhrowi. Salah satu diantara

ajaran islam tersebut adalah mewajibkan kepada umat islam untuk

melaksanakan pendidikan, karena menurut ajaran islam pendidikan adalah

merupakan kebutuhan hidup manusia yang mutlak harus dipatuhi, demi

mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Pendidikan merupakan upaya yang dapat mempercepat pengembangan

potensi manusia untuk mampu mengemban tugas yang dibebankan padanya,

karena hanya manusia yang dapat dididik dan mendidik.2

Untuk mencapai tingkat pendidikan yang berkualitas diperlukan sistem

pembelajaran yang mengembangkan potensi peserta didik. Namun pendidikan

di Indonesia sebagian besar pendidik belum menerapkan metode, model

maupun pendekatan pembelajaran yang dapat merangsang motivasi belajar

siswa. Pembelajaran yang berlangsung lebih berpusat pada guru (teacher

centered), sebagian guru beranggapan bahwa pembelajaran hanya sebatas

mentransfer ilmu pengetahuan.3

Salah satu kurikulum yang diterapkan saat ini adalah kurikulum 2013

yang menggunakan pendekatan saintifik, langkah-langkahnya terdiri dari

1
Departemen Agama Ri, Al-Qur'an Dan Terjemahnya, (Bandung, : Pt. Sygma Examedia
Arkanleema 2007), Hal. 206.
2
Asmal May, Filsafat Pendidikan Islam, Suska Press, Pekanbaru, 2012, Hal. 5.
3
Enggar Desnylasari1 , Sri Mulyani2 , Bakti Mulyani. 2016. Pengaruh Model
Pembelajaran project based learning Dan Problem Based Learning Pada Materi Termokimia
Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas Xi Sma Negeri 1 Karanganyar Tahun Pelajaran
2015/2016 . Jurnal Pendidikan Kimia (Jpk), Vol. 5 No. 1, , Issn 2337-9995. Hal 134-142
mengamati, menanya mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan

mengkomunikasikan. Kurikulum ini menempatkan siswa sebagai pusat

pembelajaran (Student Centered).

Kimia adalah salah satu cabang ilmu sains yang pada awalnya diperoleh

dan dikembangkan berdasarkan percobaan, namun pada perkembangan

selanjutnya kimia juga diperoleh dan dikembangkan berdasarkan teori yang

menekankan pada kemampuan kognitif.4

Tiap siswa memiliki kemampuan kognitif pada tingkatan yang berbeda-

beda antara satu siswa dengan siswa lainnya. Penyebab kemampuan kognitif

tiap siswa berbeda-beda bisa berdasarkan berbagai faktor, salah satunya pada

gaya belajar tiap siswa. Hal ini juga dikemukakan oleh Nurbaeti bahwa gaya

belajar memiliki hubungan yang positif dengan kemampuan kognitif siswa

yang artinya gaya belajar dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa.5

Untuk meningkatkan kualitas output pendidikan dan menciptakan

suasana menyenangkan dalam pembelajaran, dibutuhkan model pembelajaran

inovatif, sehingga menjadikan belajar menjadi aktivitas yang menyenangkan.

Model pembelajaran merupakan salah satu komponen sistem pembelajaran.

Model pembelajaran yang dapat membuat peserta didik aktif atau sesuai

dengan Pendekatan Saintifik seperti model Inquiry, project based learning

(Model PjBL), Problem Based Learning (PBL), dan Cooperative Learning.

4
Euis Nursa’adah , Devi Kurniawati Dan Yunita.2016. Analisis Kemampuan Kognitif
Mahasiswa Pada Konsep Asam-Basa Menggunakan Tes Berdasarkan Taksonomi Bloom Revis.
Jurnal Kimia Dan Pendidikan, Vol.1, No.1, Januari, E-Issn 2502-4787. Hal 2.
5
Nurul Vidayanti, Titik Sugiarti, Dian Kurniati. 2017. Analisis Kemampuan Kognitif Siswa
Kelas Viii Smp Negeri 11jember Ditinjau Dari Gaya Belajar Dalam Menyelesaikan Soal Pokok
Bahasan Lingkaran. Kadikma, Vol. 8, No. 1.Hal 2.
Model pembelajaran menjadi salah satu faktor keberlangsungan

pembelajaran.Seperti yang dijelaskan, model PjBL merupakan salah satu

model pembelajaran yang dapat membuat siswa aktif.6

Pelajaran berbasis proyek (PjBL) adalah model yang menyelenggarakan

pembelajaran di sekitar proyek. Menurut definisi yang ditemukan di buku

pegangan PjBL untuk guru, proyek adalah tugas-tugas kompleks, berdasarkan

pertanyaan-pertanyaan atau masalah yang melibatkan siswa dalam desain,

pemecahan masalah, pengambilan keputusan, atau investigasi kegiatan.7

project based learning merupakan pembelajaran yang memberikan

kesempatan kepada guru untuk mengelola pembelajaran dengan melibatkan

kerja proyek. Pembelajaran project based learning memberikan kesempatan

kepada siswa untuk belajar dan bekerja sama untuk memecahkan

permasalahan kemudian menyajikan hasil pekerjaan mereka kepada audiens

untuk di presentasikan.8

project based learning atau pembelajaran berbasis proyek merupakan

salah satu alternatif pembelajaran yang bisa digunakan tidak hanya untuk

menilai aspek kognitif, tetapi juga unjuk kerja siswa. Metode ini cukup efektif

dan menantang sebagai alat untuk membelajarkan siswa secara aktif karena

6
Istiqomah Addiin, Tri Redjeki Dan Sri Retno Dwi Ariani. 2014. Penerapan Model
Pembelajaran project based learning (Pjbl) Pada Materi Pokok Larutan Asam Dan Basa Di
Kelas Xi Ipa 1 Sma Negeri 2 Karanganyar Tahun Ajaran 2013/2014. Jurnal Pendidikan Kimia
(Jpk), Vol. 3 No. 4. Issn 2337-9995. Hal 2.
7
Lucky Azizatul Lukman, Kus Sri Martini, Budi Utami . 2015. Efektivitas Metode
Pembelajaran project based learning (Pjbl) Disertai Media Mind Mapping Terhadap Prestasi
Belajar Siswa Pada Materi Pokok Sistem Koloid Di Kelas Xi Ipa Sma Al Islam 1 Surakarta Tahun
Ajaran 2013/2014. Jurnal Pendidikan Kimia (Jpk), Vol. 4 No. 1. Issn 2337-9995. Hal. 113-119
8
Retha Aliefyan Rose Dan Agung Tri Prasetya. Keefektifan Strategi project based
learning Berbantuan Modul Pada Hasil Belajar Kimia Siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia,
Vol 8, No. 2, 2014, ISSN 1979-0503. Hal 1360-1369.
para siswa didorong untuk lebih mandiri, dengan tidak bergantung sepenuhnya

pada guru, tetapi diarahkan untuk dapat belajar mandiri.9

Pembelajaran berbasis proyek menuntut belajar yang bersifat kolaboratif.

Hal tersebut tentunya memberikan peluang untuk meningkatkan pemahaman

konseptual dan kecakapan teknik.10

Pembelajaran Berbasis Proyek ( project based learning) secara umum

memiliki langkah : Planning (perencanaan), Creating (implementasi) dan

Processing (pengolahan). project based learning dapat membantu siswa

dalam belajar kelompok, mengembangkan keterampilan dan proyek yang

dikerjakan mampu memberikan pengalaman pribadi pada siswa dan dapat

menekankan kegiatan belajar yang berpusat pada siswa.11

Termokimia merupakan salah satu bagiandari ilmu kimia yang

mempelajarai tetntang perubahan energi serta reaksi kimia yang menyertainya.

Materi didalamnya merupakan materi yang abstrak sehingga pembelajaran

didalammnya tidak hanya sekedar menyampaikan konsep saja tetapi lebih dari

itu guru harus merubah dari sesuatu yang abstrak menjadi konkrit sehingga

mudah dipahami oleh siswa.

9
Nur Jannatu Na’imah*, Supartono Dan Sri Wardani. 2015. Penerapan Pembelajaran
Berbasis Proyek Berbantuan E-Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Jurnal
Inovasi Pendidikan Kimia, Vol 9, No. 2. Hal 1566 - 1574
10
Hendrik Pratama Dan Ihtiari Prastyaningrum. 2016. Pengaruh Model Pembelajaran
project based learning Berbantuan Media Pembelajaran Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro
Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis.Jurnal Penelitian Fisika Dan Aplikasinya (Jpfa), Vol 6, No
2, P-Issn: 2087-9946 , E-Issn: 2477-1775. Hal 2.
11
Rina Dwi Rezeki, Nanik Dwi Nurhayati, Sri Mulyani. 2015. Penerapan Metode
Pembelajaran project based learning (Pjbl) Disertai Dengan Peta Konsep Untuk Meningkatkan
Prestasi Dan Aktivitas Belajar Siswa Pada Materi Redoks Kelas X-3 Sma Negeri Kebakkramat
Tahun Pelajaran 2013 / 2014. Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 4 No. 1 .ISSN 2337-9995.
Hal 74-81
Materi pokok termokimia merupakan salah satu materi yang konseptual

dan terdapat hitungan. Dengan konsep yang benar siswa tidak akan mengalami

kekeliruan dalam memahami konsep-konsep dalam materi pokok termokimia

dan dapat menerapkan solusi yang tepat untuk setiap permasalahan yang

muncul pada materi tersebut.

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan maka peneliti tertarik

untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Model Pembelajaran

Project Based Learning (PjBL) Terhadap Kemampuan Kognitif Siswa

Pada Materi Termokimia”.

C. PENEGASAN ISTILAH

Untuk menjelaskan pengertian judul skripsi peneliti memberikan

penjelasan beberapa istilah dalam penulisan skripsi ini. Istilah-istilh yang

dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Project Based Learning

Model pembelajaran project based learning adalah model

pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada guru untuk mengelola

pembelajaran dikelas dengan melibatkan kerja proyek. Kerja proyek

merupakan suatu bentuk kerja yang memuat tugas-tugas kompleks

berdasarkan kepada pertanyaan dan permasalahan yang sangat menantang

dan menuntun peserta didik untuk merancang, memecahkan masalah,


membuat keputusan, melakukan kegiatan investigasi, serta memberikan

kesempatan peserta didik untuk bekerja secara mandiri.12

2. Kemampuan Kognitif

Kemampuan kognitif adalah penampilan-penampilan yang dapat

diamati sebagai hasil-hasil kegiatan atau proses memperoleh pengetahuan

melalui pengalaman sendiri.

D. Permasalahan

1. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis dapat

mengidentifikasikan masalah yaitu Model Pembelajaran yang digunakan

pendidik kurang bervariasi sehingga siswa kurang aktif dalam memperoleh

pengetahuan.

2. Batasan Masalah

Agar permasalahan dalam penelitian ini menjadi terarah dan tidak

meluas, maka peneliti membatasi masalah sebagai berikut:

a. Penelitian ditentukan pada kemampuan kognitif terhadap kemampuan

kognitif siswa.

b. Penyajian masalah dalam pembelajaran kimia menggunakan Model

pembelajaran project based learning.

c. Penelitian dilakukan pada kelas XI dengan materi Termokimia.

12
Made Wena.Strategi pembelajaran inovatif kontemporer: suatu tinjauan
konseptualoperasional. (Jakarta: Bumi Aksara2009), hal.144.
3. Rumusan masalah

a. Bagaimana aktivitas siswa dalam proses pembelajaran dengan

menggunakan model pembelajaran project based learning pada materi

termokimia.

b. Bagaimana hasil belajar siswa setelah diajarkan dengan menggunakan

model pembelajaran project based learning pada materi termokimia.

c. Bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan

model project based learning pada materi termokimia.

E. Tujuan dan Manfaat Penelitian

1. Tujuan Penelitian

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk:

a. Mendeskripsikan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran dengan

menggunakan model pembelajaran project based learning pada materi

termokimia.

b. Mendeskripsikani kemampuan kognitif siswa setelah diajarkan dengan

menggunakan model pembelajaran project based learning pada materi

termokimia.

c. Mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran menggunakanmodel

project based learning pada materi termokimia.


2. Manfaat Penelitian

Adapun manfaat dalam penelitian ini adalah

1. Bagi guru atau pendidik sebagai informasi yang dapat dijadikan bahan

pertimbangan dalam memilih model pembelajaran yang tepat dan sesuai

sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa.

2. Bagi siswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kognitifnya,

khususnya pada materi termokimia.

3. Bagi peneliti diharapkan dapat dijadikan sebagai alternatif model

pembelajaran kimia dalam membuat suatu kebijakan untuk memperbaiki

dan meningkatkan pembelajaran kimia di sekolah.


BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

A. Metode Penelitian

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment

atau pendekatan eksperimen semu. Penelitian eksperimen semu merupakan

penelitian yang digunakan karena peneliti tidak dapat mengontrol variabel-

variabel luar yang mempengaruhi pelaksanaan eksperimen. Penelitian ini

dilakukan dengan maksud untuk melihat akibat dari suatu perlakuan dengan

membandingkan satu atau lebih kelompok pembanding yang menerima

perlakuan lain.

Ekperimen dikatakan quasi karena bukan merupakan eksperimen murni

namun seolah-olah seperti murni. Penelitian ekperimen semua pada umumnya

melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas

eksperimen merupakan kelas yang mendapatkan treatment baru yang sedang

diselidiki, sedangkan kelas kontrol merupakan kelas yang mendapat treatment

yang berbeda atau biasa.

B. Desain Penelitian

Desain penelitian ini menggunakan noneqivalent control group design,

namun pada desain ini baik kelompok eksperimen maupun kontrol tidak dipilih

secara random. Penelitian ini melibatkan dua kelompok yaitu kelas eksperimen

dan kelas kontrol. Kedua kelompok tersebut sebelum perlakuan terlebih dahulu

diberikan pretest berupa soal untuk melihat kemampuan awal kedua kelompok

mengenai sejauh mana pemahaman siswa.


Kelompok eksperimen diberikan perlakuan menggunakan model

pembelajan project based learning berbantu LKPD (Lembar Kerja Peserta

Didik) untuk melihat kemampuan kognitif siswa, sedangkan pada kelompok

kontrol hanya menggunakan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik), tanpa

menggunakan model pembelajaran project based learning . Kedua kelompok

tersebut diberikan post test dengan soal yang sama.

Kelompok Pretest Perlakuan Posttest

Eksperimen T1 X1 T2

Kontrol T1 X2 T2

Keterangan:
T1 : Tes sebelum diberikan pembelajaran materi termokimia

T2 : Tes setelah pembelajaran termokimia

X1 : Perlakuan terhadap kelas eksperimen dengan menggunakan model

pembelajaran project based learning berbantu LKPD (Lembar Kerja

Peserta Didik)

X2 : Perlakuan terhadap kelas kontrol dengan menggunakan LKPD (Lembar

Kerja Peserta Didik) tanpa menggunakan model pembelajaran project

based learning
A. Alur Penelitian
Model pembelajaran Analisis Permasalahan
Analisis Konsep
project based learning Proses Pembelajaran
Termokimia
Kimia

Membuat RPP dan perangkatnya


Wawancara Observasi
PERSIAPAN

Penyusunan dan Validasi Instrumen

Revisi Instrumen

Pretest
PELAKSANAAN

Penggunaan model pembelajaran


project based learning

posttest

Temuan Penelitian
PENGOLAHAN DATA

Analisis dan
Pembahasan

Kesimpulan dan
Saran

Gambar Alur Penelitian


DAFTAR PUSTAKA

Addiin, Istiqomah., Tri Redjeki Dan Sri Retno Dwi Ariani. 2014. Penerapan
Model Pembelajaran project based learning (Pjbl) Pada Materi Pokok
Larutan Asam Dan Basa Di Kelas Xi Ipa 1 Sma Negeri 2 Karanganyar
Tahun Ajaran 2013/2014. Jurnal Pendidikan Kimia (Jpk), Vol. 3 No. 4. Issn
2337-9995.

Departemen Agama Ri. 2007. Al-Qur'an Dan Terjemahnya. Bandung, : Pt.


Sygma Examedia Arkanleema.

Desnylasari1,Enggar., Sri Mulyani2 dan Bakti Mulyani. 2016. Pengaruh Model


Pembelajaran project based learning Dan Problem Based Learning Pada
Materi Termokimia Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas Xi Sma Negeri 1
Karanganyar Tahun Pelajaran 2015/2016 . Jurnal Pendidikan Kimia (Jpk),
Vol. 5 No. 1, , Issn 2337-9995.

Lukman, Lucky Azizatul., Kus Sri Martini dan Budi Utami . 2015. Efektivitas
Metode Pembelajaran project based learning (Pjbl) Disertai Media Mind
Mapping Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Materi Pokok Sistem
Koloid Di Kelas Xi Ipa Sma Al Islam 1 Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014.
Jurnal Pendidikan Kimia (Jpk), Vol. 4 No. 1. Issn 2337-9995.

May,Asmal. 2012. Filsafat Pendidikan Islam. Pekanbaru:Suska Press.

Na’imah, Nur Jannatu ., Supartono Dan Sri Wardani. 2015. Penerapan


Pembelajaran Berbasis Proyek Berbantuan E-Learning Untuk
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, Vol 9,
No. 2.

Nursa’adah, Euis., Devi Kurniawati Dan Yunita.2016. Analisis Kemampuan


Kognitif Mahasiswa Pada Konsep Asam-Basa Menggunakan Tes
Berdasarkan Taksonomi Bloom Revis. Jurnal Kimia Dan Pendidikan, Vol.1,
No.1, Januari, E-Issn 2502-4787.

Pratama, Hendrik Dan Ihtiari Prastyaningrum. 2016. Pengaruh Model


Pembelajaran project based learning Berbantuan Media Pembelajaran
Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Terhadap Kemampuan Berpikir
Kritis.Jurnal Penelitian Fisika Dan Aplikasinya (Jpfa), Vol 6, No 2, P-Issn:
2087-9946 , E-Issn: 2477-1775.

Rezeki,Rina Dwi ., Nanik Dwi Nurhayati, Sri Mulyani. 2015. Penerapan Metode
Pembelajaran project based learning (Pjbl) Disertai Dengan Peta Konsep
Untuk Meningkatkan Prestasi Dan Aktivitas Belajar Siswa Pada Materi
Redoks Kelas X-3 Sma Negeri Kebakkramat Tahun Pelajaran 2013 / 2014.
Jurnal Pendidikan Kimia (JPK), Vol. 4 No. 1 .ISSN 2337-9995.
Rose, Aliefyan Retha Dan Agung Tri Prasetya. Keefektifan Strategi project
based learning Berbantuan Modul Pada Hasil Belajar Kimia Siswa. Jurnal
Inovasi Pendidikan Kimia, Vol 8, No. 2, 2014, ISSN 1979-0503.

Vidayanti,Nurul ., Titik Sugiarti, Dian Kurniati. 2017. Analisis Kemampuan


Kognitif Siswa Kelas Viii Smp Negeri 11jember Ditinjau Dari Gaya Belajar
Dalam Menyelesaikan Soal Pokok Bahasan Lingkaran. Kadikma, Vol. 8,
No. 1.

Wena, Made. 2009. Strategi pembelajaran inovatif kontemporer: suatu tinjauan


konseptualoperasional. Jakarta: Bumi Aksara.
SINOPSIS

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED


LEARNING (PjBL) TERHADAP KEMAMPUAN
KOGNITIF SISWA PADA MATERI
TERMOKIMIA

OLEH :
KHAIRIYATI
NIM. 11417201108

JURUSAN PENDIDIKAN KIMIA


FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU
PEKANBARU
1439 H/2018 M