Anda di halaman 1dari 3

Perbedaan dan Persamaan Sikap dan Perilaku Ilmuwan Psikologi

dan Praktisi Psikolog

A. Perbedaan

Praktisi Psikolog Ilmuwan Psikologi


Latar Belakang Pendidikan Lulusan program pendidikan Strata 1 dan/atau strata 2
psikologi S1 sistem kurikulum dan/atau strata 3 dalam bidang
lama atau yang mengikuti psikologi.
pendidikan tinggi psikologi S1
dan lulus dari pendidikan
profesi psikologi atau S2
Pendidikan Magister Psikologi
(Profesi Psikolog).
Kewenangan Memberikan layanan psikologi Memberikan layanan psikologi
yang meliputi bidang-bidang yang meliputi bidang-bidang pe-
praktik klinis dan konseling; nelitian; pengajaran; supervisi
penelitian; pengajaran; dalam pelatihan; layanan
supervisi dalam pelatihan, masyarakat; pengembangan
layanan masyarakat, kebijakan; intervensi sosial;
pengembangan kebijakan; pengembangan instrumen
intervensi sosial dan klinis; asesmen psikologi;
pengembangan instrumen pengadministrasian asesmen;
asesmen psikologi; konseling sederhana;konsultasi
penyelenggaraan asesmen; organisasi; peran-cangan dan
konseling; konsultasi organisasi; evaluasi program
aktifitas-aktifitas dalam bidang
forensik; perancangan dan
evaluasi program; serta
administrasi

B. Persamaan

Persamaan Praktisi Psikolog dan Ilmuwan Psikologi


Peningkatan Kompetensi Psikolog dan/atau Ilmuwan Psikologi wajib melak-sanakan upaya-
upaya yang berkesinambungan guna mempertahankan dan
meningkatkan kom-petensi mereka.
Tanggung Jawab Etika Dalam melaksanakan tugasnya, ilmuwan psikologi dan psikolog
terikat pada Kode Etik Psikologi Indonesia.
Tanggung Jawab Hubungan Tanggungjawab ilmuwan psikologi dan psikolog dalam
Profesional dan Ilmiah memberikan jasa dan praktik psikologi hanya dalam konteks
hubungan atau peran profesional maupun ilmiah
Batas Keilmuan Ilmuwan psikologi dan psikolog menyadari sepenuhnya atas
keterbatasan keilmuan psikologi, yang dinyatakan dalam sikap dan
cara kerjanya
Nama: Septania Nurdika Putri
NIM : 18/340618/PS/07775

Perbedaan dan Persamaan Sikap dan Perilaku Ilmuwan Psikologi


dan Praktisi Psikolog
A. Perbedaan
Perbedaan Praktisi Psikolog Ilmuwan Psikologi
Latar Belakang Pendidikan Lulusan program pendidikan Strata 1 dan/atau strata 2 dan/atau
psikologi S1 sistem kurikulum lama strata 3 dalam bidang psikologi.
atau yang mengikuti pendidikan
tinggi psikologi S1 dan lulus dari
pendidikan profesi psikologi atau S2
Pendidikan Magister Psikologi
(Profesi Psikolog).
Kewenangan Memberikan layanan psikologi yang Memberikan layanan psikologi
meliputi bidang-bidang praktik yang meliputi bidang-bidang pe-
klinis dan konseling; penelitian; nelitian; pengajaran; supervisi
pengajaran; supervisi dalam dalam pelatihan; layanan
pelatihan, layanan masyarakat, masyarakat; pengembangan
pengembangan kebijakan; intervensi kebijakan; intervensi sosial;
sosial dan klinis; pengembangan pengembangan instrumen
instrumen asesmen psikologi; asesmen psikologi;
penyelenggaraan asesmen; pengadministrasian asesmen;
konseling; konsultasi organisasi; konseling sederhana;konsultasi
aktifitas-aktifitas dalam bidang organisasi; peran-cangan dan
forensik; perancangan dan evaluasi evaluasi program
program; serta administrasi

B. Persamaan
Persamaan Praktisi Psikolog dan Ilmuwan Psikologi
Peningkatan Kompetensi Psikolog dan/atau Ilmuwan Psikologi wajib melak-sanakan
upaya-upaya yang berkesinambungan guna mempertahankan
dan meningkatkan kom-petensi mereka.
Tanggung Jawab Etika Dalam melaksanakan tugasnya, ilmuwan psikologi dan
psikolog terikat pada Kode Etik Psikologi Indonesia.
Tanggung Jawab Hubungan Tanggungjawab ilmuwan psikologi dan psikolog dalam
Profesional dan Ilmiah memberikan jasa dan praktik psikologi hanya dalam konteks
hubungan atau peran profesional maupun ilmiah
Batas Keilmuan Ilmuwan psikologi dan psikolog menyadari sepenuhnya atas
keterbatasan keilmuan psikologi, yang dinyatakan dalam sikap
dan cara kerjanya
Tugas Individu
Disusun guna memenuhi penugasan mata kuliah Kode Etik
Dosen pengampu: Nida Ul Hasanat, Dr., M.Si., Psikolog

Disusun oleh
Nama: Septania Nurdika Putri
NIM : 18/430618/PS/07775

Fakultas Psikologi
Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta
2018