Anda di halaman 1dari 25

METODOLOGI PENELITIAN

Nitis Aruming Firdaus, S.Si., M.Sc


CURIOUS

Pengetahuan

Interaksi dengan
Lingkungan/Pengala
man

Logika Etika Estetika


ILMU PENGETAHUAN

BAGIAN

Ilmu merupakan pengetahuan yang didasari


oleh dua teori kebenaran yaitu koherensi dan
korespondensi (Tim,2008)

Koherensi menyatakan bahwa sesuatu pernyataan dikatakan benar jika


pernyataan tersebut konsisten dengan pernyataan sebelumnya 
diperoleh melalui pendekatan logis atau berpikir secara rasional

Korespondensi menyatakan bahwa suatu pernyataan dikatakan benar


jika pernyataan tersebut didasarkan atas fakta atau realita  diperoleh
melalui pendekatan empirik atau bertolak dari fakta
ILMU PENGETAHUAN
Ilmu Pengetahuan merupakan sekumpulan
pengetahuan yang tersusun secara sistematis
dan runtut melalui metode ilmiah (Suryana,
2010).

Metode Ilmiah yaitu langkah-langkah sistematis untuk mendapat pengetahuan


(Suryana, 2010).
Meliputi:
1. Identifikasi & merumuskan masalah
2. Menyusun kerangka pemikiran
3. Merumuskan hipotesis
4. Menguji hipotesis
5. Menarik kesimpulan
Aspek Ilmu Pengetahuan

Aspek Aspek Aspek


Ontologis Epistimologis Aksiologis

Bagaimana Manfaat ilmu


Apa yg mjd  saran2 /
metode u/
masalah? rekomendasi
mempelajari? hasil
penelitian
Rasional  penyelidikan ilmiah merupakan
sesuatu yang masuk akal dan terjangkau oleh
penalaran manusia

Empiris  menggunakan cara-cara tertentu


yang dapat diamati orang lain dengan panca
inderanya
Rasional

Sistematis  menggunakan proses dengan


langkah-langkah tertentu yang bersifat logis
Karakteristik
Ilmu

Sistematis Empiris
Rasa Ingin
Tahu

Rasionalisme Skeptik

Sikap Ilmiah

Empirisme Kritis

Objektif
Penelitian

Dilakukan untuk
memperoleh
pengetahuan dalam
menjawab persoalan/
memecahkan masalah

Dilakukan berdasar
Metode Ilmiah
Karakteristik Metode Ilmiah
• Metode menunjukkan adanya proses yang tepat
Kritis, Analistis untuk mengidentifikasi & memecahkan masalah

• Kesimpulan dibuat secara rasional sesuai bukti yang


Logis ada

• Dapat dilakukan oleh peneliti lain dalam studi dan


Obyektif kondisi yang sama

• Dilakukan berdasar pengembangan konsep dan teori


Konseptual sehingga hasil dapat dipertanggungjawabkan

Empiris • Metode yang digunakan berdasat fakta di lapangan


Skema Metode Ilmiah (Tim, 2008)
KONSEP ILMIAH

1. PEMIKIRAN SKEPTIS: peneliti harus selalu menanyakan


bukti atau fakta yang dapat mendukung setiap
pernyataan.

2. PEMIKIRAN ANALITIS: peneliti harus selalu


menganalisa setiap persoalan, mana yang pokok mana
yang tidak pokok, mana yang relevan mana yang tidak
relevan.

3. PEMIKIRAN KRITIS: peneliti harus selalu


mendasarkan pikiran dan pendapatnya pada logika dan
mampu menimbang berbagai hal secara obyektif
berdasarkan data dan mendasarkan pada analisa akal
sehat
TUJUAN UMUM PENELITIAN
• Penelitian dilakukan untuk mendapat ilmu
Tujuan pengetahuan baru
Eksploratif • E.g: penelitian untuk menemukan metode baru
dalam pengolahan air bersih

• Penelitian dilakukan untuk menguji kebenaran


Tujuan dari ilmu pengetahuan yang sudah ada
Verifikatif • E.g: penelitian untuk menguji efektivitas metode
pengolahan air yang diterapkan di PDAM

• Penelitian dilakukan untuk mengembangkan ilmu


Tujuan pengetahuan yang telah ada
Pengembangan • E.g: implementasi bioremediasi dengan tanaman
enceng gondok untuk pengolahan limbah batik
Yang Perlu Dipertimbangkan dalam
Penelitian
• Penyusunan jadwal penelitian
• Pertimbangkan kemungkinan di luar rencana termasuk cuaca (untuk
Waktu penelitian lapangan)

• Pertimbangkan lokasi penelitian


• Lakukan survey terlebih dahulu
Lokasi

• Perhitungkan dana yang harus dipersiapkan supaya penelitian dapat


dilaksanakan
Dana

• Pilihlah tema yang sesuai dengan kemampuan


• Semakin sempit tema, maka akan semakin mudah diselesaikan
Tema
Cara Memperluas Pengetahuan
• Membaca Buku Teks
• Membaca Jurnal Ilmiah
• Membaca majalah semi ilmiah
• Membaca surat kabar
• Menghadiri seminar/pameran
• Wawancara dengan narasumber
• Terjun langsung ke masyarakat
Tipe Penelitian
“APA?”

Penelitian Eksploratif
“BAGAIMANA?”
Bertujuan untuk
mengetahui suatu Penelitian Deskriptif “MENGAPA?”
peristiwa dengan Tidak hanya
tidak sistematis menjelaskan Penelitian
Bisa dilakukan peristiwa, tapi Eksplanatif
dengan metode bola mendeskripsikan Menjelaskan
salju. bagaimana masalah mengapa peristiwa
E.g: misal sering bisa terjadi bisa sampai terjadi
terjadi kebocoran
pipa di wilayah E.g. bagaimana E.g. mengapa bisa
tertentu, maka kebocoran itu terjadi terjadi kebocoran,
jawaban yang ingin / bisa diketahui, mengapa tidak
dicari adalah dimana seberapa sering dilakukan
tempat kebocoran pengecekan pipa, dll
dan berapa banyak
air yang bocor
Manfaat Penelitian
1. Manfaat Teoritis
Menolak, mengukuhkan atau merevisi teori
 berkaitan dengan pengembangan teori
dan mendukung perkembangan ilmu
pengetahuan
2. Manfaat Praktis
memecahkan masalah-masalah praktis di
lapangan
Masalah Penelitian
Adanya kesenjangan antara harapan dan
kenyataan
Adanya penyimpangan teori dengan fakta di
lapangan
Adanya penyimpangan perencanaan dengan
pelaksanaan
Cara Memperoleh Masalah Penelitian
• Mengkaji teori sesuai dengan bidang keahlian
• Mengkaji laporan hasil penelitian  membaca
rekomendasi dan saran dari peneliti untuk
selanjutnya dapat kita kembangkan masalah
yang baru
• Mengamati persoalan yang
muncul dari kegiatan
praktek profesi kita
Layak Tidaknya Permasalahan untuk
Dikaji/Diteliti
1. Apakah permasalahan tersebut menarik bagi peneliti?
2. Permasalahan tersebut up to date
3. Apakah peneliti memiliki potensi dalam permasalahan
tersebut?
4. Apakah dana , waktu dan fasilitas lainnya memadai?
5. Apakah penelitian memberi sumbangan pada
pendidikan/ilmu pengetahuan?
6. Apakah permasalahan dapat diteliti tanpa hambatan
pencapaian data
7. Apakah permasalahan tidak terlalu berat atau tidak terlalu
sederhana?
8. Tidak bertentangan dengan agama dan norma yang berlaku
di masyarakat
Proses Berpikir

1. DEDUKTIF
Merupakan cara berpikir yang terkait dengan rasionalisme. Cara berpikir
ini akan menarik kesimpulan khusus dari pernyataan-pernyataan yang
bersifat umum. Metode ini valid jika premis (alasan) dan konklusi nya
benar.

Misal:
PREMIS
1. Semua mahasiswa yang mengikuti mata kuliah metodologi
penelitian dapat membuat proposal penelitian
2. Arini adalah mahasiswa yang telah mengikuti mata kuliah
metodologi penelitian
KESIMPULAN
Arini dapat membuat proposal penelitian
ALUR PENELITIAN DEDUKTIF

TEORI HIPOTESIS OBSERVASI KONFIRMASI


2. INDUKTIF
cara berpikir ini merupakan proses pengambilan
kesimpulan / pembentukan hipotesis berdasar
fakta atau bukti.
Pendekatan ini dilakukan dengan pengumpulan
data sebelum pembuatan hipotesis atau jika tidak
menggunakan hipotesis, dapat langsung diambil
konklusi.
Misal:
Arini adalah mahasiswa dengan IPK rendah.
Hipotesis: Arini tidak rajin belajar.
Namun kesimpulan yang diperoleh akan berbeda
berdasar fakta lain seperti:
- Arini sering sakit sehingga tidak mengikuti kuliah
- Ada beberapa ujian yang tidak diikuti, dll
ALUR PENELITIAN INDUKTIF
POLA/
OBSERVASI HIPOTESIS TEORI
GAMBARAN

CONTOH LAIN:
KELEMAHAN LOGIKA INDUKTIF:
PREMIS:  Tidak membeli kepastian,
1. Mahasiswa A, sering membolos, IPK rendah hanya peluang bahwa
2. Mahasiswa B, sering membolos, IPK rendah kesimpulan bisa diambil
3. Mahasiswa C, sering membolos, IPK rendah  Terlalu cepat menarik
KESIMPULAN: kesimpulan yang bersifat
Semua mahasiswa sering membolos, IPK rendah umum (jumlah kasus untuk
premis kurang)
 Kesimpulan tidak
mengandung nilai
mutlak/hanya kemungkinan
saja
YANG HARUS DIPERTIMBANGKAN
DALAM MEMILIH TEMA PENELITIAN

1. Tema penelitian menarik (peneliti harus


memiliki minat terhadap tema penelitiannya)
2. Tema penelitian sudah pernah diteliti/belum
oleh orang lain
3. Tema dapat dikuasai dan data untuk tema
penelitian tersedia
4. Penelitian bermanfaat
5. Ruang lingkup jelas
6. Metode, literature, kondisi lapangan harus
dipertimbangkan
DAFTAR PUSTAKA
Chang, William. 2014. Metodologi Penulisan Ilmiah. Jakarta: Erlangga
Kuntjojo. 2009. Diktat Metodologi Penelitian. Diakses dari
http://web.iaincirebon.ac.id/tmtk/wp-
content/uploads/2015/06/metodologi-penelitian.pdf pada 6
Oktober 2015
Kusmana, Cecep. 2011. Metodologi Penelitian. Bogor: IPB
Malamassam, Daud. 2009. Modul Pembelajaran Mata Kuliah
Metodologi Penelitian. Makassar: Universitas Hasanuddin
Murtamadji. (____). Permasalahan dalam Penulisan Karya Ilmiah.
Yogyakarta: UNY
Sukandarrumidi. 2012. Metode Penelitian. Yogyakarta: UGM Press
Suryana. 2010. Buku Ajar Metodologi Penelitian. Bandung: UPI
Tim. 2008. Pendekatan, Jenis, dan Metode Penelitian Pendidikan.
Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional