Anda di halaman 1dari 3

TUGAS RESUMA JURNAL COST BENEFIT ANALYSIS

FARMAKOEKONOMI

OLEH :

KELOMPOK 1

AIDA MISTAWATI (1501001)

ANNISA FAJRIYAH (1501002)

ARAITO TINAMBUNAN (1501003)

AUDA HUMAIRAH (1501004)

CITRA HANDAYANI (1501005)

DHEA RIZKY (1501007)

DILLA APRILA NANDA (1501008)

DISA PRATIWI (1501009)

DITA ALDINA (1501010)

DORA ROSALINA SAMOSIR (1501011)

ELLA IRMAYENI (1501012)

NUR SHOPIA (1401035)

DOSEN PENGAMPU : FERDI FIRMANSYAH, M.SC., APT

PROGRAM STUDI S1 FARMASI

SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI RIAU

YAYASAN UNIV RIAU

2018
1. Judul : Cost Benefit Analysismendirikan Laboratorium Klinik Sederhana Mandiri

Dibanding Kerjasama Operasional Laboratorium Luar Di Plk- Ua

2. Tujuan : untuk menganalisis dua program yang paling memberikan manfaat (benefit)bagi

PLK-UA dalam penyelenggaraan laboratorium klinik sederhana dengan menggunakan

metode cost benefit analysis.

3. Alternatif / komparator : komparatif

4. Deskripsi dari alternatif : membandingkan biaya (cost) dengan manfaat (benefit) dari

penyelenggaraan laboratorium sederhana antara mendirikan laboratorium sederhana

secara mandiri dan kerjasama secara operasional (KSO).

5. Perspektif penelitian : Provider

6. Tipe penelitian : Observasional

7. Biaya terkait : total biaya investasi, biaya operasional, biaya pemeliharaan, biaya resiko

kerusakan barang dan kehilangan barang.

8. Outcome yang relevan :

9. Discounting : Tidak ditetapkan discounting

10. Asumsi dapat di pertanggungjawabkan :

11. Keterbatasan penelitian :

12. Dapat di ekstrapolasikan dalam populasi yang lebih luas : Bisa ekstrapolasikan dalam

populasi yang lebih luas

13. Kesimpulan : Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penyelenggaraan laboratorium

klinik sederhana secara mandiri lebih memberikan manfaat dan layak untuk dilaksanakan.

Hal tersebut didasarkan atas pertimbangan B/C Penyelenggaraan laboratorium klinik

sederhana secara mandiri memiliki nilai > 1 dan nilai NPV Penyelenggaraan laboratorium

klinik sederhana secara mandiri menunjukkan hasil yang positif.Pada penyelenggaraan

laboratorium klinik sederhana secara mandiri, dalam 10 tahun diperoleh nilai PV benefit
sebesar Rp. 1.224.009.050 dengan PV cost sebesar Rp. 171.517.673,Pada

penyelenggaraan laboratorium sederhana secara KSO diperoleh PV benefit sebesar

Rp.649.186.483 dan PV cost sebesar Rp.147.850.099.Rasio B/C penyelenggaraan

laboratorium sederhana secara mandiri sebesar 7,14 dan rasio B/C pada penyelenggaraan

laboratorium sederhana secara KSO sebesar 4,39.