Anda di halaman 1dari 18

Pendahuluan Manajemen Operasi

(Manajemen Operasional, Strategi Operasional,


Desain Produk dan Proses)

Budi Setiawan, SE., M.Si.


@budisetiawan999

Referensi: Ariani, D. W. (2017). Manajemen Operasi. Edisi 3.


Universitas Terbuka: Tangerang Selatan
Pengertian Manajemen
Operasional

• Manajemen operasional adalah seperangkat kegiatan yang


menciptakan nilai produk maupun jasa, dihasilkan melalui proses
transformasi dari input menjadi output (Heizer & Render, 2011
Tugas/Pekerjaan Bidang
Manajemen Operasional
1. Desain produk dan jasa
2. Pengelolaan kualitas
3. Desain proses dan kapasitas
4. Strategi penentuan lokasi
5. Strategi penentuan tata letak
6. Sumber daya manusia dan desain pekerjaan
7. Manajemen rantai-pasokan
8. Persediaan, perencanaan kebutuhan material & ketepatan waktu pengadaan
9. Penjadwalan jangka pendek dan jangka menengah
10. Pemeliharaan
Perbedaan Produk (Barang)
dan Jasa
Barang Jasa/Pelayanan
Bersifat nampak atau berwujud (tangible) Bersifat tidak nampak/ tidak berwujud (intangible)
Produksi dan konsumsi dilakukan secara terpisah Produksi dan konsumsi dilakukan secara simultan
Produk bersifat umum Bersifat khusus atau sesuai permintaan pelanggan
Interaksi dengan pelanggan rendah Interaksi dengan pelanggan tinggi
Definisi barang atau produk konsisten Definisi jasa tidak konsisten
Produk berdasarkan pada keahlian/ keterampilan Jasa berdasar pengetahuan
Produk dapat dijual kembali Tidak dapat dijual kembali
Produk dapat disimpan Tidak dapat disimpan
Beberapa aspek kualityas produk dapat diukur Beberapa di antaranya sulit diukur
Fungsi penjualan/pemasaran terpisah dengan fungsi Fungsi penjualan atau pemasaran merupakan bagian
produksi dari fungsi pelayanan
Produk ditransportasikan Pelayanan tidak ditransportasikan, tetapi disampaikan
atau disediakan
Lokasi fasilitas memperhatikan biaya Lokasi fasilitas pelayanan memperhatikan kontak
dengan pelanggan
Produk dapat dibuat dengan otomatisasi Jasa sulit dibuat dengan otomatisasi
Pengendalian kualitas dapat dilakukan sebelum, setelah, Pendendalian kualitas hanya dilakukan selama proses
dan selama proses produksi pelayanan
Sumber: Heizer dan Render (2008)
Tahap Pengambilan Keputusan
Jangka Panjang
1. Mendefinisikan permasalahan dan faktor yang
memengaruhinya
2. Mengembangkan sasaran yang khusus dan dapat diukur
3. Mengembangkan model, yaitu hubungan antara sasaran
dan variabel yang memengaruhi keputusan tersebut
4. Mengevaluasi berbagai alternatif solusi berdasarkan
manfaat dan kelemahannya
5. Memilih alternatif yang terbaik
6. Menerapkan keputusan yang diambil dan menyusun waktu
atau jadwal pelaksanaannya
Keputusan pada Kondisi yang
Tidak Pasti
• Maximax: memaksimumkan Contoh:
hasil maksimum untuk setiap Membangun pabrik dengan kapasitas besar,
alternatif (Contoh: Kapasitas
kapasitas sedang, atau tidak melakukan apapun
Besar)
• Maximin: meminimalkan hasil
(bertahan)?
Capaian Keuntungan Berdasarkan Kondisi Pasar
untuk setiap alternatif Alternatif Pasti Tidak Pasti
(Bertahan)
• Equally likely: menemukan
Kapasitas Besar
Kapasitas Sedang
Rp. 200.000.000
Rp. 100.000.000
- Rp. 180.000.000
- Rp. 20.000.000
alternatif dengan hasil rata-
Bertahan Rp. 0 Rp. 0
rata tertinggi (Sedang)

Kondisi Pasar Baris Maksimum Baris Minimum Rata-rata


Alternatif Pasti Tidak Pasti
Kapasitas Besar Rp. 200.000.000 - Rp. 180.000.000 Rp. 200.000.000 - Rp. 180.000.000 Rp. 10.000.000
Kapasitas Sedang Rp. 100.000.000 - Rp. 20.000.000 Rp. 100.000.000 - Rp. 20.000.000 Rp. 40.000.000
Bertahan Rp. 0 Rp. 0 Rp. 0 Rp. 0 Rp. 0
Keputusan pada Kondisi Lainnya

• Keputusan pada kondisi berisiko

• Nilai yang diharapkan = (hasil pada alternatif 1 X


probabilitas kondisi 1) + (hasil pada alternatif 2 X
probabilitas kondisi 2) + ......

• Keputusan pada kondisi yang pasti

• Nilai yang diharapkan dari informasi yang


sempurna – Maksimum nilai yang diharapkan
Strategi Operasional

• Sebuah komitmen terhadap seluruh aktivitas yang


telah direncanakan dan yang berada di dalam
perusahaan

• Strategi operasional terkait dengan aktivitas yang


akan dijalankan oleh manajer operasional dengan
memaksimalkan sebaik mungkin semua sumber
daya yang dimiliki oleh perusahaan
Strategi Operasional

• diturunkan dari strategi perusahaan, lingkungan dan


industri, dan sumber daya organisasi
• mengarah pada efisiensi, kualitas, fleksibilitas, dan
ketergantungan menjadi misi operasi
• diturunkan menjadi berbagai kegiatan operasional
baik untuk pelayanan maupun pemanufakturan
• digunakan untuk mengetahui apa yang akan dicapai
di masa mendatang, membantu organisasi
memfokuskan pada sasaran akhirnya, dan
membantu mendefinisikan karakter organisasi
tersebut.
Indikator Strategi Operasional

1.Komitmen terhadap aktivitas yang ada di dalam


perusahaan

2.Keadaan perusahaan yang ada saat ini dan yang


masih direncanakan

3.Proses tranformasi, yaitu aktivitas organisasi bisa


menjadikan masukan sebagai nilai tambah

4.Kompetensi yang unik, yaitu kemampuan spesifik


perusahaan dalam memberikan nilai tambah
6 Fokus Perhatian dalam
Desain Produk

1. Mengurangi kompleksitas produk


2. Standarisasi komponen
3. Perbaikan terhadap aspek fungsional suatu produk
4. Memperbaiki desain pekerjaan dan keamanan
pekerjaan
5. Memperbaiki kemudahan perbaikan terhadap suatu
produk
6. Desain yang sehat dan kuat/ konsisten
Quality Function
Deployment (QFD)
• Merupakan suatu praktek untuk perbaikan proses
yang memungkinkan organisasi untuk memenuhi
harapan pelanggan.

• Manfaat QFD:

1. Mengurangi biaya

2. Meningkatkan pendapatan

3. Pengurangan waktu produksi


Alat Bantu dalam QFD

1. Analytical Hierarchy Process

• digunakan sebagai penetapan prioritas terhadap kebutuhan


dan harapan pelanggan yang telah dijabarkan dalam QFD,
seperti harga, pelayanan, penyampaian/ pengiriman produk,
performansi, jenis, reliabilitas, penampilan, dan sebagainya.

2. Benchmarking

• digunakan untuk membantu para pengambil keputusan untuk


mengetahui kondisi pasar dan kondisi para pesaingnya,
sehingga organisasi/ perusahaan dapat memberikan yang
terbaik bagi pelanggan.
Teknik Mendesain
Produk
1. robust design

2. modular design

3. computer-aided design (CAD)

4. computer-aided manufacturing (CAM)

5. virtual reality technology

6. value analysis
Prinsip dalam Desain Jasa

• Mengenali pelanggan
• Menentukan kebutuhan pelanggan yang mana yang harus
dipuaskan
• Mengembangkan strategi pelayanan dan posisi pelayanan
dalam mencapai keunggulan bersaing
• Mendesain jasa, sistem penyampaian, dan persyaratan SDM
secara simultan (bersamaan)
• Mendesain proses pelayanan dari pandangan pelanggan
• Meminimalkan kesalahan karena ada informasi tentang
pelanggan yang kurang dipahami
• Perbaikan secara terus menerus dan berkesinambungan
Desain Peralatan dan
Pemrosesan
• Desain peralatan dan pemrosesan dilakukan dengan
memperhatikan kapasitas dan kemampuan
karyawan, sehingga tidak ada peralatan maupun
karyawan yang menganggur dan tidak ada yang
overload.

• Pengukuran efektivitas mencakup misalnya


kehandalan (reliability), perawatan (maintainability),
kesiapan operasional (operational readiness),
ketersediaan (availability), penggunaan (usability)
dan seterusnya
Reliabilitas

• Reliabilitas adalah kemampuan produk untuk melaksanakan


fungsi yang diperkirakan pada kondisi tertentu untuk periode
waktu yang telah ditetapkan, atau kemampuan produk untuk
berfungsi pada periode waktu tertentu (Gryna, 2001)
• 4 implikasinya:
1. Kuantifikasi dari reliabilitas yang ditunjukkan dengan
probabilitas
2. Kalimat yang mendefinisikan keberhasilan kinerja produk
3. Kalimat yang mendefinisikan lingkungan di mana peralatan
harus beroperasi/digunakan
4. Kalimat persyaratan waktu operasi di antara kegagalan-
kegagalan