Anda di halaman 1dari 2

KEWASPADAAN UNIVERSAL

No. Dokumen :
SOP No. Revisi :
Tanggal Terbit :
Halaman :

UPTD PUSKESMAS dr. Reza Prima Muharama


CILACAP SELATAN II NIP. 197911212010011012

1. Pengertian Kewaspadaan Universal yaitu tindakan pengendalian infeksi yang


dilakukan oleh seluruh tenaga kesehatan untuk mengurangi risiko
penyebaran infeksi dan didasarkan pada prinsip bahwa darah dan
cairan tubuh dapat berpotensi menularkan penyakit, baik berasal
dari pasien maupun petugas kesehatan.
2. Tujuan Untuk mencegah penularan penyakit infeksi baik dari pasien ke
petugas ataupun dari pasien ke pasien lain melalui cairan tubuh
pasien dengan menjaga higiene sanitasi individu, higiene sanitasi
ruangan, dan sterilisasi peralatan.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Nomor 440/005/SK/Ka Pusk/2018 tentang
Pelayanan Klinis UPTD Cilacap Selatan II.
SK Kepala Puskesmas Nomor 440/ /SK/KaPusk/2018 Tentang
Pelaksanaan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Puskesmas
Cilacap Selatan II.
4. Referensi Permenkes No 27 Tahun 2017 tentang Pedoman Pencegahan dan
Pengendalian Infeksi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan.
Kepmenkes Nomor HK.02.02/MENKES/514/2015 tentang Panduan
Praktek Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama
Kepmenkes Nomor HK 02.02/MENKES/62/2015 Panduan Praktek
Klinis Bagi Dokter Gigi.
Buku Pedoman Pelaksanaan Kewaspadaan Universal di
Pelayanan Kesehatan Cetakan III. (Depkes RI Dirjend P2M dan
Penyehatan Lingkungan, 2010)
5. Prosedur a. Petugas mencuci tangan sebelum dan sesudah memeriksa atau
melakukan tindakan kepada pasien.
b. Petugas mengenakan Alat Pelindung Diri/APD saat melakukan
tidakan invasif dan/atau tindakan pada pasien dengan potensi
risiko infeksi diantaranya dengan menggunakan sarung tangan
untuk mencegah kontak dengan darah dan cairan infeksius
yang lain.
c. Petugas melakukan tindakan medis ke pasien dengan
menggunakan alat-alat yang steril.
d. Petugas mendekontaminasikan alat dan bahan habis pakai
dengan menggunakan cairan chlorin 0,5 % selama 10-15 menit,
selesai melakukan pemeriksaan fisik dan tindakan medis.
e. Petugas mencuci alat-alat yang sudah didekontaminasi dengan
air mengalir.
f. Petugas mensterilkan alat yang sudah dicuci.
g. Petugas memisahkan limbah sesuai jenisnya.
h. Petugas membuang limbah infeksius ke tempat sampah
infeksius, limbah non infeksius di buang ke tempat sampah non
infeksius, serta membuang jarum suntik dan alat tajam sekali
pakai ke safety box.
6. Diagram Alir -
7. Unit Terkait Ruang Pelayanan Rawat Jalan
8. Dokumen -
Terkait
9. Rekam Histori
Perubahan No Yang dirubah Isi Tgl.mulai
Perubahan diberlakukan