Anda di halaman 1dari 3

SKRINING

merupakan Indentifikasi sangkaan terhadap suatu penyakit atau kelainan yang tidak kenal
dengan menggunakan tes, pemeriksaan atau prosedur lainnya yang dapat digunakan dengan
cepat , untuk membedakan orang yang sehat apakah ia mempunyai kemungkinan untuk sakit
atau tidak atau proses yang dimaksudkan untuk mengidentifikasi penyakit – penyakit yang tidak
diketahui atau tidak terdeteksi dengan menggunakan berbagai test/uji yang dapat diterapkan
secara tepat dalam sebuah skala yang besar.

Umumnya suatu kasus disebut penyakit karena adanya gejala yang timbul dan dirasakan.
Oleh karena gejala tersebut masih mempunyai karakteristik subjektif, maka gejala penyakit perlu
dikonfirmasikan dengan suatu alat diagnosis yang pasti untuk membenarkan jenis penyakit
tersebut. Keluhan yang bersifat subjektif tersebut perlu diuji dengan suatu tes konfirmasi.
Thornier dan Remain (1961) menemukan metode yang disebut Screening Tesr Thoner-Remain .
Alat confirm-diagnostic biasanya digunakan pemeriksaan laboratorium , pemeriksaan radiologic
dan lain-lain. Untuk mengetahui data sejumlah kasus dengan keluhan yang sama tersebut adalah
benar suatu jenis penyakit tertentu atau tidak ,perlu ada kriterian. Demikian pula apakah alat
diagnostic yang dipakai untuk membuktikan sejenis penyakit tertentu pada data kasus dengan
keluhan yang sama itu cocok atau tidak, juga memerlukan kriteria.

Oleh karena itu, Thorner-Remain menyusun kriterian beberapa indicator sebagai berikut

1. Sensitivitas = Proporsi true positif di antara sejumlah keluhan yang positif (sakit)
Definisi
Sensitivitas merupakan proporsi mereka yang tidak mengeluh sakit yang pada tes
konfirmasi tetap menunjukkan hasil yang positif
2. Spesifisitas = Proporsi true negative diantara sejumlah orang yang tidak mengeluh sakit.
Definisi
Spesifisitas merupakan proporsi mereka yang tidak mengeluh sakit yang pada tes
konfirmasi tetap menunjukan hasil yang negative
3. Nilai Prediktif = Proporsi true positive diantara total positif
Definisi
Nilai Prediktif merupakan proporsi mereka yang true positive diantara keseluruhan
penderita yang menunjukan hasil tes konfirmasi positif
4. Prevelensi = proporsi total postif dianara populasi penduduk setempat
Definisi
Proporsi total positif pada tes konfirmasi diantara populasi penduduk setempat.

Validalitas suatu alat tes adalah kemampuan suatu tes apakah sudah sesuai dan abash untuk
digunakan bagi konfirmsi suatu jenis penyakit tertentu. Validalitas dapat diukur dengan indikator
sensitivitas dan spesifisitas. Sensitivitas adalah indicator untuk menyatakan tingkat kemampuan
menentukan jumlah penderita yang benar-benar sakit. Spesifisitas adalah indicator untuk
menyatakan tingkat kemampuan menentukan mereka yang benar-benar sakit.

Tujuan Skrining

a. Mengetahui diagnosis sedini mungkin agar cepat terapinya dan deteksi dini penyakit tanpa gejala
atau dengan gejala tidak khas terhadap orang- orang yang tampak sehat, tetapi mungkin
menderita penyakit, yaitu orang yang mempunyai resiko tinggi terkena penyakit (Population at
risk).
b. Mencegah meluasnya penyakit . Dengan ditemukan penderita tanpa gejala dapat dilakukan
pengobatan secara tuntas sehingga tidak membahayakan dirinya atau lingkungan dan tidak
menjadi sumber penularan penyakit.
c. Mendidik dan membiasakan masyarakat untuk memeriksakan diri sedini mungkin
d. Memberi gambaran kepada tenaga kesehatan tentang suatu penyakit (waspada mulai dini).
e. Memperoleh data epidemiologis, untuk peneliti dan klinisi.
f. Mempertahankan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
DAFTAR PUSTAKA

Ryadi