Anda di halaman 1dari 4

18. Makanan apa saja yang dianjurkan untuk penderita anemia?

Anemia merupakan suatu keadaan dimana terjadi penurunan jumlah sel darah merah.

Menurut WHO, anemia didefinisikan sebagai Hb (hemoglobin) kurang 13 g/dl untuk laki-laki

dan kurang 12 g/dl untuk wanita.

Diet Tinggi Zat Besi


Kekurangan zat besi merupakan faktor utama anemia gizi besi (AGB). Pria dewasa angka
kecukupan AKG yang dianjurkan adalah 13 mg/hari, wanita 14-26 mg/hari, sedangkan ibu
hamil ditambah 20 mg dari AKG wanita. Anemia gizi besi (AGB) dapat dicegah dengan
menjalani pola makan sehat dan bervariasi. Pilih bahan pangan yang tinggi akan zat besi,
folat, vitamin B12 dan vitamin C.
Vitamin B12 bermanfaat untuk melepaskan folat sehingga dapat membantu pembentukan sel
darah merah.
Sedangkan vitamin C penting dikonsumsi penderita AGB karena dapat membantu
penyerapan zat besi. Selain diet tinggi zat besi, pemulihan AGB biasanya diperlukan
tambahan suplemen folat, vitamin B12 serta zat besi. Pemulihan terapi diet yang disertai
pemberian suplemen penderita AGB biasanya akan pulih setelah 6 bulan menjalani terapi.

Sumber Zat besi


Daging sapi, daging kambing, ayam, telur, ikan, kerang, hati, teri, dan tempe, kacang-
kacangan, bubuk cokelat, sayuran hijau.
Sumber Vitamin B12
Daging, keju, yoghurt, susu, telur, ayam, hati
Sumber Vitamin C
Jeruk, jambu biji, nanas, apel, stroberi, bayam
Sumber Folat
Jeruk Nipis, buah-buahan, sayuran hijau gelap.

Nutrisi Untuk Penderita Anemia

Nutrisi adalah makanan yang mengandung cukup nilai gizi dan tenaga untuk perkembangan
dan pemeliharaan kesehatan secara optimal.
Makanan yang dianjurkan bagi penderita anemia adalah yang mengandung :

1. Zat Besi ( Fe )

Ati, daging sapi, kuning telur, buah-buahan yang dikeringkan ( misal : kismis ), sayur-
sayuran yang berwarna hijau (kangkung, daun katuk, daun ubi jalar, bayam, daun
singkong, kacang buncis, kacang panjang, dll. ).

2. Asam Folat

Ati, jamur, pisang, apel

3. Protein

Telur, susu, tahu, tempe, kacang-kacangan

Sumber :
Brunner & Suddarth. 2001. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah : Jakarta. EGC.

Makanan yang dianjurkan bagi penderita anemia seorang wanita hamil adalah
makanan yang mengandung :
1. Zat Besi ( Fe )

Zat besi dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin, yaitu protein di sel darah merah yang
berperan membawa oksigen ke jaringan tubuh.

Sedangkan selama kehamilan, volume darah bertambah untuk menampung perubahan pada
tubuh ibu dan pasokan darah bayi. Hal ini menyebabkan kebutuhan zat besi bertambah sekitar
dua kali lipat. Jika kebutuhan zat besi tidak tercukupi, ibu hamil akan mudah lelah dan rentan
infeksi. Risiko melahirkan bayi tidak cukup umur dan bayi dengan berat badan lahir rendah
juga lebih tinggi. Kebutuhan zat besi bagi ibu hamil yaitu sekitar 27 mg sehari. Selain dari
suplemen, zat besi bisa didapatkan secara alami dari daging merah, ikan, unggas, sereal
sarapan yang telah difortifikasi zat besi, dan kacang-kacangan.

2.Asam Folat

Folat merupakan vitamin B yang memegang peranan penting dalam perkembangan embrio.
Folat juga membantu mencegah neural tube defect, yaitu cacat pada otak dan tulang
belakang. Kekurangan folat juga dapat meningkatkan kehamilan kurang umur (prematur),
bayi dengan berat badan lahir rendah (bayi berat lahir rendah/BBLR), dan pertumbuhan janin
yang kurang. Sebenarnya, asam folat sangat diperlukan terutama sebelum kehamilan dan
pada awal kehamilan. Namun, ibu hamil tetap harus melanjutkan konsumsi folat. 600 mg
folat disarankan untuk ibu hamil.

Folat dapat didapatkan dari suplementasi asam folat. Sayuran berwarna hijau (seperti bayam,
asparagus), jus jeruk, pisang, apel, jamur, buncis, kacang-kacangan dan roti gandum
merupakan sumber alami yang mengandung folat.

3.Protein

Protein diperlukan untuk pertumbuhan jaringan pada janin. Ibu hamil membutuhkan sekitar
75 gram protein setiap harinya, lebih banyak 25 gram dibandingkan yang lain. Menambahkan
protein ke dalam makanan merupakan cara yang efektif untuk menambah kalori sekaligus
memenuhi kebutuhan protein. Produk hewani seperti daging, ikan, telur, susu, keju, dan hasil
laut merupakan sumber protein. Selain itu protein juga bisa didapat dari tumbuh-tumbuhan,
seperti: kacang-kacangan, biji-bijian, tempe, tahu, oncom,dll

Sumber :

http//medicastore.com.
JAWABAN PBL

MODUL - 1 (ANEMIA)

YULI ADIYANTI (2009730120)

Tutor : dr.Tjahaja

FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN


UNIVERSITAS MUHAMMADYAH JAKARTA
2010