Anda di halaman 1dari 3

Menimbang : a.

Bahwa penyakit menular membentuk ancaman serius bagi


kesehatan masyarakat.
b. Bahwa rumah sakit menjadi tempat dengan tingginya insiden
penyakit yang disebabkan mikro-organisme yang dengan
mudah menyebar dari pasien ke pasien melalui petugas,
peralatan dan bahan lain yang digunakan untuk perawatan
pasien.
c. Bahwa suplai peralatan dan bahan – bahan untuk penggunaan
medis yang steril memainkan peran penting dalam upaya
mengurangi penyebaran penyakit dalam pelayanan kesehatan.
d. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud
dalam a, b, dan c, perlu diterbitkan Surat Keputusan Direksi
tentang Kebijakan Pelayanan sterilisasi di Rumah Sakit.
Mengingat : 1. Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
nomor: 270/Menkes/SK/III/2007 tentang Pedoman
Manajerial Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah
Sakit dan Fasilitas Kesehatan lainnya.
2. Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
nomor: 382/Menkes/SK/III/2008 tentang Pedoman
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah sakit dan
Fasilitas Kesehatan lainnya.
3. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor:
HK.07.06./III/2371/09 tentang Ijin Penyelenggaraan Rumah
Sakit Mitra Medika Bondowoso.
4. Pedoman Sanitasi Rumah Sakit di Indonesia, Dirjen P2M &
Penyehatan Lingkungan dan Dirjen Pelayanan Medik
Depkes RI, 2002.
5. Buku Pedoman dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit
dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan lainnya, DEPKES RI,
2007
6. Buku Pedoman Manajerial Pencegahan dan Pengendalian
Infeksi di Rumah Sakit dan Fasilitas Kesahatan lainnya,
DEPKES RI, 2007
7. Surat Keputusan Rumah Sakit Mitra Medika Bondowoso
Nomor: Tentang Kebijakan Pengendalian
Infeksi Nosokomial Rumah Sakit Mitra Medika Bondowoso.
8. Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor: Tentang Ijin Penyelenggaraan
Rumah sakit Mitra Medika Bondowoso.
MEMUTUSKAN
Menetapkan :

KEBIJAKAN STERILISASI
RUMAH SAKIT MITRA MEDIKA BONDOWOSO

KESATU : Kebijakan Pelayanan sterilisasi Rumah sakit Mitra Medika


Bondowoso sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini.

KEDUA : Keputusan ini berlaku sejak tanggal diterbitkan dan akan dilakukan
evaluasi setiap tahunnya.

KETIGA : Apabila hasil evaluasi diperluka adanya perbaikan maka akan


dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.