Anda di halaman 1dari 2

Menyelesaikan persoalan di atas dimana diberikan kondisi batas untuk persamaan yang telah

ditentukan. Salah satu algoritma sederhana untuk menyelesaikan permasalahan nilai kondisi
batas ialah “shooting method”. Pada metode ini diasumsikan nilai kondisi awal untuk
permasalahan nilai kondisi batas menjadi permasalahan nilai kondisi awal. Proses ini diulang
sampai penyelesaian permasalahan nilai kondisi awal memenuhi kondisi batas. Kondisi awal
yang tepat untuk penyelesaian soal di atas adalah sebagai berikut:
𝑅
Y = 0 pada ṙ = 𝑅
𝑐

𝑅
Xs = xs0 pada ṙ = 𝑅
𝑐

Dimana kita harus menebak nilai dari Rc dan xs0. Ketika menebak nilai dari Rc dan xs0, kita dapat
memikirkan 2 kasus yang berbeda. Untuk soal 3.6 digunakan kasus 1 (halaman 3-13 buku James
M. Lee). Ketika Rc = 0, asumsi nilai xs0 saat ṙ = 0. Kasus ini adalah ketika laju reaksi dari enzim
lebih lambat jika dibandingkan dengan laju dari transfer massanya yang ditunjukkan dengan
nilai phi yang rendah yaitu 2 (𝜙 = 2).

𝑑2 𝑥𝑠 2 𝑑𝑥𝑠 𝑥𝑠
2
+ − 9𝜙 2 =0
𝑑ṙ ṙ 𝑑ṙ 1 + 𝛽𝑥𝑠

𝑑𝑌 2 𝑥𝑠
= 𝑌 + 9𝜙 2 =0
𝑑ṙ ṙ 1 + 𝛽𝑥𝑠

𝑑𝑥𝑠
=𝑌
𝑑ṙ
𝐶
Catatan: kondisi batas pada soal yakni xs = 0 diganti xs = 1 pada ṙ = 1. Jika xs = 𝐶 𝑠 = 0 pada ṙ = 1
𝑠𝑏
(permukaan luar sphere) maka persoalan nilai kondisi batas tidak bisa dikerjakan, dikarenakan
Cs = 0 pada ṙ = 1 (substrat telah habis pada permukaan luar sphere sehingga tidak akan ada
substrat yang berdifusi ke dalam sphere).