Anda di halaman 1dari 7

Mistar Ingsut (jangka sorong)

Alat ukur ini banyak terdapat di bengkel-bengkel kerja, yang dalam praktek

sehari-hari mempunyai banyak sebutan misalnya jangka sorong, mistar geser, schuitmaat

atau vernier. Pada batang ukurnya terdapat skala ukur yang mana cara bacanya sama

dengan mistar ukur.pada salah satu ujungnya terdapat dua rahang ukur yakni rahang ukur

yang tetap dan rahang ukur yang bergerak, karena adanya dua rahang tersebut maka

mistar ini dapat digunakan untuk mengukur dimensi luar, dimensi dalam, kedalaman dan

ketinggian dari benda ukur.

Selain ada sekala utama juga terdapat sekala tambahan yang sering disebut

sebagai sekala nonius.tingkat ketelitian mistar ini bisa mencapai 0.001inci atau 0.05

milimeter (Gambar.1), selain mistar dengan sekala nonius adapula yang diganti langsung

dengan jarum pengukur. Dan jarum ukur tersebut merupakan angka tambah dari angka

utama. Dan sekarangpun sudah berkembang dengan jenis digital.

Jenis-jenis mistar ingsut

1. Mistar ingsut dengan skala nonius

a. Cara membaca dalam Inci

Pada perhitungan jenis ini pada skala noniusnya biasanya dibagi menjadi 25

bagian atau ada juga yang dibagi hingga mencapai 50 bagian

Disini kita akan membahas yang angka noniusnya dibagi menjadi 25 bagian,

skala utamanya 1 inci yang mana dibagi dalam 10 bagian utama yang diberi no 1

sampai dengan 9 berarti satu bagian skala utama mempunyai jarak 0.1
incimasing-masing bagian dibagi kedalam 4 bagian penting berarti menjadi 0.25

inci.

b. Cara membaca dalam metrik

Sebetulnya cara pengukurannya sama saja dengan yang menggunakan inci

namun disini bedanya pada tingkat ketelitiannya bisa mencapai 0.02 dan ada juga

yang mencapai 0.05 milimeter

2. Mistar ingsut dengan menggunakan jarum jam


Cara Menggunakan Mistar

ingsut

Gambar 1. Jangka sorong dan bagian-bagiannya

1. Gerakkan rahang ukur gerak (rahang geser)

2. sebaiknya jangan mengukur benda ukur dengan hanya bagian ujung dari kedua

rahang ukur tetapi sedapat mungkin harus masuk agak kedalam

3. Harus dipastikan bahwa pada posisi nol dari skala ukur dan kesejajaran muka

rahang ukur betul-betul tepat.

4. Waktu melakukan penekanan kedua rahang ukur pada benda ukur harus

diperhatikan gaya penekanannya

5. Sebaiknya jangan membaca sekala ukur pada waktu mistar ingsut masih

berada pada benda ukur.

6. setelah selesai jangan lupa mistar tersebut dibersihkan

Cara membaca Skala pada jangka sorong

Pengukuran jangka sorong imperial dengan tingkat ketelitian skala utama 1/16"
dan skala nonius 1/128". Pembacaan/penunjukan ukurannya 1 3/128" Dalam

sistim matrik (milimeter), harga satu garis dalam skala nonius adalah

0.1mm,pembacaan pada skala menunjukkan : 26 + 0,9 mm = 26,9 mm. Tanda

panah menunjukkan batasan ukuran (Gambar 2).

Gambar 2. Penunjukan skala pada jangka sorongb. Mistar Ingsut (jangka

sorong)

Alat ukur ini banyak terdapat di bengkel-bengkel kerja, yang dalam praktek

sehari-hari mempunyai banyak sebutan misalnya jangka sorong, mistar geser,


schuitmaat atau vernier. Pada batang ukurnya terdapat skala ukur yang mana cara

bacanya sama dengan mistar ukur.pada salah satu ujungnya terdapat dua rahang

ukur yakni rahang ukur yang tetap dan rahang ukur yang bergerak, karena adanya

dua rahang tersebut maka mistar ini dapat digunakan untuk mengukur dimensi

luar, dimensi dalam, kedalaman dan ketinggian dari benda ukur. Selain ada

sekala utama juga terdapat sekala tambahan yang sering disebut sebagai sekala

nonius.tingkat ketelitian mistar ini bisa mencapai 0.001inci atau 0.05 milimeter

(Gambar.1), selain mistar dengan sekala nonius adapula yang diganti langsung

dengan jarum pengukur. Dan jarum ukur tersebut merupakan angka tambah dari

angka utama. Dan sekarangpun sudah berkembang dengan jenis digital.

macam jenis mistar ingsut, yaitu

> Mistar ingsut dengan skala nonius

a. Cara membaca dalam Inci

Pada perhitungan jenis ini pada skala noniusnya biasanya dibagi menjadi 25

bagian atau ada juga yang dibagi hingga mencapai 50 bagian

Disini kita akan membahas yang angka noniusnya dibagi menjadi 25 bagian,

skala utamanya 1 inci yang mana dibagi dalam 10 bagian utama yang diberi no 1

sampai dengan 9 berarti satu bagian skala utama mempunyai jarak 0.1

incimasing-masing bagian dibagi kedalam 4 bagian penting berarti menjadi 0.25

inci.

b. Cara membaca dalam metrik

Sebetulnya cara pengukurannya sama saja dengan yang menggunakan inci

namun disini bedanya pada tingkat ketelitiannya bisa mencapai 0.02 dan ada juga
yang mencapai 0.05 milimeter

2. Mistar ingsut dengan menggunakan jarum jam

Cara Menggunakan Mistar ingsut

Gambar 1. Jangka sorong dan bagian-bagiannya

1. Gerakkan rahang ukur gerak (rahang geser)

2. sebaiknya jangan mengukur benda ukur dengan hanya bagian ujung dari kedua

rahang ukur tetapi sedapat mungkin harus masuk agak kedalam

3. Harus dipastikan bahwa pada posisi nol dari skala ukur dan kesejajaran muka

rahang ukur betul-betul tepat.

4. Waktu melakukan penekanan kedua rahang ukur pada benda ukur harus

diperhatikan gaya penekanannya

5. Sebaiknya jangan membaca sekala ukur pada waktu mistar ingsut masih

berada pada benda ukur.

6. setelah selesai jangan lupa mistar tersebut dibersihkan

Cara membaca Skala pada jangka sorong

Pengukuran jangka sorong imperial dengan tingkat ketelitian skala utama 1/16"

dan skala nonius 1/128". Pembacaan/penunjukan ukurannya 1 3/128" Dalam

sistim matrik (milimeter), harga satu garis dalam skala nonius adalah
0.1mm,pembacaan pada skala menunjukkan : 26 + 0,9 mm = 26,9 mm. Tanda

panah menunjukkan batasan ukuran (Gambar 2).

Gambar 2. Penunjukan skala pada jangka sorong