Anda di halaman 1dari 12

Rekayasa Hidrologi 2018

TUGAS 2

1. Cari peta topografi dari Bakosurtana (Foto kemudian di print) untuk suatu daerah
2. Tentukan suatu titik di sungai tempat rencana akan di bangun suatu bangunan air
3. Tentukan letak 5 stasiun hujan di peta anda
4. Jika pada DAS tersebut terjadi hujan selama 4 jam berurutan dengan kedalaman
masing – masing jam ke-1 ; 25 mm, jam ke-2 ; 43 mm, jam ke-3 ; 18 mm dan jam ke-
4 ; 13 mm. Hitung hujan rerata DAS dengan metode polygon Thiessen

TUGAS 3

Hitung debit yang terjadi di sungai akibat hujan di atas, pada titik control yang ditentukan,
dengan metode Hidrograf Satuan Sintetik (HSS Gama-I)

KELOMPOK 4 Page 1 of 12
Rekayasa Hidrologi 2018

TUGAS 2
Diketahui :
- Peta yang digunakan adalah peta Kotabunan, dengan skala 1 : 50.000
dan mempunyai 1 titik Kontrol dan 5 stasiun hujan.
- Skala yang digunakan adalah skala 1 : 50.000. Artinya 1 cm di peta
sama dengan 50.000 cm sebenarnya atau 0,5 km.
- Karena peta disalin ke Milimeter Block, maka luas peta dihitung dari
setiap kotak (ukuran 1cm x 1 cm) yang ada. Jadi karena luas kotak
dalam milimeter block adalah 1 cm2 maka luas DAS adalah 0,25 km2
untuk setiap kotak.

Langkah – langkah :

Cari peta topografi dari Bakosurtana (Foto kemudian di print) untuk suatu daerah
Tentukan suatu titik di sungai tempat rencana akan di bangun suatu bangunan air
Tentukan letak 5 stasiun hujan di peta anda
Jika pada DAS tersebut terjadi hujan selama 4 jam berurutan dengan kedalaman
masing – masing jam ke-1 ; 25 mm, jam ke-2 ; 43 mm, jam ke-3 ; 18 mm dan jam ke-
4 ; 13 mm. Hitung hujan rerata DAS dengan metode polygon Thiessen

Dengan mencari :

1. Perhitungan Daerah Aliran Sungai (DAS)


 Analisis Skala
Cara perhitungan dengan menggunakan millimeter blok

SKALA 1: 50.000
1cm digambar = 50.000 cm di lapangan
1 cm = 500 m
= 0,5 km dilapangan
1 cm 1 cm2 = 0,5 km x 0,5 km = 0,25 km2

 Luas DAS = Jumlah kotak keseluruhan x Luas 1 kotak millimeter block


= 153,09 x 0,25 km2
= 38,27 km2

KELOMPOK 4 Page 2 of 12
Rekayasa Hidrologi 2018

 Luas Daerah Pengaruh Tiap Stasiun Terhadap Daerah Aliran Sungai

Syarat poligon thiessen :

a) Apabila titik-titik stasiun pengamatan curah hujan tidak tersebar merata di dalam
DAS, maka cara perhitungan curah hujan wilayah dilakukan dengan
menggunakan metode poligon Thiessen.
b) Dalam metode ini, besarnya pengaruh curah hujan yang jatuh pada suatu daerah
diperhitungkan sebagai faktor bobot luas poligon terhadap luas total.
c) Diasumsikan besarnya jarak pengaruh curah hujan suatu stasiun pengamatan
adalah sebesar 50% jarak antara stasiun pengamatan curah hujan lain yang
berdekatan.
d) Metode Thiessen memberikan hasil perhitungan yang lebih teliti dibandingkan
dengan metode aritmatika.

Langkah-langkah pembuatan polygon thiesen:

a) Hubungkan semua stasiun hujan yang ada menjadi jaring-jaring segitiga, hindari
segitiga tumpul
b) Cari titik tengah dari tiap sisi segitiga
c) Lakukan untuk semua segitiga yang ada
d) Tarik garis tegak lurus tiap sisi segitiga, melewati titik tengah sisi segitiga
e) Lakukan untuk semua segitiga yang ada
f) Garis-garis tadi merupakan batas poligon thiessen
g) Daerah pengaruh dari tiap stasiun adalah daerah yang dibatasi oleh garis-garis tadi.

 Stasiun 1 (Bulud Pononupitan) = Jumlah Kotak x Luas 1 Kotak


= 59,50 x 0,25 km2
= 14,875 km2

 Stasiun 2 (Bulud Kapaegam) = Jumlah Kotak x Luas 1 Kotak


= 8,85 x 0,25 km2
= 2,21 km2

KELOMPOK 4 Page 3 of 12
Rekayasa Hidrologi 2018

 Stasiun 3 (Bulud Sinongkabalaw) = Jumlah Kotak x Luas 1 Kotak


= 7,56 x 0,25 km2
= 1,89 km2

 Stasiun 4 (Bulud Besar) = Jumlah Kotak x Luas 1 Kotak


= 14,5 x 0,25 km2
= 3,625 km2

 Stasiun 5 (Bulud Kokalionsilon) = Jumlah Kotak x Luas 1 Kotak


= 62,68 x 0,25 km2
= 15,67 km2

Jadi Luas DAS Sesuai metode Poligon Thiesen adalah


= S1+ S2 + S3 + S4 + S5
= 14,875 km2 + 2,21 km2 + 1,89 km2 + 3,625 km2 + 15,67 km2
= 38,27 km2

KONTROL LUAS

Ʃ Luas Pengaruh Status = Luas DAS

14,875 km2 + 2,21 km2 + 1,89 km2 + 3,625 km2 + 15,67 km2 = 38,27 km2
= 38,27 km2 = 38,27 km2 (Okk)

2. Perhitungan hujan rerata DAS dengan metode polygon Thiessen


Hitung hujan rerata dengan menggunakan rumus Polygon Thiessen, rumus yang
digunakan seperti dibawah ini :
Rumus :

Rerata (R) = (R1.A1 + R2.A2 + R3.A3 +R4.A4+R5.A5)/(A1+A2+A3++A4+A5)

KELOMPOK 4 Page 4 of 12
Rekayasa Hidrologi 2018

Diketahui Luas setiap daerah pengaruh (stasiun hujan) adalah sebagai berikut :

A1 = 14,875 km2
A2 = 2,21 km2
A3 = 1,89 km2
A4 = 3,625 km2
A5 = 15,67 km2
A Total = 38,27 km2

Setiap Luas stasiun dikalikan dengan data hujan pada masing-masing stasiun dan
dibagi luas DAS keseluruhan. Hasilnya ditampilkan pada tabel analisis hujan rerata
DAS seperti dibawah ini.

Data Hujan Harian Maksimum setelah dikoreksi, R (mm) R*A Hujan Rerata DAS
No Tahun Jumlah
Stasiun 1 Stasiun 2 Stasiun 3 Stasiun 4 Stasiun 5 Stasiun 1 Stasiun 2 Stasiun 3 Stasiun 4 Stasiun 5 (mm)
1 2002 58.6 73.6 58.3 52.4 52 871.14 162.75 110.12 190.11 814.84 2,148.95 56.1524
2 2003 147 162 199 104 177 2,186.63 358.02 376.11 377.00 2,773.59 6,071.35 158.6450
3 2004 155 147 238 65 129 2,305.63 324.87 449.82 235.63 2,021.43 5,337.37 139.4662
4 2005 143 167 83 203 143 2,127.13 369.07 156.87 735.88 2,240.81 5,629.75 147.1061
5 2006 149 163 229 188 205 2,216.38 360.23 432.81 681.50 3,212.35 6,903.27 180.3832
6 2007 193 144 99 240 189 2,870.88 318.24 187.11 870.00 2,961.63 7,207.86 188.3422
7 2008 209 191 177 248 183 3,108.88 422.11 334.53 899.00 2,867.61 7,632.13 199.4284
8 2009 253 124 252 185 225 3,763.38 274.04 476.28 670.63 3,525.75 8,710.07 227.5952
9 2010 76 121 163 192 66 1,130.50 267.41 308.07 696.00 1,034.22 3,436.20 89.7883
10 2011 132 165 123 131 180 1,963.50 364.65 232.47 474.88 2,820.60 5,856.10 153.0205
Luas Daerah Pengaruh, 14.88 2.21 1.89 3.63 15.67
A (km^2) 38.27

KELOMPOK 4 Page 5 of 12
Rekayasa Hidrologi 2018

Dibawah ini adalah Tabel hujan Rerata DAS selama 10 tahun :

Tabel Hujan Rata-rata selama 10 tahun :

No Tahun Hujan Rerata DAS (mm)

1 2002 56.2
2 2003 158.6
3 2004 139.5
4 2005 147.1
5 2006 180.4
6 2007 188.3
7 2008 199.4
8 2009 227.6
9 2010 89.8
10 2011 153

KELOMPOK 4 Page 6 of 12
Rekayasa Hidrologi 2018

TUGAS 3

Hitung debit yang terjadi di sungai akibat hujan di atas, pada titik control yang ditentukan,
dengan metode Hidrograf Satuan Sintetik (HSS Gama-I)

Analisa yang digunakan untuk menghitung debit banjir pada DAS Kotabunan
dilakukan dengan metode Hidrograf Satuan Sintetik (HSS Gama-I). Metode perhitungan
adalah berdasarkan parameter – parameter DAS yang diukur dari peta Topografi DAS
Kotabunan.

Langkah – langkah :

Rubah Hujan Rencana Menjadi Hujan Jam – jam-an, menggunakan Pola Hujan
Jam – jaman Daerah
Jika pada DAS tersebut terjadi hujan selama 4 jam berurutan dengan kedalaman
masing – masing jam ke-1 ; 25, jam ke-2 ; 43 mm, jam ke-3 ; 18 mm dan jam ke-4 ;
13 mm, maka :
Jam ke - 1 2 3 4
Hujan Jam - jam (mm) 25 43 18 13

Hitung Hujan Efektif ( Hujan Efektif : hujan yang menyebabkan aliran)

−6 )𝑥𝐴2 −13
𝐴 4
𝛷 𝐼𝑛𝑑𝑒𝑘𝑠 = 10,4903 − ((3,859𝑥10 ) + 1,6985𝑥10 𝑥( )
𝑆𝑁

38,27 4
= 10,4903 – ((3,859x10-6) x 38,272) + 1,6985 x 10-13 x ( 0,57 )

−6 )𝑥𝐴2 −13
𝐴 4
𝛷 𝐼𝑛𝑑𝑒𝑘𝑠 =
= 10,4903 − ((3,859𝑥10
10,48465169 ) + 1,6985𝑥10
= 10,48 mm/jam 𝑥( )
𝑆𝑁

Hujan Efektif = Hujan rencana Jam – jaman – Hujan yang hilang (Φ indeks)
4
= Hujan Jam – jaman - 10,48 mm/jam 𝐴
𝛷 𝐼𝑛𝑑𝑒𝑘𝑠 = 10,4903 − ((3,859𝑥10−6 )𝑥𝐴2 ) + 1,6985𝑥10−13 𝑥 ( )
𝑆𝑁
Jam ke - 1 2 3 4
Hujan Jam - jam (mm) 25 43 18 13
Hujan efektif (mm) 14.52 32.52 7.52 2.52
−6 )𝑥𝐴2 −13
𝐴 4
𝛷 𝐼𝑛𝑑𝑒𝑘𝑠 = 10,4903 − ((3,859𝑥10 ) + 1,6985𝑥10 𝑥( )
𝑆𝑁

KELOMPOK 4 Page 7 of 12
−6 )𝑥𝐴2 −13
𝐴 4
𝛷 𝐼𝑛𝑑𝑒𝑘𝑠 = 10,4903 − ((3,859𝑥10 ) + 1,6985𝑥10 𝑥 ( )
𝑆𝑁
Rekayasa Hidrologi 2018

Parameter – paremeter DAS yang di ukur dari peta Topografi DAS Kotabunan, sebagai
berikut :

Menentukan Jumlah Sungai Pada Setiap Tingkatan – Tingkatan Sungai


Orde Sungai
- Jumlah Pangsa Sungai Tingkat I = 60 buah
- Jumlah Panga Sungai Tingkat II = 23 buah
- Jumlah Panga Sungai Tingkat III = 11 buah
- Jumlah Panga Sungai Tingkat IV = 12 buah

Jumlah sungai semua tingkat = 106 buah

Mengukur Panjang Sungai Pada Setiap Tingkatan – Tingkatan Sungai


Panjang Sungai

Sungai Tingkat I = 90,27 cm x 0,5 = 45,1 km

Panjang sungai semua tingkat = 136,45 cm x 0,5 = 68,225 km

Panjang Sungai Utama (L) = 22,5 cm x 0,5 = 11,25 km

Jumlah Pertemuan sungai (JN) = 56

Luas DAS (A) = 38,27 km2

KELOMPOK 4 Page 8 of 12
Rekayasa Hidrologi 2018

Menghitung Variabel – Variabel Parameter DAS Kotabunan :

1. Faktor Sumber (SF)


𝑃𝑎𝑛𝑗𝑎𝑛𝑔 𝑆𝑢𝑛𝑔𝑎𝑖 𝑡𝑘𝑡 1
𝑆𝐹 =
𝑃𝑎𝑛𝑗𝑎𝑛𝑔 𝑆𝑢𝑛𝑔𝑎𝑖 𝑆𝑒𝑚𝑢𝑎 𝑡𝑖𝑛𝑔𝑘𝑎𝑡

45,1
= = 0,66
68,225

2. Frekuensi Sumber (SN)

𝐽𝑚𝑙 𝑃𝑎𝑛𝑔𝑠𝑎 𝑆𝑢𝑛𝑔𝑎𝑖 𝑡𝑘𝑡 1


𝑆𝑁 =
𝐽𝑚𝑙 𝑆𝑢𝑛𝑔𝑎𝑖 𝑆𝑒𝑚𝑢𝑎 𝑡𝑖𝑛𝑔𝑘𝑎𝑡

60
= 106
= 0,57

3. Faktor Lebar (WF)

WU 1,25
WF = = = 0,23
WL 5,4

4. Luas DAS Sebelah Hulu (RUA)

𝐴𝑈
𝑅𝑈𝐴 =
𝐴

22,635
= 38,27
= 0,591

5. Faktor Simetri (SIM)


Faktor simetri ditetapkan sebagai hasil perkalian antara faktor lebar (WF) dengan
luas relatif DAS sebelah hulu (RAU)
SIM = WF x RUA
= 0,23 x 0,591 = 0,39

KELOMPOK 4 Page 9 of 12
Rekayasa Hidrologi 2018

Kemiringan Sungai (S)


𝐸𝑙𝑒𝑣𝑎𝑠𝑖 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑢𝑚 − 𝐸𝑙𝑒𝑣𝑎𝑠𝑖 𝑀𝑖𝑛𝑖𝑚𝑢𝑚
𝑆=
𝐿

1497−100 L = 11,35 km = 11.350 m


= 11.350
= 0,12

Kerapatan Jaringan Kuras (D)


𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑃𝑎𝑛𝑗𝑎𝑛𝑔 𝑆𝑢𝑛𝑔𝑎𝑖 𝑆𝑒𝑚𝑢𝑎 𝑇𝑖𝑛𝑔𝑘𝑎𝑡
𝐷 =
𝐿𝑢𝑎𝑠 𝐷𝐴𝑆

68,225
= 38,27
= 1,78 km

Dengan beberapa data tersebut dihitung beberapa parameter berikut ini :

1) Waktu puncak HSS Gama 1 (TR) dihitung dengan Persamaan berikut :

11,25 3
= 0,43𝑥 (100 𝑥 0,66) + 1,0665 𝑥 0,39 + 1,2775

= 1,702851557 = 1,7 jam

2) Debit puncak banjir ( QP ) dihitung dengan Persamaan berikut :

= ( 0,1836 x ( 38,27 0,5886 )) x (1,7029 -0,4008 ) x ( 56 0,2381 )

= 3,304692686 = 3,30 m3/detik

3) Waktu dasar (TB) dihitung dengan Persamaan berikut :

= 27,4132 x 1,7029 0,1457 x 0,120,00986 x 0,57 0,7344 x 0,591 0,2574


= 16,68573351 = 16,69 jam

4) Koefisien resesi (K) dihitung dengan Persamaan berikut :

= 0,5617 x 38,27 0,1798 x 0,12-0,1446 x 0,66-1,0897 x 1,78 0,0452

= 3,828436399 = 3,83 jam

KELOMPOK 4 Page 10 of 12
Rekayasa Hidrologi 2018

5) Aliran dasar (QB) dihitung dengan Persamaan berikut :

= 0,4715 x 38,27 0,6444 x 1,78 0,9430


= 8.58128 = 8,58 m3/d

6) Membuat Unit Hidrograf

Tabel.Perhitungan Resesi Unit Hidrograf

t (jam) Qp k (jam) t/k e^(-t/k) Qt = (e^(-t/k)) * Qp


0 3.3047 3.8284 0.0000 0.0000 0.0000
1 3.3047 3.8284 0.2612 0.7701 2.5450
2 3.3047 3.8284 0.5224 0.5931 1.9600
3 3.3047 3.8284 0.7836 0.4568 1.5094
4 3.3047 3.8284 1.0448 0.3518 1.1625
5 3.3047 3.8284 1.3060 0.2709 0.8952
6 3.3047 3.8284 1.5672 0.2086 0.6894
7 3.3047 3.8284 1.8284 0.1607 0.5310
8 3.3047 3.8284 2.0896 0.1237 0.4089
9 3.3047 3.8284 2.3508 0.0953 0.3149
10 3.3047 3.8284 2.6120 0.0734 0.2425
11 3.3047 3.8284 2.8732 0.0565 0.1868
12 3.3047 3.8284 3.1344 0.0435 0.1438
13 3.3047 3.8284 3.3956 0.0335 0.1108
14 3.3047 3.8284 3.6568 0.0258 0.0853
15 3.3047 3.8284 3.9180 0.0199 0.0657
16 3.3047 3.8284 4.1793 0.0153 0.0506
17 3.3047 3.8284 4.4405 0.0118 0.0390
18 3.3047 3.8284 4.7017 0.0091 0.0300
19 3.3047 3.8284 4.9629 0.0070 0.0231
20 3.3047 3.8284 5.2241 0.0054 0.0178
21 3.3047 3.8284 5.4853 0.0041 0.0137
22 3.3047 3.8284 5.7465 0.0032 0.0106
23 3.3047 3.8284 6.0077 0.0025 0.0081
24 3.3047 3.8284 6.2689 0.0019 0.0063

KELOMPOK 4 Page 11 of 12
Rekayasa Hidrologi 2018

Qt

t (jam)

KELOMPOK 4 Page 12 of 12