Anda di halaman 1dari 17

PROGRAM KERJA DISASTER PLAN

BAB I
PENDAHULUAN

Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan


mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baikoleh factor
alamdan atau factor non alam maupun factor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya
korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.
Ada bencana internal dan bencana ekternal.
Berdasarkan UU RI no 24 tahun 2007, tentang penanggulangan bencana, maka RSI
SAKINAH Mojoketo berkewajiban melaksanakan program penanggulangan bencana.
Maka RSI SAKINAH Mojoketo juga harus menaati yang peraturan yang sudah ada. Serta
terlibat dalam menanggulangi bencana dan membantu korban pasca terjadinya bencana
baik dalam lingkup RSI SAKINAH Mojoketo maupun masyarakat sekitar.
Pelaksanaan Program Penanggulangan Bencana (Disaster Plan) masuk dalam
program Manajemen Fasilitas dan Keselamatan di RSI SAKINAH Mojoketo. Program ini
dilaksanakan secara bertahap dan terus menerus dengan menitik beratkan pada aspek
peningkatan kesiapan dan kesigapan rumah sakit beserta seluruh karyawan/staff dalam
menanggulangi bencana yang terjadi, baik bencana di dalam rumah sakit maupun di luar
rumah sakit.
Program disaster plan ini berisikan agenda yang terdapat dalam kurun waktu satu
tahun yang dilakukan Tim K3RS di rumah sakit. Dengan adanya program tahunan Disaster
Plan di RSI SAKINAH Mojoketo dalam menanggapi bencana selalu dalam keadaan siap
dan sigap.

Program Kerja Disaster Plan 2017 1


BAB II
LATAR BELAKANG

Program Disaster Plan Di RSI SAKINAH Mojoketo Surabaya tahun 2017 belum
terlaksana sepenuhnya, masih ada kegiatan yang belum terlaksana diantaranya adalah
pelatihan dan simulasi Disaster Management dan Emergency Response dan pembentukan
tim tanggap bencana. Dari hal tersebut dibuatlah program yang sama di tahun 2017 untuk
mengelola SDM yang ada di RSI SAKINAH Mojoketo dalam hal menangani bencana
yang mungkin akan terjadi serta mengadakan pelatihan ulang untuk simulasi pengamanan
kebakaran.
Diharapkan jika ada bencana masal yang terjadi baik itu internal maupun eksternal
maka yang perlu diperhatikan adalah kesigapan seluruh lini di RSI SAKINAH Mojoketo,
dapat memahami peranan apa saja yang bisa dilakukan dan komunikasi yang baik antara
manajemen maupun direksi kepada korban , keluarga korban , polisi , media massa atau
siapapun yang ingin mendapatkan keterangan lebih jelas tentang kejadian tersebut.

Program Kerja Disaster Plan 2018 2


BAB III
TUJUAN

A. Tujuan Umum
Meminimalkan / mengurangi kerugian yang dialami RSI SAKINAH Mojoketo apabila
terjadi bencana masal baik itu eksternal maupun internal.
b. Tujuan Khusus
1) Terlaksananya kemampuan karyawan RSI SAKINAH Mojoketo dalam
penanggulangan bencana
2) Terbentuknya tim code red dengan segala alurnya
3) Terbentuknya tim code orange dengan segala alurnya

Program Kerja Disaster Plan 2018 3


BAB IV
KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

a. Kegiatan Pokok :
1) Identifikasi Bencana Internal dan Eksternal
2) Pembentukan Tim Tanggap Bencana beserta pembagian tugas
3) Penyusunan Disaster Plan
4) Pelatihan dan Simulasi Disaster Plan
Memberikan pelatihan kepada seluruh karyawan / staf RSI SAKINAH Mojoketo
tentang penanggulangan bencana yang terjadi di dalam maupun di luar RSI
SAKINAH Mojoketo agar semua karyawan / staf tanggap dan berkompeten dalam
penanggulangan bencana yang akan terjadi.
5) Monitoring Kesiapan Menghadapi Bencana di Unit Independen
6) Kelengkapan Sarana dan Prasarana

b. Rincian Kegiatan :
1) Identifikasi Bencana Internal dan Eksternal
Bencana Internal meliputi:
a. Kebakaran/Korsleting listrik
Kebakaran gedung terkait dengan kecerobohan manusia diantaranya
pembangunan gedung/rumah yang tidak mengikuti standard keamanan
bangunan serta perilaku manusia. Hubungan arus pendek listrik, meledaknya
kompor serta kobaran api akibat lilin/lentera untuk penerangan merupakan
sebab umum kejadian kebakaran permukiman/gedung.
b. Gedung runtuh
Gedung rumah sakit yang runtuh bisa terjadi karena gempa bumi dan struktur
bangunan yang kurang diperhitungkan.
Bencana eksternal meliputi :
a. Kecelakaan lalu lintas massal
Kecelakaan yang terjadi membawa banyak korban mengharuskan rumah sakit
harus siap dan sigap untuk menangani hal tersebut. Rumah sakit harus bisa
menangani korban dan mempersiapkan tempat untuk menampung semua
korban.
b. Korban keracunan makanan massal
Korban keracunan makanan missal memerlukan banyak tempat untuk
perawatan dan tindakan medis yang cepat. Untuk menangani hal tersebut
rumah sakit harus siap dan sigap untuk menanganinya dari tenaga medis sa
c. Gempa bumi

Program Kerja Disaster Plan 2018 4


Bencana yang dapat timbul oleh gempa bumi ialah berupa kerusakan atau
kehancuran bangunan (rumah, sekolah, rumah sakit dan bangunan umum lain),
dan konstruksi prasarana fisik (jalan, jembatan, bendungan, pelabuhan
laut/udara, jaringan listrik dan telekomunikasi, dll), serta bencana sekunder
yaitu kebakaran dan korban akibat timbulnya kepanikan.
d. Banjir
Indonesia daerah rawan bencana, baik karena alam maupun ulah manusia.
Hampir semua jenis bencana terjadi di Indonesia, yang paling dominan
adalah banjir tanah longsor dan kekeringan. Banjir sebagai fenomena alam
terkait dengan ulah manusia terjadi sebagai akibat akumulasi beberapa faktor
yaitu : hujan, kondisi sungai, kondisi daerah hulu, kondisi daerah budidaya
dan pasang surut air laut.

2) Pembentukan Tim Tanggap Bencana beserta pembagian tugas


a) Tim pelaksana intern
Tim yang dibentuk untuk penanggulangan bencana yang ada di dalam
lingkungan RSI SAKINAH Mojoketo yang sudah dibekali dengan keahlian
melalui pelatihan tanggap bencana.
Kegiatan pada saat bencana:
 Bila Terjadi Gempa Bumi / Gedung Runtuh:
 Jika berada dalam bangunan, usahakan tetap tenang dan tidak
panic.
 Gunakan pintu dan tangga darurat untuk keluar
 Jangan menggunakan lift atau eskalator
 Usahakan mengetahui tempat evakuasi agar anda bisa langsung tahu
tempat untuk menyelamatkan diri ketika gempa bumi terjadi.
 Anda bisa berlindung dibawah meja dan lindungi kepala dengan tas
atau tangan, usahakan untuk tidak berada dekat dengan lemari atau
barang pecah belah dan segera keluar dari gedung begitu getaran
gempa selesai.
 Berusahalah untuk tetap tenang dan lihat daerah sekitar untuk
menemukan jalur evakuasi
 Tutupi kepala dan wajah dengan jaket, selimut, koran atau kardus
untuk melindungi diri dari barang dan kaca yang berhamburan
 Jika ada yang terluka bawalah oarng tersebut ketempat yang aman
dan berikan pertolongan pertama

Program Kerja Disaster Plan 2018 5


 Jangan menggunakan lift atau memakai tangga yang rusak
 Mengevakuasi pasien dan pengunjung menuju titik kumpul dan
memberikan himbauan untuk menjauhi bangunan

 Kebakaran:
 Terprogram sendiri
 Banjir
 Jangan panik
 Mengevakuasi pasien, pengunjung, dan selamatkan dokumen, alat –
alat ketempat yang lebih tinggi
 Menjauhi kabel atau instalasi listrik lainnya / mematikan peralatan
listrik / sumber listrik
 Apabila terjebak dalam bangunan, raih benda yang bisa mengapung
 Menghindari memasuki wilayah yang rusak kecuali dinyatakan aman
missal bangunan yang rusak atau pohon yang miring
 Keracunan Masal
 Bantu untuk posisi yang nyaman
 Berikan air mineral
 Bekerja sama dengan paramedis untuk memberikan perawatan dan
jika perlu bekerja sama dengan pelayanan kesehatan diluar rumah
sakit
 Wabah
 Mematuhi tindakan pencegahan berupa isolasi terhadap kontak
(menggunakan sarung tangan dan pakaian yang menutupi seluruh
tubuh)
 Mengisolasi pasien yang terinfeksi
 Larangan bekerja terhadap petugas yang memiliki gejala infeksi
 Sering melakukan pembersihan dan penyedotan debu pada tempat
kontruksi dan area yang berdekatan dengan tempat kontruksi
b)Tim pelaksana lapangan
Tim yang dibentuk untuk menanggulangi bencana yang ada di luar RSI
SAKINAH Mojoketo
Berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah
(BNPBD) untuk bencana-bencana di luar rumah sakit dan berkoordinasi
dengan Dinas terkait (PMK, PMI, Dinas Kesehatan Kota)
Pelatihan dan simulasi Penanggulangan bencana
a) Penanggulangan bencana eksternal : Pelatihan disaster management dan
emergency response

Program Kerja Disaster Plan 2018 6


b) Penanggulangan bencana internal : Pelatihan dan simulasi tanggap darurat
kebakaran

4) Penyusunan Disaster Plan


Disaster Plan disusun dengan cara:
a. Menetapkan jenis kemungkinan dan konsekuensi dari bahaya jenis bencana.
Lihat identifikasi eksternal dan internal.
b. Menetapkan peran rumah sakit dalam kejadian tersebut
c. Strategi komunikasi dalam kejadian
d. Pengelolaan sumber daya dalam kejadian, termasuk sumber daya alternative
e. Pengelolaan kegiatan klinis pada waktu kejadian termasuk alternative tempat
pelayanan
f. Identifikasi dan penugasan peran dan tanggung jawab staf pada saat kejadian
g. Peroses untuk mengelola keadaan darurat bila terjadi pertentangan antara staf
secara pribadai dengan tanggung jawabnya dalam hal penugasan pelayanan
pasien.

5) Pelatihan dan Simulasi Disaster Plan

6) Monitoring Kesiapan Menghadapi Bencana di Unit Independen


Mengadakan simulasi berkala tentang kesiapan disaster plan

7) Kelengkapan Sarana dan Prasarana


Pengadaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan:
 Call center (Radiophone)
 Obat-obatan
 Emergency kit
 APD (sepatu, kacamata, helm, sarung tangan, baju anti kebakaran)

Program Kerja Disaster Plan 2018 7


ALUR PENANGGULANGAN BENCANA

Program Kerja Disaster Plan 2018 8


BAB IV
Cara Melaksanakan Kegiatan

A. Pembentukan Tim Tanggap Bencana


1) Tim pelaksana intern
Menentukan tim pelaksana intern yang terdiri dari :
a) Penanggung Jawab : Direktur RSIA IBI Surabaya
b) Anggota :
(1) Code Red
(2) Code Orange
(3) Code White
2) Tim pelaksana lapangan
Menentukan tim pelaksana Lapangan yang terdiri dari :
a) Ketua : Kepala Instalasi Prasarana Rumah Sakit
b) Anggota : Dokter IGD, Perawat IGD, Sopir Ambulance, security

B. Pelatihan Penanggulangan bencana


1) Penanggulangan bencana eksternal : Pelatihan disaster management dan
emergency response
Mengadakan sosialisasi, pelatihan dan simulasi disaster management dan
emergency response untuk semua karyawan medis maupun non medis bekerja
sama dengan pihak ke tiga. Materi pelatihan meliputi :
a) Strategi komunikasi pada kejadian bencana
b) Pengelolaan sumber daya pada saat bencana, termasuk sumber daya alternatif
c) Tugas dan tanggung jawab petugas tanggap darurat
d) Pengelolaan kegiatan klinis pada waktu kejadian
2) Penanggulangan bencana internal : Pelatihan dan simulasi tanggap daruat
kebakaran. Mengadakan sosialisasi, pelatihan dan simulasi penanganan kebakaran
mulai dari cara penanggulangan kebakaran sampai dengan evakuasi korban dan
inventaris dengan pihak ke tiga. Materi Pelatihan meliputi :
a) Cara menanggulangi kebakaran
b) Evakuasi korban, dokumen dan alat medis
c) Strategi komunikasi pada kejadian bencana
d) Pengelolaan sumber daya pada saat bencana, termasuk sumber daya alternatif
e) Tugas dan tanggung jawab petugas tanggap darurat
f) Pengelolaan kegiatan klinis pada waktu kejadian

C. Strategi Informasi pada Saat Kejadian


Tim tanggap bencana berkomunikasi melalui Handy talkie dan sarana komunikasi
intercom dengan nomor khusus 120 yang terhubung dengan Security

Program Kerja Disaster Plan 2018 9


D. Sumber Daya Manusia
1) Kepala Bidang Keperawatan mempunyai tanggung jawab untuk mengerahkan
tenaga alternative untuk petugas keperawatan
2) Kepala Bidang Pelayanan Medis bertanggung jawab untuk mengerahkan tenaga
medis
3) Kepala Bagian Umum bertanggung jawab untuk mengadakan tempat dan sarana
rawat inap

Program Kerja Disaster Plan 2018 10


BAB V
SASARAN

Terciptanya Rumah sakit beserta karyawan didalamnya yang siap dan sigap dalam
menghadapi kejadian bencana internal maupun eksternal rumah sakit.

Program Kerja Disaster Plan 2018 11


BAB VI
JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN

No Kegiatan Jadwal Status


1 Pelatihan disaster management dan Februari 2018 Terlaksana
emergency renponse

2 Pelatihan dan simulasi tanggap darurat Februari 2018 terlaksana


kebakaran

Program Kerja Disaster Plan 2018 12


BAB VII
MONITORING DAN EVALUASI

Monitoring dan evaluasi dilakukan periodik setiap 1 tahun sekali kepada seluruh
karyawan rumah sakit , diberikan baik itu post test dan pre test dan pemberian materi
ulang untuk mengingat kembali materi yang telah diberikan.

Program Kerja Disaster Plan 2018 13


BAB VIII
LAPORAN DAN ALUR PELAPORAN

Laporan dan Alur pelaporan bencana dikolektif dari seluruh aspek yang terlibat pada saat
bencana terjadi kemudian diberikan kepada Komandan bencana dan dilaporkan kepada
Direksi RSI SAKINAH Mojokerto.

Program Kerja Disaster Plan 2017 14


BAB IX
PENUTUP

Dengan adanya program kerja yang telah dibuat ini diharapkan terkontrolnya dan
terawasinya kinerja keselamatan dan keamanan di RSI SAKINAH Mojoketo dan program
kerja ini dibuat sebagai acuan dalam pelaksanaan program kerja di tahun 2019.

Program Kerja Disaster Plan 2018 15


Program Kerja Disaster Plan 2018 16