Anda di halaman 1dari 10
mu Pendidikan tus 1995, Jilid 2 Nomor 3, h. 243-252 -MENGHADAPI TANTANGAN MODERNISASI DENGAN _ MEWUJUDKAN KUALITAS MANUSIA INDONESIA PENEGUHAN PENDIDIKAN MORAL ASEP MAHPUDZ_ ABSTRACT. Moral education is salient to promote the quality of the "Indonesian man in facing the modernization in this era of information and globalization. Furthermore, this article describes more specifically the ‘parameters of self- actualization in line with the AlQuran and its realization in the form of development through more concrete steps and educational approaches. The last part of this article discusses some essential points in ‘order to invigorate the moral education in the future and in turn to equalize the effort in mastering science and technology Pendahuluan “Topik permasalshan yang sedang hangat dibicarakan dalam konteks ke-Indonesiaan sekarang ini adalah kualitas manusia Indonesia. Apalagi bila dihadapkan dengan Pembangunan, posisi manusia menjadi sentral di dalam Pennant pnberuan ag kiana ate bertujuan untuk Kesejahteraan dan peningkatan taraf hidup manusia. Namun perlu pula disadari bahwa dalam proses pembangunan itu timbul hal positif ddan juga negatif. Rekayasa sosial ini membawa implikasi terhadap_posisi manusia, Manusia yang tidak berkualitas jelas akan sangat sulit untuk ber- pies ea peer ahah Sn Sel eae yrs Pembangunan Nasional seperti yang telah ditetapkan di dalam GBHN pada dasamya bertujuan untuk mencapai masyarakat adil makmur Pada Pancasla. Bila dikaji lebih lanju, hal ini sanga dtentukan 243 24 Asep Mahpudz olch kualitas manusianya selaku pemegang Kendali pembangunan. Istilah ‘manusia Indonesia ‘yang diacu adalah pembangunan manusia seutuhnnya. Jika demikian ‘manusia itu. yn a ue eee alias came Sherer rasi dan selaras dalam hidup dan kehidupannya. Ini dalam dan vas schab terkandang dimensi duniawi dan akira, inidaneik ddiri dan masyarakat dan lain-lain. ‘Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Kami telah menciptakan ma- ‘tusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya." (QS. 95:4). Selanjutnya di dalam QS 17:70 dinyatakan “Dan sesungguhnya telah kami muliakan anak-anak ‘Adam, Kami angkut mercka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki’ yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang, ‘hingga tergelincir dari jalan yang lurus. Berkaitan dengan hal ini menjadi sangat penting bagi kita untuk ‘membahas kualitas manusia Indonesia yang menjadi harapan, sehingga kelak dapat memecahkan perscalan yang menghadang kita, apalagi pada era informasi dan globalisasi sekarang ini, Kemudian daripada itu kiranya diper- lukan pembahasan tentang pentingnya pendidikan moral terutama bagi masyarakat Indonesia baik secara formal maupun nonformal sehingga dapat diri masing-masing schingga siap menghadapi masa depan. Pendidikan Moral dan Posisi Manusia Telah dikemukakan bahwa manusia memiliki posisi dan kedudukan yang mulia dan berwujud sempuma dibandingkan dengan makhluk lain. Na- ‘mun terkadang manusia tergelincir ke dalam posisi yang rendah bahkan lebih rendah dari hewan. Selaku manusia mestinya seorang manusia itu memiliki rasa kemanusiaan. Hal yang istimewa yang dimiliki mamusia adalah adanya fikir dan dzikir. Dengan ini manusia dapat mengenali mana yang ik serta mana yang buruk, mana yang indah dan mana yang jelek, dan Yang benar dan mana yang salah, Inilah yang lazim disebut dengan mo- Pengertian moral berkaitan erat dengan kesadaran moral yakni kesa- fentang diri sendiri, di dalamnya kita melihat diri sendiri bechadapan ~ selaku makhluk sosial, setiap individu selalu terlibat dalam komu- vnikasi dengan orang lain yang peranannya itu tidak ditentukan sendiri mela- jnkan tergantung dari keterlibatannya di dalam situasi tersebut. Maka secara