Anda di halaman 1dari 2

1.

Jika sebuah benda dicelupkan ke dalam zat cair, maka benda tersebut akan mendapat
gaya yang disebut gaya apung (gaya ke atas) sebesar berat zat cair yang
dipindahkannya.
2.
Kategori

Pernyataan Be Sal
nar ah

Benda dapat terapung bila massa jenis benda lebih besar dari massa jenis zat cair. √

Benda dapat terapung bila massa jenis benda lebih kecil dari massa jenis zat cair. √

Benda dapat melayang bila massa jenis benda sama dengan massa jenis zat cair. √

Benda dapat tenggelam bila massa jenis benda lebih besar dari massa jenis zat
cair. √

Terapung, melayang dan tenggelam dipengaruhi oleh volume benda. √

Terapung, melayang dan tenggelam dipengaruhi oleh berat dan massa benda. √

3. Karena badan kapal laut mempunyai rongga udara sehingga volume air laut yang
dipindahkan oleh kapal tersebut cukup besar sehingga sesuai prinsip Archimedes,
kapal laut mendapatkan gaya apung yang cukup besar untuk menahan bobot kapal
sehingga kapal dapat mengapung di permukaan air, sedangkan pada paku tidak
memiliki rongga udara sehingga tenggelam dalam air.
4. Volume balok𝑉𝑏 = 0,2 𝑥 0,1 𝑥 0,3 = 0,006 𝑚3 = 6 𝑥 10−3 𝑚3
2
Ambil percepatan gravitasi 𝑔 = 10 𝑚⁄𝑠
3
a) Balok dicelupkan seluruhnya kedalam minyak (𝜌𝑓 = 800 𝑘𝑔⁄𝑚 ), artinya
𝑉𝑏𝑓 = 𝑉𝑏 = 6 𝑥 10−3 𝑚3
𝐹𝑎 = 𝜌𝑓 𝑉𝑏𝑓 𝑔 = (800)(6 𝑥 10−3 )(10) = 48 𝑁
Jadi gaya apung pada balok adalah 48 N
3
b) Balok dicelupkan 2/3 bagian ke dalam air (𝜌𝑓 = 1000 𝑘𝑔⁄𝑚 ), artinya
2 2
𝑉𝑏𝑓 = 𝑉𝑏 = (6 𝑥 10−3 𝑚3 ) = 4 𝑥 10−3 𝑚3
3 3
𝐹𝑎 = 𝜌𝑓 𝑉𝑏𝑓 𝑔 = (1000)(4 𝑥 10−3 )(10) = 40 𝑁
Gaya apung pada balok adalah 40 N

5.

6.

7. Penerapan hukum archimedes dalam kehidupan sehari-hari adalah kapal laut, kapal
selam, jembatan ponton, hidrometer dan balon udara.