Anda di halaman 1dari 5

A.

Asuhan Keperawatan
1. Pengkajian
a. Identitas klien:
b. Keluhan utama:
c. Riwayat kesehatan:
1. Suhu tubuh meningkat
2. Malaise
3. Sakit tenggorokan
4. Mual dan muntah
5. Nyeri otot
6. Nyeri sendi
7. Nafsu makan berkurang
d. Riwayat kesehatan dahulu:
1. Klien pernah mendapatkan transfusi darah
e. Pola kebiasaan:
1. Klien sering berkontak langsung dengan binatang
2. Klien sering mengkonsumsi daging setengah matang
3. Klien jarang mencuci tangan setelah memegang daging mentah atau memegang
binatang
f. Data Psikologis
g. Data Spiritual
h. Data Sosial dan Ekonomi
i. Pemeriksaan Fisik
1. Tenggorokan: sakit tenggorokan
2. Mata : Nyeri
3. Perut : mual dan muntah
4. Integument: suhu tubuh meningkat, timbulnya bercak kemerahan pada kulit, lesi
5. Muskuloskletal: Nyeri dan kelemahan
6. Hepar : Hepatomegali dan icterus

2. Analisa Data
Data Subjektif Data Objektif
- Mual dan muntah - Nyeri tenggorokan
- Timbulnya bercak merah pada - Mata : Nyeri 2
kulit 1 - Perut : mual dan muntah
- Suhu tubuh meningkat 1 - Integument: suhu tubuh meningkat,
- Merasa lemah 1 timbulnya bercak kemerahan
- Sakit tenggorokan pada kulit, lesi 1 2
- Nyeri otot 2 - Muskuloskletal: Nyeri dan
- Nyeri sendi 2 kelemahan 1 2

- Klien pernah mendapatkan - Hepar : Hepatomegali dan icterus

transfusi darah - Suhu tubuh meningkat 1


- Klien memiliki hewan peliharaan
binatang
- Klien sering mengkonsumsi
daging setengah matang (masakan
cepat saji restaurant)
- Klien jarang mencuci tangan
setelah memegang daging mentah
atau memegang binatang
- Nafsu makan berkurang 2

3. Diagnosa Keperawatan
No Data Etologi Diagnosa
1, DS :
1. Timbulnya bercak merah
pada kulit 1
2. Suhu tubuh meningkat
3. Merasa lemah Proses penyakit
Hipertemia
DO : (infeksi)
1. Integument: suhu tubuh
meningkat, timbulnya
bercak kemerahan
pada kulit, lesi
2. Muskuloskletal: Nyeri dan
kelemahan
3. Suhu tubuh meningkat
2. DS :
1. Nyeri otot
2. Nyeri sendi Agen pencedera
3. Nafsu makan berkurang Nyeri akut
fisiologis
DO :
1. Mata : Nyeri
2. Integument: suhu tubuh
meningkat, timbulnya
bercak kemerahan
pada kulit, lesi
3. Muskuloskletal: Nyeri dan
kelemahan
3. DS :
- Klien memiliki hewan
peliharaan binatang
- Klien sering mengkonsumsi
daging setengah matang
Kurang terpapar Defisit
(masakan cepat saji
informasi pengetahuan
restaurant)
- Klien jarang mencuci tangan
setelah memegang daging
mentah atau memegang
binatang

4. Rencana Asuhan Keperawatan


Diagnosa
No NOC NIC
Keperawatan
1. Hipertermia Keparahan Infeksi Perawatan Demam
b.d. proses Setelah dilakukan asuhan - Memonitor warna kulit
penyakit keperawatan selama 3 x 24 dan suhu
(infeksi) jam diharapkan keparahan - Memantau komplikasi –
infeksi berkurang dengan komplikasi yang
kriteria hasil: berhubungan dengan
- Kemerahan berkurang demam serta tanda dan
- Demam menurun gejala kondisi penyebab
- Klien tidak malaise demam
- Nafsu makan meningkat - Memastikan tanda lain
dari infeksi yang
terpantau pada orangtua
- Memberi obat atau
cairan IV (misalnya
antipiretik, dll)
2. Nyeri akut Kontrol Nyeri Manajemen Nyeri
b.d. agen Setelah dilakukan asuhan - Melakukan pengkajian
pencedera keperawatan selama 5 x 24 nyeri komprehensif
fisiologis jam diharapkan nyeri dapat yang meliputi lokasi,
terkontrol dengan kriteria karakteristik,
hasil: onset/durasi, frekuensi,
- Menggambarkan faktor kualitas, intensitas atau
penyebab nyeri beratnya nyeri dan
- Menggunakan tindakan faktor pencetus
pengurangan nyeri tanpa - Mengevaluasi bersama
analgesik pasien dan tim
- Mengenali kapan terjadi kesehatan lainnya,
nyeri mengenai efektifitas
- Mengenali apa yang tindakan pengontrolan
terkait dengan gejala nyeri yang pernah
nyeri digunakan sebelumnya
- Melaporkan perubahan - Membantu keluarga
terhadap gejala nyeri dalam mencari dan
pada profesional menyediakan dukungan
kesehatan
3. Defisit Pengetahuan: Gaya Hidup Pendidikan Kesehatan
pengetahuan Sehat - Mengidentifikasi faktor
b.d. kurang Setelah dilakukan asuhan internal atau eksternal
terpapar keperawatan selama 7 x 24 yang dapat
informasi jam diharapkan tingkat meningkatkan atau
pemahaman individu tentang mengurangi
gaya hidup sehat bertambah motivasiuntuk
dengan kriteria hasil: berperilaku sehat
- Memahami stategi - Menentukan
mencegah infeksi pengetahuan kesehatan
- Memahami faktor dan gaya hidup perilaku
internal dan lingkungan saat ini pada individu
yang dapat - Membantu individu,
mempengaruhi keluarga, dan
kesehatan masyarakat untuk
- Memahami strategi memperjelas keyakinan
mencegah penyakit dan nilai-nilai kesehatan

DAPUS
Swanson, Elizabeth, dkk. 2016. Nursing Outcomes Classification (NOC) Edisi
Bahasa Indonesia. Singapura: Elsevier.
TIM POKJA PPNI.2017. Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia: Definisi dan
Indikator Diagnosis. Jakarta: DPP PPNI.
Wagner, Cheryl M., dkk. 2015. Nursing Intervention Classificatioan (NIC) Edisi
Bahasa Indonesia. Singapura: Elsevier.