Anda di halaman 1dari 13

-34-

T R A N S F O R M A S I

PENGERTIAN TRANSFORMASI

Transformasi adalah perpindahan dari suatu posisi ke posisi lain. Dalam geometri, transformasi
ialah suatu pemetaan setiap bangun geometri pada suatu bidang ke bangun geometri lainnya pada
bidang yang sama, yang disebut transformasi bidang.
Ada 2 macam transformasi, yaitu :
1. Transformasi isometri yaitu suatu transformasi yang tidak merubah ukuran bangun
semula.
Yang termasuk transformasi isometri : pergeseran (translasi), pencerminan (refleksi) dan
pemutaran (rotasi).
2. Transformasi non-isometri yaitu suatu transformasi yang merubah ukuran bangun
semula.
Yang termasuk transformasi non-isometri : perkalian (dilatasi)

Untuk menentukan bayangan hasil transformasi biasanya dipergunakan bantuan matriks.

1. PERGESERAN (TRANSLASI)

a 
Suatu titik P(x,y) ditranslasikan oleh translasi T    menjadi P’(x’,y ’) ditulis P(x,y) 
T
P’(x’,y ’)
b 
dimana
x’ = x + a
y’=y+b
atau
 x'   x   a 
       
 y'   y   b 
Secara geometri dapat digambarkan sebagai berikut :
Y
P’(x’ , y ‘) = P’(x+a , y+b)

P(x,y)
a
O X

 3
Contoh 1: Tentukan bayangan (peta) dari titik A(-1,2) oleh translasi T   
 2

Jawab : ……………………..

Tidak hanya titik yang dapat ditranslasikan tetapi bisa juga garis atau kurva. Yaitu dengan
menyatakan x dan y dengan x’ dan y’ kemudian disubstitusikan ke persamaan garis atau kurva
yang ditranslasikan.

Matematika XII – IPA Smt 1


-35-

 3
Contoh 2 : Tentukan bayangan garis y = 2x – 1 oleh translasi T   
 4 
 x'   x    3  x  x '3
Jawab :         
 y'  y   4  y  y '4
Substitusi x dan y ke persamaan y = 2x – 1 sehingga :
y '4  2( x '3)  1  y '  2 x '9
Jadi bayangannya y = 2x + 9

LATIHAN SOAL

 3 
1. Titik A(2,5) dipetakan ke bayangannya A’ oleh translasi T    . Tentukan koordinat titik A’ !
 7
2. Jika B’ merupakan bayangan titik B oleh translasi I, maka tentukan koordinat titik B jika
  3
diketahui titik B’ (-5,7) dan I   
 0 
  5
3. Jika koordiat titik Q(-3,8) ditranslasikan oleh T1    kemudian ditranslasikan lagi oleh
 7 
 2 
T2    , maka tentukan bayangan titik Q !
 3
h 
4. P’(-5,8) adalah bayangan titik P(-12,3) oleh translasi T    . Tentukan nilai h dan k !
k 
  4 a   2   10
5. Diberikan PQ   , QR   , RS    dan ST    . Jika translasi tunggal yang
 6  b    9  5 
4
mewakili jumlah semua translasi tersebut adalah   , tentukan QR !
 12

6. Titik (-5,9) ditranslasikan oleh T menjadi (2,-12). Tentukan bayangan titik P(-4,7) oleh translasi T
!
0 
7. Garis OA melalui titik O(0,0) dan A(5,5). Tentukan bayangan garis OA oleh translasi T   
 3
1 
8. Tentukan bayangan garis y = x + 5 oleh translasi  
 2
 7 
9. Tentukan bayangan lingkaran yang berpusat di titik (3,5) dan berjari-jari 3 oleh translasi  
 9
10.
D C

A B

3   2
Jika AB mewakili translasi   dan BD mewakili translasi   maka nyatakan translasi
1   4
yang diwakili oleh AC dan PC !

2. PENCERMINAN (REFLEKSI)

suatu pencerminan ditentukan oleh suatu garis tertentu sebagai sumbu pencerminan. Jarak
bangun mula-mula ke sumbu pencerminan sama dengan jarak bangun bayangannya ke sumbu
pencerminan.

Matematika XII – IPA Smt 1


-36-

Sumbu pencerminan

A K A’

B B’

C M C’

Keterangan : AK = A’K, BL = B’L dan CM = C’M

2.1 PENCERMINAN TERHADAP SUMBU X


Y

P(x,y)

O X

P’(x’,y’)

 x'   1 0   x
     
 y'   0  1  y 

2.2 PENCERMINAN TERHADAP SUMBU Y


Y

P’(x’,y’) P(x,y)

O X

 x'    1 0   x 
      
 y'   0 1   y 

2.3 PENCERMINAN TERHADAP TITIK ASAL


Y
P(x,y)

0 X

Matematika XII – IPA Smt 1


-37-

P’(x’,y’)

 x'    1 0   x
     
 y'  0  1  y 

2.4 PENCERMINAN TERHADAP GARIS y = k


Y
P’(x’,y’)

y=k

P(x,y)
0 X

 x'   1 0   x  0 
       
 y'   0  1  y   2k 

2.5 PENCERMINAN TERHADAP GARIS x = k

 x'    1 0   x   2k 
         
 y'  0 1   y   0 

2.6 PENCERMINAN TERHADAP GARIS y = x

 x'   0 1  x 
     
 y'  1 0   y 

2.7 PENCERMINAN TERHADAP GARIS y = -x

 x'   0  1  x 
     
 y'   1 0   y 

2.8 PENCERMINAN TERHADAP GARIS y = mx

 x'   cos 2 sin 2   x 


      ,   arctan m
 y '   sin 2  cos 2   y 

2.9 PENCERMINAN TERHADAP TITIK (a,b)

 x '    1 0   x   2a 
         
 y '   0  1  y   2b 

2.10 PENCERMINAN TERHADAP GARIS x = k DILANJUTKAN x = h

Matematika XII – IPA Smt 1


-38-

P’’(x+2(h – k) , y)

2.11 PENCERMINAN TERHADAP GARIS y = k DILANJUTKAN y = h

P”(x , y + 2(h-k))

2.12 PENCERMINAN TERHADAP DUA GARIS x = k DAN y = h YANG SALING


TEGAK LURUS

P”(2k – x , 2h – y)

Contoh 1 : Tentukan bayangan dari titik P(5,3) oleh pencerminan terhadap garis y = -x !

Jawab : ……………

Contoh 2 : Tentukan bayangan titik P(3,-2) oleh pencerminan terhadap garis x = 2 dilanjutkan oleh
pencerminan terhadap garis x = 6 !

Jawab : ……………..

Contoh 3 : Tentukan bayangan titik P(2,-4) oleh pencerminan terhadap garis x = -1 dilanjutkan
pencerminan terhadap garis y = 2 !

Jawab : ……………

LATIHAN SOAL

1. Tentukan bayangan titik (-2,5) dan (3,-6) jika dicerminkan terhadap :


a. sumbu X
b. sumbu Y

2. Diketahui persegi panjang ABCD dengan A(1,1), B(4,1) , C(4,3) dan D(1,3). Tentukan bayangan
persegi panjang tersebut jika dicerminkan terhadap sumbu Y !

3. Tentukan bayangan titik (-3,1) yang dicerminkan terhadap garis y = 8 !

4. Tentukan bayangan titik (-2,7) yang dicerminkan terhadap garis x = -12 !

5. Tentukan bayangan jajargenjang ABCD dengan A(0,0), B(4,1), C(5,3) dan D(1,2) jika dicerminkan
terhadap garis y = -1 !

6. Suatu segitiga ABC dengan A(2,1), B(0,-2) dan C(-1,2) dicerminkan terhadap garis x = 0. Kemudian
dicerminkan lagi terhadap garis y = 0. Tentukan koordinatbayangan akhir segitiga ABC tersebut !

7. Titik-titik sudut segitiga ABC adalah A(1,3), B(3,4) dan C(2,1). Segitiga tersebut dicerminkan
terhadap sumbu X, dilanjutkan pencerminan terhadap sumbu Y dan terakhir pencerminan
terhadap titik asal. Tentukan koordinat bayangan segitiga tersebut !

Matematika XII – IPA Smt 1


-39-

8. Persegi panjang ABCD dengan A(-1,1), B(-1,3), C(3,3) dan D(3,1) dicerminkan terhadap garis y = x.
Tentukan koordinat bayangannya !

9. Tentukan bayangan titik A(-2,1) oleh pencerminan terhadap garis x = 2 dilanjutkan oleh
pencerminan garis x = 4 !

10. Tentukan bayangan titik C(2,3) karena pencerminan terhadap garis y = -1 dilanjutkan oleh
pencerminan terhadap garis y = 3 !

3. PERPUTARAN (ROTASI)

Pada rotasi ada 3 komponen, yaitu titik pusat pemutaran, besar sudut putar dan arah sudut putar.
Pemutaran mempunyai arah positif jika berlawanan dengan arah putaran jarum jam.

3.1 ROTASI DENGAN PUSAT TITIK ASAL


Y
P’(x’ , y’)

P(x,y)



0 X

x  r cos
y  r sin 
P( x, y )  P( r , )
P' ( x' , y ' )  P' (r ,   )
x '  r cos (   )  r cos cos  r sin  sin   x cos   y sin 
y '  r sin      r sin  cos  r cos sin   x sin   y cos

 x'   cos  sin    x 


     
 y '   sin  cos   y 

Contoh 1 : Tentukan bayangan titik A(2,-4) jika diputar 90 dengan pusat putaran di titik pusat !

Jawab : ………….

Rotasi dengan pusat (0,0) sebesar  sering ditulis R

3.2 ROTASI DENGAN PUSAT (a,b)

Matematika XII – IPA Smt 1


-40-

Y P’(x’,y’)

P(x,y)

A(a,b) 

a 
Hal ini sebenarnya sama dengan rotasi dengan pusat (0,0) yang di translasikan sebesar   .
b 
 x' a   cos  sin    x  a 
     
 y 'b   sin  cos   y  b 

 x'   cos  sin    x  a   a 


      
 y '   sin  cos   y  b   b 

Contoh 2 : Tentukan bayangan titik B(4,5) oleh rotasi sebesar 90 dengan pusat (1,2) !

Jawab : …………….

LATIHAN SOAL

1. Tentukan bayangan titik A(3,6) dan B(-2,1) karena rotasi :


a. R90 
b. R180 

2. Diketahui segitiga ABC dengan A(2,3), B(-5,1) dan C(3,5).Tentukan bayangan segitiga tersebut
karena rotasi R 90  !
3. Tentukan bayangan koordinat jajargenjang ABCD dengan A(1,2), B(3,5), C(6,1) dan D(m,n) karena
rotasi R180  !
4. Tentukan bayangan titik (5,4) dengan pusat rotasi (1,2) yang diputar sejauh 90 !

5. Tentukan bayangan titik (-1,2) dengan pusat rotasi (0,-3) yang diputar sejauh 270 !

6. Tentukan bayangan titik (-2,3) dengan pusat rotasi (2,-1) yang diputar sejauh 180 !

7. Tentukan persamaan garis yang melalui titik A(1,-4) dan B(-3,4) yang diputar sejauh - 90
dengan pusat rotasi R(0,-2) !

8. Tentukan bayangan titik A(-1,2) karena rotasi R90  dilajutkan dengan rotasi R180 

9. Tentukan bayangan titik B(3,-2) karena rotasi R180  dilanjutkan R 90 


 2
10. Tentukan bayangan titik X(-1,-2) karena translasi   dilajutkan refleksi terhadap garis x = 5
1 
dan terakhir oleh rotasi R90 dengan pusat (1,2) !

Matematika XII – IPA Smt 1


-41-

4. PERKALIAN (DILATASI)

Pada dilatasi diperlukan suatu titik sebagai pusat perkalian dan faktor skala k  R.

4.1 DILATASI DENGAN PUSAT O(0,0) DAN FAKTOR SKALA k


Y
P’(x’ , y’)

P(x,y)

O Q Q’ X

 x'   k 0  x 
     
 y'   0 k   y 

Dilatasi dengan pusat O(0,0) dan faktor skala k sering ditulis D  O, k )

Contoh 1 : Tentukan bayangan titik A(-3,4) oleh dilatasi dengan faktor skala 2 dan pusat (0,0) !

Jawab : ………………

4.2 DILATASI DENGAN PUSAT (a,b) DAN FAKTOR SKALA k

Y
P’(x’ , y’)

P(x,y)

A(a,b)

0 X

 x'   x  a a
   k     
 y'   y  b b

Contoh 2 : Tentukan bayangan titik P(4,7) dengan pusat A(2,3) dan faktor skala 2 !

Jawab : ………………

LATIHAN SOAL

1. Tentukan bayangan titik (5,7) oleh dilatasi  O,2 !

Matematika XII – IPA Smt 1


-42-

 1
2. Tentukan bayangan titik (12,-27) oleh dilatasi O,  !
3  

3. Tentukan bayangan titik A(2,1) oleh dilatasi  P ( 4,3),2 !

 2
4. Tentukan bayangan titik B(-3,2) oleh dilatasi  P (3,1),  !
 3 

 1
5. Tentukan bayangan titik C(4,-1) oleh dilatasi  P (0,5),  !
 2 

6. Tentukan bayangan segitiga PQR dengan P(3,2), Q(-1,4) dan R(-2,-1) oleh dilatasi  O,2 !

7. Tentukan luas segitiga hasil bayangan dari segitiga ABC dimana A(2,1), B(3,5) dan C(6,1) oleh
 1
dilatasi O, 
 2 

8. Tentukan bayangan titik A(2,3) karena rotasi R 90  dilanjutkan refleksi terhadap garis y = 5
  2
dilanjutkan lagi dengan translasi   dan diakhiri dengan dilatasi  P (0,3),4 !
 2 

5. TRANSFORMASI TEMPAT KEDUDUKAN

Yang dimaksud tempat kedudukan dalam hal ini yaitu himpunan titik-titik yang mempunyai pola
tertentu. Seperti garis dan kurva. Transformasi terhadap suatu garis atau kurva oleh suatu
transformasi (translasi, refleksi, rotasi atau dilatasi) dilakukan dengan dengan menyatakan x dan
y dengan x’ dan y’ sesuai dengan transformasi yang digunakan. Kemudian disubstitusikan ke
persamaan garis atau kurva yang diketahui. Hasilnya akan berupa persamaan yang menggunakan
variabel x’ dan y’ sebagai tanda hasil transformasi (bayangan). Sehingga tanda aksennya bisa
dihilangkan.

Contoh 1 : Tentukan bayangan parabola y  x  1 karena rotasi sebesar 90 dengan pusat O !
2

Jawab : Rotasi dengan pusat O sebesar 90


 x '   cos 90  sin 90   x   0  1  x    y  x  y'
         
 y '   sin 90

cos 90   y   1
0   y   x  y   x'
Substitusi x  y ' dan y   x ' ke y  x  1 sehingga :
2

 x'   y ' 2  1 atau  x  y2  1

LATIHAN SOAL

1. Tentukan persamaan garis g  x  y  1  0 terhadap pencerminan sumbu X !

2. Tentukan persamaan garis g  x  y  1  0 di atas oleh rotasi R90  !

Matematika XII – IPA Smt 1


-43-

1 2
3. Tentukan persamaan bayangan garis y = x + 1 oleh transformasi  !
0 1 

2  1
4. Tentukan peta dari garis 2x – y = 7 oleh transformasi  !
0 1 

1  3
5. Tentukan bayangan garis x – 2y + 3 = 0 oleh transformasi   !
2  5 

1 1
6. Tentukan bayangan lingkaran x  y  9 oleh transformasi  !
2 2

0 1

7. Tentukan peta lingkaran x  y  4 x  8 y  5  0 oleh pencerminan terhadap titik pusat !


2 2

8. Tentukan peta dari parabola y  2 x  1 oleh dilatasi  O,3 !


2

9. Tentukan persamaan bayangan kurva xy = 4 jika diputar terhadap titik O sebesar 45 !

10. Tentukan persamaan peta lingkaran x  y  9 oleh transformasi yang ditentukan :


2 2

x1   x  y
y1  2 x  y

6. KOMPOSISI TRANSFORMASI

Komposisi transformasi berarti transformasi yang dilakukan lebih dari satu kali terhadap suatu
objek (titik, garis atau kurva) tertentu.

6.1 KOMPOSISI BEBERAPA TRANSLASI

Komposisi dari dua translasi T1 dan dilanjutkan dengan T2 ditulis T2  T1 . Jadi dalam suatu
komposisi, yang dilaksanakan/dioperasikan terlebih dahulu adalah elemen yang paling kanan ( T1
).
a  c 
Misal titik P(x,y) ditranslasikan oleh T2  T1 dimana T1    dan T2    maka bayangan titik
b  d 
P oleh komposisi dua translasi tersebut dapat digambarkan sebagai berikut :

P’’(x+a+c , y+b+d)

d
P’
c
b

Matematika XII – IPA Smt 1


-44-

P a

Jadi untuk menentukan bayangan titik P(x,y) oleh komposisi translasi T2  T1 dapat juga dengan
a  c 
menjumlahkan terlebih dahulu elemen-elemen translasinya yaitu T2  T1    baru hasil
b  d 1
a  c
komposisi translasi tersebut yaitu matriks   untuk mentranslasikan P(x,y) ke P’’.
b  d 

2
Contoh 1 : Jika titik A(1,-5) maka tentukan bayangan titik A oleh translasi T1    dilanjutkan
 1
 3
T2   
 4 

 1   2  ( 3)   0 
Jawab : (T2  T1 )(1,5)         
  5   1  4    2

Coba tentukan bayangan titik A(1,-5) karena translasi T1  T2 ! Apakah hasil bayangannya
sama ? Jika sama sifat apakah yang berlaku untuk komposisi dua translasi tersebut ?

6.2 KOMPOSISI BEBERAPA REFLEKSI

Sudah dibahas di bab refleksi.

6.3 KOMPOSISI BEBERAPA ROTASI

Ada 3 cara menentukan hasil komposisi dua rotasi, yaitu dengan merotasikan satu per satu atau
dengan menentukan terlebih dahulu matriks hasil komposisi rotasi kedua rotasi tersebut dengan
cara mengalikan. Atau bisa juga dengan menjumlahkan besar rotasi yang digunakan kemudian
gunakan matriks rotasi dari hasil penjumlahan tersebut.

Contoh 2 : Tentukan bayangan titik A(-1,2) oleh rotasi 90 dilanjutkan dengan rotasi 180 !

Jawab : Sudut hasil komposisi rotasi = 90  180 = 270

 co s 2 7 0 
A"  
 si n 2 7 0 c

6.4 KOMPOSISI BEBERAPA DILATASI

Untuk komposisi dilatasi dengan pusat O bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan dilatasi satu
per satu atau dengan menentukan terlebih dahulu faktor skala hasil komposisi yaitu dengan
mengalikan kedua faktor skala dilatasi. Untuk komposisi dilatasi dengan pusat (a,b) dilakukan
satu per satu.

LATIHAN SOAL

1. Tentukan bayangan titik (5,3) oleh refleksi terhadap garis x = 2 dan dilanjutkan terhadap garis x
=6!

Matematika XII – IPA Smt 1


-45-

2. Tentukan bayangan titik (-3,8) oleh refleksi terhadap garis y = 3 dan dilanjutkan terhadap garis
x = -1 !

3. Diketahui segitiga PQR dengan P(1,1), Q(-3,4) dan R(-2,-1) . Tentukan bayangannya jika
direfleksikan terhadap garis y = -1 dan dilanjutkan terhadap y = 3 !

4. Tentukan bayangan titik (2,1) yang direfleksikan terhadap garis y = x, kemudian dilajutkan
terhadap sumbu Y !

5. Tentukan bayangan titik (5,5) yang dirotasikan terhadap R90  dan dilanjutkan R270  !

6. Tentukan bayangan titik (-5,4) yang dirotasikan terhadap R150  dan dilanjutkan R120  !

7. Jika M y adalah pencerminan terhadap sumbu Y, M 1 adalah pencerminan terhadap garis x = 6


dan M 2 adalah pencerminan terhadap garis x = 11. Tentukan peta segitiga ABC dengan A(-1,1),
B(-2,6) dan C(-4,4) oleh komposisi pencerminan :
a. M y  M 1
b. M 2  M 1  M y

8. Jika M 1 , M 2 dan M 3 adalah operasi pencerminan terhadap garis x = 2, x = 3 dan x = 7


berturut-turut, maka tentukan bayangan titik P(3,2) oleh transformasi M 1  M 2  M 3 !

9. Pada no. 8, tentukan bayangan garis y + x = 3 oleh transformasi M 3  M 2  M 1


  2 0  1  2
10. Diketahui transformasi T1   , R90    dan I    . Tentukan bayangan titik (7,10)
 1 1 0  1
oleh transformasi T2  R90  T1 !

Matematika XII – IPA Smt 1


-46-

Matematika XII – IPA Smt 1