Anda di halaman 1dari 3

NAMA : SI NGURAH BAGUS ADI PRADANA

NIM : 1862121091

KELAS : A2

TUGAS AGAMA

1. SIAPA ITU TUHAN?

Siapakah tuhan itu? Tuhan Yang Maha Esa merupakan asal atau sumber dan sekaligus
kembalinya seluruh alam semesta beserta isimnya ini. Brahman atau Tuhan hanyalah satu,
esa, tidak ada duanya, namun karena kebesaran dan kemuliaan-Nya, para Rsi dan orang-
orang yang bijak menyebutnya dengan beragam nama.

Dalam Kitab Veda juga membicarakan wujud Brahman (Tuhan). Di dalamnya


menjelaskan bahwa Brahman sebenarnya adalah energi, cahaya, sinar yang sangat
cemerlang dan sulit sekali diketahui wujudnya. Dengan kata lain Abstrak, Kekal, Abadi,
atau dalam terminologi Hindu disebut Nirguna atau Nirkara Brahman artinya Tuhan tidak
berpribadi. Meski Brahman tidak terjangkau pemikiran manusia atau tidak berwujud,
namun jikalau Brahman menghendaki dirinya terlihat dan terwujud, hal itu sangat mudah
dilakukan. Brahman yang berwujud disebut Saguna atau Sakara Brahman Tuhan yang
berpribadi atau immanent.

Tuhan didalam agama Hindu merupakan suaru esensi tertinggi yang meresapi seluruh
jagat raya ini, di dalam naskah-naskah kitab suci keberadaan tuhan banyak di jelaskan
didalam kitab-kitab tersebut

2. APA ITU TUHAN?

Ida Sang Hyang Widhi itu benar-benar ada? Jawabannya pasti akan berbeda sesuai
dengan masing-masing individu. Orang yang agamis akan menjawab dengan lantang
bahwa Tuhan itu benar adanya dan ada dimana - mana dan semuanya diciptakan oleh
Tuhan. Tetapi orang yang Atheis atau komunis akan menjawab berbeda, mereka akan
bilang bahwa mahluk tertinggi di dunia ini.
3. DI MANA TUHAN ITU?

Tuhan didalam agama Hindu merupakan suaru esensi tertinggi yang meresapi seluruh
jagat raya ini, di dalam naskah-naskah kitab suci keberadaan Tuhan banyak di jelaskan
didalam kitab-kitab tersebut seperti misalnya didalam kitab suci Bhagawad Gita Tuhan
(Hyang Widhi), yang bersifat Maha Ada, juga berada disetiap mahluk hidup, didalam
maupun diluar dunia

Tuhan (Hyang Widhi) meresap disegala tempat dan ada dimana-mana (Wyapi Wyapaka),
serta tidak berubah dan kekal abadi (Nirwikara). Di dalam Upanisad disebutkan bahwa
Hyang Widhi adalah "telinga dari semua telinga, pikiran dari segala pikiran, ucapan dari
segala ucapan, nafas dari segala nafas dan mata dari segala mata", namun Hyang Widhi itu
bersifat gaib (maha suksma) dan abstrak tetapi ada.Walaupun amat gaib, tetapi Tuhan
hadir dimana-mana.

Beliau bersifat wyapi-wyapaka, meresapi segalanya. Tiada suatu tempatpun yang Beliau tiada
tempati. Beliau ada disini dan berada disana Tuhan memenuhi jagat raya ini.Karena Tuhan berada
di mana-mana, ia mengetahui segalanya. Tidak ada sesuatu apapun yang ia tidak ketahui. Tidak
ada apapun yang dapat disembunyikan kepada-Nya. Tuhan adalah saksi agung akan segala yang
ada dan terjadi. Karena demikian sifat Tuhan, maka orang tidak dapat lari kemanapun untuk
menyembunyikan segala perbuatannya. Kemanapun berlari akan selalu berjumpa dengan Dia.
Tidak ada tempat sepi yang luput dari kehadiran-Nya.

4. KAPAN TUHAN ITU ADA?

Karena tuhan berada disekeliling kita seperti dikatakan “ memenuhi segala ruang “
selama kita bernafas di dunia ini sebenarnya kita diawasi dan diarahkan menuju kea rah
yang lebih baik dari hari ke hai. Sehingga sebenanya kita bisa merasakan kehadiaran tuhan
dengan tetap hidup. Dalam ajaran agama hindu manusia atma dari manusia adalah bagian
dari Ida Sang Hyang Widi Wasa sehingga selama kita masih hidup ternyata kita bisa
merasakan kehadirannya dengan diberikan kesehatan dan keselamatan setiap hari demi
hari.
5. KENAPA TUHAN ITU ADA?

Tidak ada yang tahu kapan Tuhan itu ada atau siapa yang menciptakan – Nya. Keyakinan
atas Tuhan di dunia ini bisa dilihat melalui adanya agama – agama yang memuja Tuhan
sesuai dengan keyakinanya masing – masing. Karena manusia sendiri merupakan ciptaan
Tuhan Yang Maha Esa dari itulah keyakinan atas adanya Tuhan itu ada.

6. BAGAIMANA TUHAN ITU ADA?

Karena adanya kepercayaan manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa dari awal
terciptanya alam semesta serta segala isinya. Dan adanya kepercayaan terhadap – Nya dari
ajaran – ajaran yang dulu diwariskan turun temurun hingga kini. Dari itulah kita bisa
Tuhan itu ada.