Anda di halaman 1dari 10

PRAKTIKUM PETROLOGI

Acara : 01 Pengenalan Mineral Pembentuk Batuan Nama : Muhammad Sarjan Djalil


Hari/Tanggal : Jumat, 7 September 2018 NIM : F 121 17 003

DESKRIPSI MINERAL

1. Warn : Kuning
2. Sistem Kristal : Isometrik
3. Kilap : Logam
4. Kekerasan : 6 – 6,5 (skala mohs)
5. Cerat : Hitam
6. Belahan : Sempurna
7. Pecahan : Rata
8. Tenacity : Ductile
9. Berat Jenis : 5 – 5,2 gr/cm3
10. Komposisi kimia : FeS2
11. Nama mineral : Pirit
12. Kegunaan : Untuk membantu indikasi keberadaan emas.
13. Genesa / asosiasi mineral : Terbentuk pada lapisan hidrotermal pada temperature
200oC – 250oC serta berasosiasi dengan mineral perak,
nikel, dan emas. Terdapat pada batuan beku, batuan
sedimen dan batuan metamorf.

ASISTEN PRAKTIKAN

Tria Risky Lalio Muhammad Sarjan Djalil


NIM. F 121 15 007 NIM. F 121 17 003
PRAKTIKUM PETROLOGI
Acara : 01 Pengenalan Mineral Pembentuk Batuan Nama : Muhammad Sarjan Djalil
Hari/Tanggal : Jumat, 7 September 2018 NIM : F 121 17 003

DESKRIPSI MINERAL

1. Warna : Hitam - Kehijauan


2. Sistem Kristal : Monoklin
3. Kilap : Kaca
4. Kekerasan : 6,5-7 (skala mohs)
5. Cerat : Putih
6. Belahan : 2 arah
7. Pecahan : Tidak rata/Tidak seimbang (Uneven)
8. Tenacity : Rapuh (Britlle)
9. BeratJenis : 2,9 - 3,6 gr/cm3
10. Komposisi kimia : ( Mg,Fe)SiO3
11. Nama mineral : Piroksen (Pyroxene)
12. Kegunaan : Sebagai bangunan seperti semen, dapat di jadikan perhiasan
tersebut menggunakan batuan basalt
13. Genesa / asosiasi mineral : Mineral piroksin termaasuk dalam kelompok silikat
kelompok yang berwarna gelap (Mafic) mineral banyak
ditemukan batuan beku dan batuan metamorf kaca, dan
terbentuk di korok pada temperature 10000C - 9000C.
Mineral ini berasosiasi dengan mineral olivine.

ASISTEN PRAKTIKAN

Tria Risky Lalio Muhammad Sarjan Djalil


NIM. F 121 15 007 NIM. F 121 17 003
PRAKTIKUM PETROLOGI
Acara : 01 Pengenalan Mineral Pembentuk Batuan Nama : Muhammad Sarjan Djalil
Hari/Tanggal : Jumat, 7 September 2018 NIM : F 121 17 003

DESKRIPSI MINERAL

1. Warna : Abu – abu kehitaman


2. Sistem Kristal : Monoklin
3. Kilap : Kaca
4. Kekerasan : 2 – 2,5 (skala mohs)
5. Cerat : Putih
6. Belahan : Sempurna
7. Pecahan : Halus
8. Tenacity : Elastis
9. Berat Jenis : 2,76 – 3 gr/cm3
10. Komposisi kimia : KAl2(AlSiO3O10)(FOH)2
11. Nama mineral : Muskovite
12. Kegunaan : Pembuatan alat listrik, dinding, filter, dll
13. Genesa/asosiasi mineral : Terbentuk dari hasil kristalisasi magma di korok pada
suhu 600oC. terdapat pada batuan granit sampai gabro. di
temukan dalam berbagai pegmatit dalam lapisan yang
luas. mineral ini berasosiasi dengan muskovit dan kuarsa.

ASISTEN PRAKTIKAN

Tria Risky Lalio Muhammad Sarjan Djalil


NIM. F 121 15 007 NIM. F 121 17 003
PRAKTIKUM PETROLOGI
Acara : 01 Pengenalan Mineral Pembentuk Batuan Nama : Muhammad Sarjan Djalil
Hari/Tanggal : Jumat, 7 September 2018 NIM : F 121 17 003

DESKRIPSI MINERAL

1. Warna : Hitam
2. Sistem Kristal : Trigonal
3. Kilap : Luster
4. Kekerasan : 5 – 6 (skala mohs)
5. Cerat : Merah kehitaman
6. Belahan : Sempurna
7. Pecahan : Nevan fracture
8. Tenacity : Brittle
9. BeratJenis : 3,9 – 4,1
10. Komposisi kimia : Fe2O3
11. Nama mineral : Hematit
12. Kegunaan : Bahan baku besi
13. Genesa / asosiasi mineral : Terdapat pada formasi lapisan besi. Hematit
mengkristalisasi dalam system rombohedral, dan
memiliki struktur kristal setara dengan ilmenit dan
korundum, terbentuk pada temperature 950oC.
Berasosiasi dengan limonite dan clays, pirit, siderit, jaspor
dan rutile.

ASISTEN PRAKTIKAN

Tria Risky Lalio Muhammad Sarjan Djalil


NIM. F 121 15 007 NIM. F 121 17 003
PRAKTIKUM PETROLOGI
Acara : 01 Pengenalan Mineral Pembentuk Batuan Nama : Muhammad Sarjan Djalil
Hari/Tanggal : Jumat, 7 September 2018 NIM : F 121 17 003

DESKRIPSI MINERAL

1. Warna : Hijau kekuningan sampai hijau keabu-abuan


2. Sistem Kristal : Ortorombik
3. Kilap : Kaca
4. Kekerasan : 6,5 – 7 (skala mohs)
5. Cerat : Putih
6. Belahan : Tidak ada
7. Pecahan : Concoidal
8. Tenacity : Ductile
9. BeratJenis : 3,27 – 4,37 gr/cm3
10. Komposisi kimia : (Mg1Fe2) (SiO4)
11. Nama mineral : Olivin
12. Kegunaan : Bahan permata dan bahan koleksi
13. Genesa / asosiasi mineral : Olivin umumnya sebagai mineral pembentuk batuan
dalam batuan beku gabro, peridotit, dll. Terbentuk pada
temperature 1100oC – 1000oC di dapur magma serta
berasosiasi dengan mineral piroksin dan amphibole.

ASISTEN PRAKTIKAN

Tria Risky Lalio Muhammad Sarjan Djalil


NIM. F 121 15 007 NIM. F 121 17 003
PRAKTIKUM PETROLOGI
Acara : 01 Pengenalan Mineral Pembentuk Batuan Nama : Muhammad Sarjan Djali
Hari/Tanggal : Jumat, 7 September 2018 NIM : F 121 17 003

DESKRIPSI MINERAL

1. Warna : Putih Tulang


2. Sistem Kristal : Monoklin
3. Kilap : Resinous
4. Kekerasan : 6 (skala mohs)
5. Cerat : Putih
6. Belahan : Sempurna satu arah
7. Pecahan : Conchoidal
8. Tenacity : Brittle
9. Berat Jenis : 2,55 – 2,63 gr/cm3
10. Komposisi kimia : K(AlSi3O8)
11. Nama mineral : Ortoklas
12. Kegunaan : Keramik, Kaca, Gelas dll
13. Genesa / asosiasi mineral : Mineral ini terbentuk dari pembekuan magma di korok
pada suhu 700o C – 600o C yang di temukan pada batuan
beku asam yaitu granite, dan berasosiasi dengan mineral
kuarsa, muskovit, dan piagiolas feldspar.

ASISTEN PRAKTIKAN

Tria Risky Lalio Muhammad Sarjan Djalil


NIM. F 121 15 007 NIM. F 121 17 003
PRAKTIKUM PETROLOGI
Acara : 01 Pengenalan Mineral Pembentuk Batuan Nama : Muhammad Sarjan Djalil
Hari/Tanggal : Jumat, 7 September 2018 NIM : F 121 17 003

DESKRIPSI MINERAL

1. Warna : Variasi dari hijau gelap sampai hitam


2. Sistem Kristal : Monoklin
3. Kilap : Kaca
4. Kekerasan : 5 - 6 (skala mohs)
5. Cerat : Putih
6. Belahan : Sempurna
7. Pecahan : Merata
8. Tenacity : Brittle
9. Berat Jenis : 3,0 - 3,4 gr/cm3
10. Komposisi kimia : (NaK)
11. Nama mineral : Hornblende/Amphibole
12. Kegunaan : Pembentuk aluminium, besi, magnesium dll.
13. Genesa / asosiasi mineral : Mineral ini pembentuk batuan dan terbentuk setelah
piroksin, terbentuk di dapur magma dengan temperature
800°C, dan terdapat pada batuan beku basa yaitu Gabro.
berasosiasi dengan mineral piroksin dan biotit.

ASISTEN PRAKTIKAN

Tria Risky Lalio Muhammad Sarjan Djalil


NIM. F 121 15 007 NIM. F 121 17 003
PRAKTIKUM PETROLOGI
Acara : 01 Pengenalan Mineral Pembentuk Batuan Nama : Muhammad Sarjan Djalil
Hari/Tanggal : Jumat, 7 September 2018 NIM : F 121 17 003

DESKRIPSI MINERAL

1. Warna : Hitam
2. Sistem Kristal : Monoklin
3. Kilap : Kaca
4. Kekerasan : 2,5-3 (skala mohs)
5. Cerat : Putih
6. Belahan : Satu Arah Sempurna
7. Pecahan : Tidak Ada
8. Tenacity : Brittle
9. Berat Jenis : 2,9 - 3,4 gr/cm3
10. Komposisi kimia : K (Mg1Fe)3 (AlSi3 O10) (OH)2
11. Nama mineral : Biotit
12. Kegunaan : Pengisi Filter Dan Lapisan Permukaan Aspal
13. Genesa / asosiasi mineral : Terbentuk Dari Hasil Pengkristalan Magma Pada Suhu
800oC, terdapat pada batuan beku gabbro dan diorite pada
batuan sedimen seperti batu pasir pada batuan metamorf
seperti gneiss dan sekis. Mineral ini berasosiasi dengan
muscovite dan kuarsa.

ASISTEN PRAKTIKAN

Tria Risky Lalio Muhammad Sarjan Djalil


NIM. F 121 15 007 NIM. F 121 17 003
PRAKTIKUM PETROLOGI
Acara : 01 Pengenalan Mineral Pembentuk Batuan Nama : Muhammad Sarjan Djalil
Hari/Tanggal : Jumat, 7 September 2018 NIM : F 121 17 003

DESKRIPSI MINERAL

1. Warna : Merah kecoklatan


2. Sistem Kristal : Isometris
3. Kilap : Kaca
4. Kekerasan : 6,5 - 7,5 (skala mohs)
5. Cerat : Putih
6. Belahan : Tidak ada
7. Pecahan : Choncoidal
8. Tenacity : Brittle
9. Berat Jenis : 3,5 - 4,3 gr/cm3
10. Komposisi kimia : Al2B2(SiO4)4
11. Nama mineral : Garnet
12. Kegunaan : Bahan koleksi dan perhiasan
13. Genesa / asosiasi mineral : Mineral garnet di temukan pada jenis batuan metamorf
khususnya pada gneiss dan sekis Terbentuk di permukaan
bumi pada suhu 200oC - 800oC dan berasosiasi Mineral
pyrope, almandine, spessartine, grossular, andradite,
uvarovite.

ASISTEN PRAKTIKAN

Tria Risky Lalio Muhammad Sarjan Djalil


NIM. F 121 15 007 NIM. F 121 17 003
PRAKTIKUM PETROLOGI
Acara : 01 Pengenalan Mineral Pembentuk Batuan Nama : Muhammad Sarjan Djalil
Hari/Tanggal : Jumat, 7 September 2018 NIM : F 121 17 003

DESKRIPSI MINERAL

1. Warna : Bening atau putih


2. Sistem Kristal : Heksagonal
3. Kilap : Kaca
4. Kekerasan : 7 (skala mohs)
5. Cerat : Putih
6. Belahan : Tidak ada
7. Pecahan : Choncoidal
8. Tenacity : Ductille
9. Berat Jenis : 2,65 gr/cm3
10. Komposisi kimia : SiO2
11. Nama mineral : Kuarsa
12. Kegunaan : Kompenen ponsel, lensa, laser, dan jam tangan.
13. Genesa / asosiasi mineral : Kuarsa yaitu mineral yang terbentuk di permukaan bumi
pada Termperature 500oC – 372oC dan terdapat pada
batuan beku asam dan berasosiasi dengan banyak dengan
mineral primer dan beragam.

ASISTEN PRAKTIKAN

Tria Risky Lalio Muhammad Sarjan Djalil


NIM. F 121 15 007 NIM. F 121 17 003