Anda di halaman 1dari 3

NAMA :NURUL AINI

NIM :4162111008
KELAS :REG DIK B 2016
MATKUL :KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH MENENGAH
HARI/TANGGAL :RABU, 5 SEPTEMBER 2018

Permasalahan/Penyakit pada Pembelajaran Matematika

Berdasarkan jurnal Pendidikan Matematika berjudul ANALISIS KESALAHAN SISWA


DALAM MENYELESAIKAN SOAL IDENTITAS TRIGONOMETRI PADA SISWA KELAS
X SEMESTER 2 SMA NEGERI 1 KARTASURA TAHUN AJARAN 2015/2016 oleh Anisa Astra
Jingga, Mardiyana, Rubono Setiawan (2017) diketahui bahwa fakta menunjukkan bahwa banyak
diantara siswa-siswa khususnya siswa sekolah menengah atas tidak menguasai materi trigonometri
dengan benar. Kesulitan dalam mengerjakan soal-soal materi trigonometri juga dialami oleh siswa-
siswa di SMA Negeri 1 Kartasura, hal ini terlihat dari hasil Ujian Nasional mereka dari tahun 2013
hingga tahun 2015, materi trigonometri memiliki presentase penguasaan yang terhitung rendah
jika dibandingkan dengan materi lainnya. Hal ini tentu perlu mendapat perhatian lebih,
dikarenakan, materi trigonometri akan dipelajari lebih mendalam di kelas XI semester I, selain itu
materi trigonometri setiap tahunnya menjadi materi yang ada pada Standar Kompetensi Lulusan
(SKL) ujian nasional.

Sejalan dengan jurnal sebelumnya, jurnal Pendidikan Matematika berjudul


IDENTIFIKASI KESULITAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL LIMIT FUNGSI
TRIGONOMETRI PADA SISWA KELAS XI IPA MA PIP (PENDIDIKAN ISLAM PARIGI)
HABIRAU TENGAH oleh Alfiannor (2016) mendukung bahwa materi trigonometri merupakan
materi yang sulit dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi Limit Fungsi
Trigonometri. Berdasarkan penelitan yang pernah dilakukan oleh Mardiah, menyimpulkan bahwa
93,75% mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal limit fungsi dan limit fungsi trigonometri
adalah salah satu titik yang paling menyulitkan siswa. Kemudian menjabarkan fungsi trigonometri
juga tentunya menyulitkan siswa-siswa.

Page | 1
Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu siswa sekolah menengah atas diketahui
bahwa kebanyakan dari mereka kesulitan dalam menyelesaikan soal Limit Fungsi Trigonometri,
terutama pada penggunaan identitas dalam pengoperasian soal limit fungsi trigonometri tersebut.
Guru tidak mengilas balik identitas trigonometri yang telah mereka pelajari pada kelas X. Materi
Limit Fungsi Trigonometri yang mereka pelajari pada kelas XII yang mengaharuskan mereka
mengahafal setiap rumus trigonometri yang mereka sudah lupa, sangat menyulitkan siswa dalam
menyelesaikan soal limit fungsi trigonometri tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa siswa kesulitan
dalam menghafal identitas trigonometri. Siswa tersebut juga mengeluhkan mengenai terapan
materi limit fungsi trigonometri pada kehidupan nyata sehari-hari, karena menurut siswa tersebut
lebih mudah memahami soal tersebut jika dikaitkan dengan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
Namun kebanyakan soal limit fungsi trigonometri tidak menunjukkan kaitannya dengan masalah
sehari-hari.

Berdasarkan jurnal dan hasil wawancara tersebut didapatkan bahwa kesulitan/penyakit


siswa yang saya dapatkan adalah rendahnya kemampuan siswa sekolah menengah atas dalam
menyelesaikan soal limit fungsi trigonometri. Kemudian hal ini disebabkan oleh beberapa faktor
yaitu

 Guru tidak mereview kembali materi prasyarat dari limit fungsi trigonometri yaitu identitas
trigonometri.
 Siswa kesulitan menghafal seluruh identitas trigonometri untuk dapat menyelesaikan
bentuk soal limit fungsi trigonometri yang pasti membutuhkan identitas trigonometri dalam
penyelesaian soalnya.
 Siswa tidak bisa mengaitkan masalah pada materi limit fungsi trigonometri dengan masalah
pada kehidupan sehari-hari.

Page | 2
SOLUSI

Solusi sementara yang dapat diberikan pada permasalahan tersebut adalah:

 Guru harus konsisten mereview kembali materi prasyarat sebelum masuk pada materi baru
pembelajaran matematika, dan memastikan siswa telah memahami materi dengan baik
sebelum melanjutkan pembelajaran pada materi berikutnya.
 Perlu diciptakan sebuah media pembelajaran untuk dapat membantu siswa mengahafal
identitas trigonometri. Misalnya dengan membuat video pembelajaran yang bisa diakses
kapan dan dimana saja oleh siswa. Atau mengkreasikan bentuk-bentuk rumus tersebut
kepada suatu hal yang baru, misalnya kata-kata/lagu-lagu agar mereka mudah
menghafalnya.
 Penulis belum menemukan solusi untuk permasalahan ini.

Page | 3