Anda di halaman 1dari 4

Nama : Sindi Susanti

Kelas : FAR W31/17

NPM : 17307039

Kode soal : A

1. menurut Charles Darwin, konsep evolusi adalah seleksi alam, dimana proses pemilihan variasi
makhluk hidup yang dipilih oleh alam, hanya makhluk hidup yang sesuai dengan lingkungan
yang akan bertahan dan tidak punah.

Sebagai contoh Charles Darwin, dahulu jerapah ada dua variasi yaitu yang berleher pendek dan
panjang, karena bencana kekeringan, dan bahan makanan / tumbuhan yang ada di bawah habis, maka
yang memperoleh makanan hanyalah jerapah yang berleher panjang, yang dapat meraih sumber makanan
jerapah yang ada diatas pohon. Dan jerapah yang berleher pendek tidak bias makan dan kelaparan
kemudian mereka punah.

Sedangkan menurut Lamarck, tubuh makhluk hidup dapat berubah secara fisik tergantung sering atau
tidaknya digunakan, jika bagian tubuh tersebut sering digunakan maka semakin sering digunakan maka
akan sesuai dengan lingkungan hidupnya dan dia dapat bertahan. Dan begitu sebaliknya, jika tidak sering
digunakan maka bagian tubuh tersebut tidak akan dapat beradaptasi dengan lingkungannya. Sebagai
contoh, dahulu menurt Lamarck, leher tidaklah panjang, namun karena bencana kekeringan hingga daun
daun atau tumbuhan yang berada di bawah habis, maka jerapah harus mengambil atau meraih makanan
yang berada diatas/pohon yang tinggi dengan cara memanjangkan lehernya, sedikit demi sedikit leher
jerapahpun menjadi panjang.

2. Teori abiogenesis , menurut teori ini makhluk hidup berasal dari benda tidak hidup, maka dari itu
makhluk hidup ada dengan sendirinya atau disebut dengan teori Generatio Spontanea. Generatio
spontanea yang berarti penciptaan yang terjadi secara spontan. Artinya bahwa kehidupan berasal dari
benda tak hidup yang terjadi secara spontan. Contohnya, Aristoteles mengamati daging busuk dimana
dalam daging tersebut terdapat larva – larva , ia beranggapan bahwa larva tersebut berasal dari daging
busuk itu. Hal lainnya seperti, cacing yang lahir dari tanah, tikus yang berasal dari air kotor,ikan dan
katak berasal dan lumpur.
Sedangkan Teori Biogenesis menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup,
contohnya, percobaan Lazzaro Spallanzani, melakukan percobaan dengan memanaskan 2 tabung
kaldu sehingga semua organisme yang ada di dalam kaldu terbunuh. Setelah didinginkan kaldu
tersebut dibagi menjadi 2, satu tabung dibiarkan terbuka dan satu tabung yang lain ditutup. Ternyata
pada tabung yang terbuka terdapat organisme, sedangkan pada tabung yang tertutup tidak terdapat
organisme. Hal lainnya, daging yang dibiarkan dalam wadah tertutup baik dan wadah terbuka.
3. Eukariotik: Memiliki membran inti, Lebih kompleks, DNA linear, DNAnya memiliki histon, Jumlah
gen banyak, Ribosomnya terdiri dari 5 jenis rRNA, Ribosomnya memiliki sekitar 20 jenis protein,
Ukuran sel lebih besar, Sintesis protein terjadi di inti sel dan sitoplasma, Organel sel lebih banyak.
Prokariotik: Tidak memiliki membran inti, Lebih sederhana, DNA sirkular, DNAnya tidak memiliki
histon, Jumlah gen sedikit, Ribosomnya terdiri dari 3 jenis rRNA, Ribosomnya memiliki 10 jenis
protein, Ukuran sel lebih kecil, Sintesis protein hanya terjadi di sitoplasma, Organel sel lebih sedikit.

No Struktur pembeda Fungsi Eukariot Prokariot


1. Membrane Inti Melindungi Inti, mengatur Ada Tidak ada
keluar masuknya zat
2. System endomembran Membagi sel menjadi ruang – Ada Tidak ada
ruang kecil
3. Reticulum Penghubung antara bagian sel Ada Tidak ada
endoplasma dan tempat melekatnya
ribosom pembentuk protein
4. Mitokondria Penghasil energy Ada Tidak ada, tidak
memiliki mesosom

4. Perbedaan sel hewan dan tumbuhan


Sel Hewan
a) Ukuran sel hewan lebih kecil dari sel tumbuhan
b) Tidak memiliki plastid (kloroplas)
c) Tidak memiliki dinding sel
d) Memiliki lisosom
e) Memiliki sentrosom
f) Mempunyai bentuk tidak tetap
g) Tidak memiliki vakuola (walaupun ada juga yang memiliki vakuola tapi ukurannya kecil)

Sel Tumbuhan
a) Ukuran sel tumbuhan lebih besar dari sel hewan
b) Umumnya memiliki plastid (kloroplas)
c) Memiliki dinding sel dan membran sel
d) Tidak memiliki lisosom
e) Tidak memiliki sentrosom
f) Mempunyai bentuk yang tetap
g) Memiliki vakuola ukuran besar dan biasanya berjumlah banyak

5. Mitosis:
a) Terjadi pada semua sel tubuh (autosom) yang sedang memperbanyak diri.

b) Hanya terdapat satu tahap pembelahan dalam satu siklus pembelahan sel.
c) Tidak terdapat pasangan kromosom homolog, yang berpisah adalah kromatid-kromatid

yang bergerak menuju kutub yang berbeda.

d) Tidak terjadi pertukaran segmen kromosom.

e) Sel baru yang dihasilkan sari suatu mitosis akan mempunyai struktur genetik yang sama

dengan sel awal.

f) Hasil akhir dari pembelahan satu sel adalah dua sel baru yang sama.
Meiosis:
a) Hanya terjadi pada sel gonad pada saat pembentukan gamet.

b) Terdapat dua tahap pembelahan, yaitu meiosis I dan meiosis II.

c) Terdapat pasangan kromosom homolog pada meiosis I, kemudian setiap anggota

pasangan kromosom akan bermigrasi menuju kutub yang berbeda. pada meiosis II baru

terjadi pemisahan kromatid seperti pada mitosis.

d) Terjadi pindah silang antara kromosom homolog yang berpasangan.

e) Sel yang dihasilkan melalui proses meiosis akan mempunyai jumlah kromosom separuh

dari sel semula.

f) Hasil akhir dari pembelahan satu sel adalah empat sel baru yang mempunyai jumlah

kromosom separuh dari sel induk.

6. ATP dapat dihasilkan melalui berbagai proses selular, tetapi seringnya dijumpai di mitokondria
melalui proses fosforilasi oksidatif dengan bantuan enzim pengkatalisis ATP sintetase. Pada
tumbuhan, proses ini lebih sering dijumpai di dalam kloroplas melalui proses fotosintesis. Bahan
bakar utama sintesis ATP adalah glukosa dan asam lemak. Pada mulanya glukosa dipecah menjadi
asam piruvat di dalam sitosol dalam reaksi glikolisis. Dari satu molekul glukosa akan dihasilkan dua
molekul ATP. Dan yang terakhir dari sintesis ATP terjadi dalam mitokondria yang menghasilkan total
sebanyak 36 ATP.

7. Sel Hewan

1) Nukleolus, berfungsi untuk mengendalikan seluruh aktivitas sel, dan


mengatur pembelahan sel
2) Inti sel, berfungsi untuk menjaga integritas gen dan untuk memimpin kegiatan di dalam sel
dengan mengatur proses atau fungsi gen.
3) Ribosom, berfungsi tempat sintesis/pembuatan protein.
4) Vesikel, berfungsi menyimpan dan mengangkut zat ke seluruh sel.
5) Retikulum Endoplasma Kasar, mencakup fasilitas situs untuk mensintesis protein,
pembentukan enzim lisosom dan cadangan membrane sel.
6) Golgi, berfungsi sebagai sekresi polisakarida, protein dan lendir.
7) Sitokleton, untuk menyokong dan mempertahankan bentuk sel, serta berperan sebagai
tempat tertambatnya beberapa organel sel.
8) Retikulum Endoplasma Halus, berfungsi Sebagai tempat sintesisi lemak, metabolisme
karbohidrat, detoksifikasi dan transportasi molekul-molekul dari bagian sel satu ke
bagian sel yang lain.
9) Mitokondria, berfungsi untuk menghasilkan energi
10) Vakuola, berfungsi tempat menyimpan cadangan makanan
11) Sitoplasma, berfungsi sebagai tempat reaksi metabolism sel.
12) Lisosom, berfungsi membantu dalam proses mencerna makanan / benda asing
yang masuk dalam sel (misalnya pada organisme sel tunggal / paramecium).
Berperan dalam proses pengausan / pengerusakan organel sel (misalnya pada
proses rusaknya kloroplas pada tanaman yang sudah tua)
13) Sentrosom, berfungsi aktif dalam pembelahan sel, dan hanya terdapat pada hewan
saja.
14) Plasma Membran, berfungsi mengatur dan menyerap molekul untuk masuk atau
keluar sel.

8.