Anda di halaman 1dari 1

Tekanan osmosis pada larutan NaCl dan larutan isotonik

Pertama-tama larutan NaCl dengan konsentrasi 3, 6, 9, 12, 15, 18 %b /b dengan massa


3, 6, 9, 12, 15, 18 gram. Masing-masing massa ditimbang dengan neraca analitik lalu
dimasukan dalam gelas kimia. Kemudian dilarutkan dalam labu takar hingga volume larutan
mencapai 100 ml. Setelah itu 1,5 mL larutan NaCl dimasukan kedalam spluit begitu pula
dengan larutan isotonik, dimasukan kedalam spuit. Kemudian kentang dikupas dan dipotong
menjadi balok dengan Panjang 1,1 cm dan lebar 0,9 cm. Kemudian jarum suntik berisi larutan
sampel ditusukan kedalam kentang hingga kentang mengisi bagian lubang jarum suntik. Spuit
tersebut dimasukan dalam tabung reaksi yang berisi air 7ml. Kemudian didiamkan selama
satu hari. Setelah sehari diukur perubahan volume pada spuit.

Penurunan titik beku

Pertama pembuatan larutan NaCl dengan konsentrasi 3, 6, 9, 12, 15, 18 %b /b yang


telah dibuat diambil sebanyak 10 ml. Kemudian masing-masing larutan tersebut beserta
larutan isotonik dimasukan kedalam plastik es, Kemudian dimasukan kedalam freezer hingga
membeku. Kemudian larutan NaCl dan larutan isotonik beku diangkat dan diukur suhu
awalnya, lalu masing-masing larutan diukur suhu pada rentang 1 menit hingga larutan
mencair.

Pengukuran massa jenis

Pertama-tama piknometer 25 ml ditimbang dan dicatat massanya. Kemudian diisi


dengan akuades hingga penuh dan ditimbangh kembali. Cuci piknometer dan keringkan untuk
percobaan selanjutnya. Lakukan hal yang sama dengan mengganti akuades dengan larutan
NaCl dengan konsentrasi 3, 6, 9, 12, 15, 18 %b /b