Anda di halaman 1dari 2

PENGELOLAAN REAGEN

No Dokumen : Ditetapkan,

No Revisi : PenanggungJawabKlinikK
eluarga
Tanggal Terbit :
STANDAR
Halaman :
OPERASIONAL
PROSEDUR

dr. YuliaNingrum

SIP.446.2/150.2/SDK/C17

Pengelolaaan reagen adalah suatu kegiatan yang menjabarkan tentang prosedur


1. Pengertian penerimaan,penyipanan dan kontrol kadaluarsa reagen.

2. Tujuan Untuk mengawasi operasional laboratorium agar mendapatkan hasil yang optimal dan
berkualitas

3. Kebijakan

Permenkes No.37 tahun 2012 tentang peyelenggaraan pusat kesehatan masyarakat


4. Referensi
A. Penerimaan reagensia
1. Petugas laboratorium memeriksa daftar reagen yang dating.
2. Memeriksa keadaan kemasan reagensia.
3. Kemasan reagensia dalam keadaan tersegel tidak terbuka dan tidak rusak
5. Prosedur
maupun robek.
B. Penyimpanan reagensia
1. Reagen yang dating diperiksa tanggal kadaluarsa dan disimpan sesuai
prosedur penyimpanan yang tertera di dalam kemasan reagen.
2. Kulkas tempat penyimpanan reagen harus diperiksa suhunya agar sesuai
dengan syarat penyimpanan reagen dengan cara:
a. Letakkan thermometer di dalam kulkas.
b. Atur suhu kulkas seusai dengan syarat suhu dalam penyimpanan reagen.
c. Usahan kulkas selalu dalam keadaan hidup.
d. Bersihkan kulkas.
3. Reagen yang sudah di buka bisa bertahan sampai masa kadaluarsa habis bila
di simpan dalam suhu 2-8°C.
C. Kontrol kadaluarsa
1. Reagen yang baru dating di periksa tanggal kkadaluarsanya.
2. Bila mendekati masa kadaluarsa(tiga bulan) maka segera di laporkan kebagian
pengadaan untuk di kembalikan kepada supplier.
D. Pemesanan reagen
1. Petugas lab harus mengecek persediaan yang habis (tinggal 1 box atau 20 tes).
2. Reagen yang akan habis di catat dan dilaporkan kepada kepala ruangan.
3. Petugas laboratorium memeriksa kembali laporan yang diberikan.
4. Kemudian mengajukan pemesanan reagen kebagian pembelanjaan barang
6.Unit Terkait Laboratorium