Anda di halaman 1dari 9

Keunggulan Ideologi Pancasila daripada Liberalisme dan Komunisme

Dilihat dari Agama : Pancasila lebih unggul karena Pancasila lebih mengutamakan Persatuan
rakyatnya dalam keberagaman agama yang masing-masing mempunyai ajaran yang tidak
sama/hampir sama asalkan agama
itu harus menuntun masyarakat menjadi manusia yang beradab. Sedangkan Komunis sangat
membatasi agama pada rakyatnya, dengan prinsip agama dianggap candu yang membuat orang
berangan-angan yang membatasi rakyatnya dari pemikiran yang rasional dan nyata. Sementara
Liberalisme tidak memaksa masyarakat dalam berkeyakinan, setiap individunya bebas memilih
agama/tidak beragama.

Dilihat dari Hukum : Pancasila lebih unggul karena Negara harus melindungi masyarakat
dan mengajak masyarakat untuk taat pada hukum, Sedangkan Komunis merupakan ideologi
yang bebas menjalankan hukum dan menerapkan hukum di masyarakat. Sementara
Liberalisme memberikan kebebasan pada masyarakat asal tidak melanggar hukum yang berlaku.

Dilihat dari Politik : Pancasila lebih unggul karena Politik diberikan kebebasan di pemerintahan
dengan syarat tidak melanggar hukum Negara. Sedangkan dalam pemerintahan Komunis, politik
dilarang untuk bebas dan, hanya ada satu parpiol yang berkuasa di pemerintahan. Sementara
Politik Liberalisme diberikan kebebasan berdemokrasi di pemerintahan Negara dengan tidak
melanggar hukum.

Dilihat dari Ekonomi : Pancasila lebih unggul karena masyarakat diberikan kebebasan untuk
mengelola sumber daya alam yang ada demi kesejahteraan, namun Negara tetap di utamakan.
Sedangkan perekonomian Komunis sebagian besar di kelola Negara untuk kesejahteraan
masyarakat. Sementara Liberalisme mempunyai prinsip ekonomi dimana sebagian besar sumber
daya dikelola masyarakat namun perekonomian menjadi monopoli Negara.

Ideologi Pancasila merupakan suatu hasil perenungan atau pemikiran seseorang atau kelompok
seperti ideologi-ideologi lain di dunia. Pancasila diambil dari nilai-nilai luhur budaya dan nilai religius
bangsa Indonesia. Pancasila berkedudukan sebagai ideologi bangsa dan negara. Dengan demikian,
pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia berakar pada pandangan hidup dan budaya
bangsa dan bukannya
Negara yang memakai : Indonesia

Ideologi komunisme
Komunisme adalah sebuah paham yang menekankan kepemilikan bersama atas alat-alat produksi
(tanah, tenaga kerja, modal) untuk tercapainya masyarakat yang makmur, masyarakat komunis
tanpa kelas dan semua orang sama. Komunisme dengan prinsip sama rata sama rasa dalam bidang
ekomomi dan sekularisme yang radikal tatkala agama digantikan dengan ideologi komunias yang
berseifat doktriner. Jadi, menurut ideologi komunis, kepentingan-kepentingan individu tunduk
kepada kehendak partai, negara dan bangsa (kolektivisme).
NEGARA YANG MEMAKAI : China ,Rusia ,Korea Utara ,Vietnam ,Kamboja ,Bolivia ,Venezuela ,Kuba
,Sebagian besar negara di Amerika Latin adalah komunis.

Ideologi liberalisme
Idiologi Liberalisme adalah suatu , pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada
pemahaman bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utama.Paham liberalisme menolak adanya
pembatasan, khususnya dari pemerintah dan agama .Kata-kata liberal diambil dari bahasa Latin liber
artinya bebas dan bukan budak atau suatu keadaan dimana seseorang itu bebas dari kepemilikan
orang lain. Secara politis liberalisme adalah ideologi politik yang berpusat pada individu, dianggap
sebagai memiliki hak dalam pemerintahan, termasuk persamaan hak dihormati, hak berekspresi dan
bertindak serta bebas dari ikatan-ikatan agama dan ideologi
NEGARA YANG MEMAKAI :USA, United Kingdom, India, Iran, Israel, Jepang, Korea Selatan, Filipina,
Taiwan, Thailand dan Turki, Australia ,Perancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Islandia, Italia, dll

Perbandingan Ideologi Pancasila dengan Ideologi yang lain

1. Ideologi

Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan. kata ideologi sendiri di ciptakan oleh destutt
de tracy pada akhir abad ke 18 untuk mendefinisikan “sains tentang ide”, ideologi dapat dia
anggap sebagai visi yang komperhensif, sebagai cara untuk melakukan sesuatu secara umum.
Ideologi berasal dari bahasa yunani ”idea” yang berarti gagasan, ide, atau cita-cita dan
”logos” yang berarti ilmu atau pengetahuan Tujuan utama di balik ideologi adalah sistem
pemikiran abstark yang diterapkan pada masalah-masalah publik sehingga membuat konsep
politik.
Definisi Lain Mengenai Ideologi :
1. Wikipedia
Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan atau aqidah yang melahirkan pikiran-pikiran baru
atau aturan-aturan dalam kehidupan.
2. Destertt de Tracy
Ideologi adalah studi terhadap ide pemikiran tertentu.
3. Descartes
Ideologi adalah inti dari semua pemikiran manusia.
4. Machiavelli
Ideologi adalah setem perlindungan kekeuasan yang dimiliki oleh penguasa.
5. Karl Mark
Ideologi merupakan alat untuk mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bersama dalam
bermasyarakat.
Secara garis besar, ideologi adalah pemikiran yang mencakup konsepsi mendasar
tentang kehidupan dan memiliki metode untuk merasionalkan pemikiran tersebut berupa
fakta metode, menjaga pemikiran tersebuat agar tidak menjadi absurd dari pemikiran-
pemikiran yang lain dan metode untuk menyebarkannya.

2. Ideologi Pancasila (Indonesia)


Pancasila dianggap sebagai sebuah ideologi karena Pancasila memiliki nilai-nilai filsafat
mendasar juga rasional. Pancasila telah teruji kokoh dan kuat sebagai sebuah landasan dalam
mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu juga, Pancasila merupakan wujud
dari konsensus nasional, itu semua karena negara bangsa Indonesia ini adalah sebuah sketsa
negara moderen yang telah disepakati oleh para pendiri negara Republik Indonesia kemudian
nilai-nilai dari kandungan Pancasila itu sendiri dilestarikan dari generasi ke generasi.
Ideologi pancasila merupakan suatu pemikiran yang beracuan Pancasila. Pancasila
dijadikan ideologi dikerenakan, Pancasila memiliki nilai-nilai falsafah mendasar dan rasional.
Pancasila pertamakali di kumandangkan oleh Soekarno pada saat berlangsungnnya sidang
BPUPKI. Pada saat itu Soekarno menekankan pentingnya sebuah dasar negara yang
disamakan sebagai fundamental, filsafat pemikiran yang mendalam, serta perjuangan suatu
bangsa senatisasa memiliki karakter tersendiri. Pancasila tertulis formal pada alinea ke IV
UUD 1945. selain itu juga memiliki dasar yuridis yang kuat. Jadi dapat di simpulkan bahwa
pancasila hanya dapat berperan sebagai ideologi negara jika segala tindakan individu maupun
sosial dalam masyarakat yang mencakup berbangsa dan bernegara yang juga mencakup aspek
politik sosial ekonomi dan lain-lain dilaksanakan secara rasional berdasarkan pancasila.
Kelebihan/keunggulan ideologi pancasila :

1. Mencakup nilai – nilai positif yang diambil dari berbagai ideology


2. Ekonomi yang menyangkut hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Pemerintah
sehingga tidak mengorbankan rakyat.
3. Bersifat fleksibel yang artinya mengikuti perkembangan Zaman.

Kekurangan ideologi pancasila:


1. Dapat Menimbulkan tafsir yang berbeda – beda.

3. Ideologi Sosialisme (Cina & Korea utara)


Istilah sosialisme pertama kali dipakai di Prancis pada tahun 1831 dalam sebuah artikel
tanpa judul oleh Alexander Vinet. Pada masa ini istilah sosialisme digunakan untuk
pembedaan dengan indvidualisme, terutama oleh pengikut-pengikut Saint-Simon, bapak
pendiri sosialisme Prancis. Saint-Simon lah yang menganjurkan pembaruan pemerintahan
yang bermaksud mengembalikan harmoni pada masyarakat. Sosialisme sendiri berasal dari
bahasa Latin yakni socius (teman). Jadi sosialisme merujuk kepada pengaturan atas dasar
prinsip pengendalian modal, produksi dan kekayaan oleh kelompok.
Ideologi ini menyatakan bahwa dunia ini tiada lain terdiri dari dan tergantung
eksistensinya pada benda material. Jadi, segala sesuatu yang ada hanyalah materi belaka.
Materilah asal usul segala sesuatu. Materi merupakan dasar eksistensi segala macam
pemikiran. Maka, tidak ada tuhan, tidak ada ruh, atau aspek-aspek kegaiban lainnya, karena
semuanya tidak dapat diindera seperti materi. Dari ide materialisme inilah dibangun dua ide
pokok dalam Sosialisme yang mendasari seluruh bangunan ideologi Sosialisme, yaitu
Materialisme Dialektis dan Materialisme Historis. Dengan demikian, hubungan agama dan
negara menurut Sosialisme merupakan hubungan yang negatif, bahkan Sosialisme telah
menafikan secara mutlak eksistensi dan pengaruh agama dalam kehidupan bernegara dan
bermasyarakat. Agama merupakan candu masyarakat yang harus dibuang dan dienyahkan.

4. Ideologi Komunisme (Eropa Timur)


Komunisme adalah salah satu ideologi di dunia. Komunisme sebagai anti kapitalisme
menggunakan sistem sosialisme sebagai alat kekuasaan, sebagai prinsip semua adalah milik
rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara merata.

Komunisme pada awal kelahiran adalah sebuah koreksi terhadap faham kapitalisme di
awal abad ke-19an, dalam suasana yang menganggap bahwa kaum buruh dan pekerja tani
hanyalah bagian dari produksi dan yang lebih mementingkan kesejahteraan ekonomi. Akan
tetapi, dalam perkembangan selanjutnya, muncul beberapa faksi internal dalam komunisme
antara penganut komunis teori dengan komunis revolusioner yang masing-masing
mempunyai teori dan cara perjuangannya yang saling berbeda dalam pencapaian masyarakat
sosialis untuk menuju dengan apa yang disebutnya sebagai masyarakat utopia.
Secara umum komunisme berlandasan pada teori Dialektika materi, oleh karenanya
tidak bersandarkan pada kepercayaan agama dengan demikian pemberian doktrin pada
rakyatnya, dengan prinsip bahwa “agama dianggap candu” yang membuat orang berangan-
angan yang membatasi rakyatnya dari pemikiran ideologi lain karena dianggap tidak rasional
serta keluar dari hal yang nyata (kebenaran materi).

Komunisme merupakan ideologi yang menghendaki penghapusan pranata kaum


kapitalis serta berkeinginan membentuk masryarakat kolektif agar tanah dan modal (faktor
produksi) dimiliki secara sosial dan pertentangan kelas serta sifat kekuatan menindas dari
negara tidak berlangsung lagi. Dalam setiap upaya-upaya untuk menanamkan ideologinya itu,
Paham komunis berusaha mengambil jalan pintas yakni dengan jalan revolusi dengan metode
kekerasan. Hal inilah yang menyebabkan antipati masyarakat dunia terhadap paham ini.
Kalau kita membuka lembaran sejarah berikutnya, Afganistan yang pernah berada di bawah
jajahan Unisoviet mengalami tragedi kemanusiaan yang panjang akibat cara-cara kekerasan
yang dilakukan Penganut paham komunis tersebut.

Negara-negara yang menganut ideology Komunisme adalah Negara-negara yang


berada dikawasan Eropa Timur yang semuanya merupakan bekas pecahan Uni Soviet, yakni :
Albania, Bosnia-Herzegovina, Bulgaria, Kroasia, Macedonia, Rumania, Serbia dan
Montenegro, Hongaria, Ceko, Yugoslavia, Polandia.

5. Ideologi Liberalisme (AS, Inggris)

Liberalisme atau Liberal adalah sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi
politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utama.
Secara umum, liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh
kebebasan berpikir bagi para individu. Paham liberalisme menolak adanya pembatasan,
khususnya dari pemerintah dan agama. Dalam masyarakat modern, liberalisme akan dapat
tumbuh dalam sistem demokrasi, hal ini dikarenakan keduanya sama-sama mendasarkan
kebebasan mayoritas. Bandingkan

Pokok-pokok Liberalisme

Ada tiga hal yang mendasar dari Ideologi Liberalisme yakni Kehidupan, Kebebasan
dan Hak Milik (Life, Liberty and Property). Dibawah ini, adalah nilai-nilai pokok yang
bersumber dari tiga nilai dasar Liberalisme tadi:
- Kesempatan yang sama. (Hold the Basic Equality of All Human Being). Bahwa manusia
mempunyai kesempatan yang sama, di dalam segala bidang kehidupan
baik politik, sosial, ekonomi dankebudayaan. Namun karena kualitas manusia yang berbeda-
beda, sehingga dalam menggunakan persamaan kesempatan itu akan berlainan tergantung
kepada kemampuannya masing-masing. Terlepas dari itu semua, hal ini (persamaan
kesempatan) adalah suatu nilai yang mutlak dari demokrasi.
- Dengan adanya pengakuan terhadap persamaan manusia, dimana setiap orang mempunyai
hak yang sama untuk mengemukakan pendapatnya, maka dalam setiap penyelesaian masalah-
masalah yang dihadapi baik dalam kehidupan politik, sosial, ekonomi, kebudayaan dan
kenegaraan dilakukan secara diskusi dan dilaksanakan dengan persetujuan – dimana hal ini
sangat penting untuk menghilangkan egoisme individu.( Treat the Others Reason Equally).
- Pemerintah harus mendapat persetujuan dari yang diperintah. Pemerintah tidak boleh
bertindak menurut kehendaknya sendiri, tetapi harus bertindak menurut kehendak
rakyat.(Government by the Consent of The People or The Governed.
- Berjalannya hukum (The Rule of Law). Fungsi Negara adalah untuk membela dan mengabdi
pada rakyat. Terhadap hal asasi manusia yang merupakan hukum abadi dimana seluruh
peraturan atau hukum dibuat oleh pemerintah adalah untuk melindungi dan
mempertahankannya. Maka untuk menciptakan rule of law, harus ada patokan
terhadap hukum tertinggi (Undang-undang), persamaan dimuka umum, dan persamaan sosial.
- Yang menjadi pemusatan kepentingan adalah individu.(The Emphasis of Individual).
- Negara hanyalah alat (The State is Instrument). Negara itu sebagai suatu mekanisme yang
digunakan untuk tujuan-tujuan yang lebih besar dibandingkan negara itu sendiri. Di dalam
ajaran Liberal Klasik, ditekankan bahwa masyarakat pada dasarnya dianggap, dapat
memenuhi dirinya sendiri, dan negara hanyalah merupakan suatu langkah saja ketika usaha
yang secara sukarela masyarakat telah mengalami kegagalan.
Dalam liberalisme tidak dapat menerima ajaran dogmatisme (Refuse Dogatism). Hal
ini disebabkan karena pandangan filsafat dari John Locke (1632 – 1704) yang menyatakan
bahwa semua pengetahuan itu didasarkan pada pengalaman. Dalam pandangan ini, kebenaran
itu adalah berubah.

IDEOLOGI
NO ASPEK
PANCASILA KOMUNISME SOSIALISME LIBERALISME
1 Politik Demokrasi 1. Demokrasi1. Demokrasi untuk Demokrasi
Pancasila Rakyat Kebersamaan Liberal

2. Berkuasa2. Mengutamakan
mutlak kebersamaan

3. Satu partai

2 Hukum Hukum untuk Hukum untuk Masyarakat sama1. Hukum untuk


menjunjung tinggi melanggengkan dengan negara melindungi
keadilan dan komunis individu
keragaman individu 2. Dalam proses
dalam masyarakat pelaksnaannya
mementingkan
individu

3 Ekonomi Peran negara 1. Peran negara1. Peran negara1. Peran negara


adalah tidak terjadi dominan adalah bentuk kecil
monopoli dll yang 2. Demi pemerataan 2. Swasta
merugikan rakyat kolektivitas 2. Keadilan mendominasi
berarti demi distributif yang3. Kapitalisme
4. Monopolisme
Negara diutamakan
5. Persaingan
3. Monopoli
bebas
negara

4 Agama 1. Bebas memilih1. Agama candu Agama harus1. Agama urusan


salah satu agama masyarakat mendorong pribadi

2. Agama harus2. harus berkembangnya 2. Bebas beragama


Agama
menjiwai dalam dijauhkan dari kebersamaan atau tidak
kehidupan masyarakat
bermasyarakat 3. Atheis
berbangsa dan
bernegara

5 Pandanga 1. Individu &1. Individu & Masyarakat lebih1. Individu lebih


n terhadap Masyarakat diakui Masyarakat penting daripada penting dari
Individu keberadaannya tidak penting individu masyarakat
dan 2. Hubungan 2.individu 2. Kolektivitas 2. Masyarakat
Masyarak dan masyarakat yang dibentuk diabdikan untuk
at dilandasi asas negara lebih individu
selaras, serasi dan penting
seimbang

3. Masyarakat ada
karena individu

4. Individu akan
punya arti apabila
hidup di tengah
masyarakat

6 Ciri Khas Keselarasan, 1. Atheisme 1. Kebersamaan 1. Penghargaan


2. Dogmatis
keseimbangan, dan akomodasi atas HAM
3. Otoriter
keserasian dalam 2. Jalan tengah 2. Demokrasi
4. Ingkar HAM
setiap aspek 3. Negara
5.Reaksi
kehidupan
terhadap 4. Menolak
kapitalisme dan dogmatis
liberalisme
5.Reaksi
terhadap
absolutisme

DAFTAR PUSTAKA

1. http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/03/103883/ (Senin, 12 Desember 2011)


2. http://id.wikipedia.org/wiki/Liberalisme (Selasa, 13 Desember 2011)
3. http://slowdownthing.blogspot.com/2009/09/perbedaan-ideologi-pancasilakomunis-
dan.html (Minggu, 11 Desember 2011)
4. http://www.isomwebs.com/kelebihan-dan-kelemahan-ideologi-liberalisme-komunis-
dan-pancasila.php (Senin, 12 Desember 2011)
5. http://www.g-excess.com/2798/pancasila-sebagai-ideologi-terbuka/ (Senin, 12
Desember 2011)
6. http://id.shvoong.com/humanities/history/2165989-apa-itu-ideologi-sosialisme-
kapitalisme/ (Senin, 12 Desember 2011)
7. http://yandiyulio.wordpress.com/2009/09/27/perbandingan-ideologi-pancasila-dan-
komunis/ (Senin, 12 Desember 2011)
8. http://paulinepaulinepauline.blogspot.com/2011/09/perbedaan-ideologi-pancasila-
dengan.html (Senin, 12 Desember 2011)

9. http://cumatugas.blog.com/2009/09/06/tugas-pkn-2/ (Minggu, 11 Desember 2011)