Anda di halaman 1dari 3

Struktur teks artikel penelitian adalah abstrak, pendahuluan, tinjauan pustaka, metodologi

penelitian, hasil, pembahasan, dan simpulan. Di pihak lain, struktur teks artikel konseptual adalah
abstrak, pendahuluan, tinjauan pustaka, pembahasan, dan simpulan. Setiap tahapan pada
struktur teks (yang pada dasarnya adalah judul bab) terdapat gugusan tulisan yang dinyatakan
dalam bentuk paragraf. Gugusan tulisan itu membentuk satu kesatuan yang menggambarkan
fungsi retoris pada bab-bab yang dimaksud. Struktur teks pada artikel penelitian maupun struktur
teks yang terdapat pada artikel konseptual belum mencakup judul artikel, daftar pustaka dan
lampiran.

2.1.1. Abstrak

Abstrak merupakan ringkasan dari artikel ilmiah seluruhnya, baik yang berupa artkel
penelitian maupun yang konseptual. Pada umunya abstrak ditampilkan dalam satu kesatuan
dengan artikelnya. Jika demikian halnya, abstrak menjadi nama genre dan sekaligus nama bagian
artikel apabila berada di dalam artikel yang dimaksud. Apabila berdiri sendiri, abstrak menjadi
genre makro, tetapi apabila berada dalam satu kesatuan artikel, abstrak menjadi genre mikro.

2.1.2. Pendahuluan

Bab pendahuluan berfungsi sebagai pembuka artikel ilmiah.Dari bab ini pembaca mengetahui
arah artikel tersebut. Kanduangan yang terdapat pada Bab Pendahuluan adalah: (1) pokok
persoalan yang dieksplorasi pada artikel, (2) alasan tentang pentingnya pokok persoalan itu
dieksplorasi,dan (3) cara (dalam hal pendekatan,metode,dan teknik) yang digunakan untuk
mengeksplorasi pokok persoalan.

Genre mikro yang terdapat pada Bab Pendahuluan adalah semacam eksposisi yang disertai
deskripsi. Baik artikel penelitian maupun artikel konseptual mengandung Bab Pendahuluan yang
relatif sama. Sebagian perbedaannya terletak pada poin (3). Pada kedua jenis artikel itu,
pendekatan dimaknai sebagai teori/konsep/filsafat ilmu yang dijadikan dasar pembahasan.
Sementara itu, metode penelitian serta metode pengumpulan data dan metode analisis data,
sedangkan pada artikel konseptual hal berkaitan dengan teori/konsep/filsafatilmu yang digunakan
untuk memecahkan pokok persoalan.

2.1.3. Tinjauan Pustaka

Pada prinsipnya, Bab Tinjauan Pustaka pada artikel penelitian berisi dual hal : pertama, ulasan
tentang teori yang digunakan untuk memecahkan pokok persoalan yang dibahas. Dan kedua,
ulasan terhadap penelitian-penelitian sejenis yang telah dilakukan oleh orang lain atau oleh
penulis artikel itu sendiri. Kadang-kadang Bab Tinjauan Pustaka dilengkapi dengan kerangka pikir.

Ulasan yang pertama merupakan uraian secara rinci tentang pendekatan atau teori yang telah
disebutkan pada Bab Pendahuluan yang dipilih untuk ladasan analisis data. Ulasan kedua berisi
tinjauan kritis terhadap penelitian-penelitian sebelumnya. Adapun kerangka pikir adalah uraian
(dapat berupa bagan) yang menunjukkan peta peta jalan penelitian.

Setelah Bab TinjauanPustaka, terdapat genre mikro review. Bab Tinjauan Pustaka
direalisasikan dengan genre ulasan untuk membangun landasan teori dari banyak sumber. Pada
artikel konseptual, Bab Tinjauan Pustaka lebih diarahkan kepada landasan teori yang digunakan
untuk memecahkan masalah yang diajukan. Karena Artikel konseptual didasarkan pada pemikiran
mengenai sesuatu yang dilihat dari sudut pandang teori tertentu. Bab ini sering diberi judul sesuai
dengan sesuatu yang dibahas itu.

2.1.4. Metode Penelitian

Bab Metode Penelitian pada artikel penelitian memuat uraian tentang jenis, desain, dan tata
cara pelaksanaan penelitian, termasuk langkah-langkah yang ditempuh. Pada bab ini, dijelaskan
secara rinci pendekatan, metode, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. Instrumen
dan bahan yang digunakan pada penelitian itu juga dijelaskan. Sementara itu, pada artikel
konseptual tidak terdapat Bab Metode Penelitian. Sebagai gantinya, penulis artikel konseptual
dapat mengungkapkan alur pemikiran dan langkah-langkah penyelesaian masalah yang dibahas.

Genre mikro yang digunakan pada Bab Metode Penelitian adalah rekon, deskrpsi, laporan,
dan prosedur. Rekon digunakan untuk menggambarkan bahwa kegiatan penelitian itu
dilaksanakan pada waktu lampau. Deskripsi digunakan untuk menjelaskan wujud dan sifat-sifat
data. Laporan digunakan untuk mengklasifikasikan data. Adapun prosedur digunakan untuk
menyatakan langkah-langkah penelitian.

2.1.5. Hasil

Bab hasil hanya terdapat pada artikel penelitian. Isinya adalah sajian temuan-temuan
penelitian sesuai dengan klasifikasi data yang ada. Sajian tersebut dapat dinyatakan dengan grafik,
tabel, histogram, gambar, atau bagan alir. Pada bab ini belum disajikan interpretasi dan
perbandingan antarkelompok data. Kalaupun terdapat interpretasi, interpretasi itu baru bersifat
individual, terkait dengan karakteristik data yang dilaporkan interpretasi lebih jauh dan
perbandingan antarkelompok data disampaikan pada Bab Pembahsan.

Genre mikro yang terdapat pada Bab Hasil adalah deskripsi dan laporan. Deskripsi digunakan
untuk menyajikan data secara individual, sedangkan laporan digunakan untuk melaporkan
temuan-temuan yang terungkap dalam data sesuai dengan pengelompokan masing-masing.
Karena penelitian yang dilaporkan itu telah dilaksanakan di waktu lampau dalam hal tertentu data
dapat pula disajikan dengan rekon.

2.1.6. Pembahasan

Bab pembahasan berisi pembahasan (penjelasan) mengenai temuan-temuan penelitian dari


berbagai sudut pandang teori yang telah disajikan pada Bab Tinjauan Pustaka (Bailey, 2011).
Pembahasan juga meliputi kekurangan-kekurangan penelitian sebelumnya dapat ditutup oleh
penelitian yang dilaporkan ini. Genre mikro yang sesuai untuk diterapkan pada Bab Pembahasan
adalah diskusi dan atau meliputi eksplanasi. Seandainya Bab Pembahasan tidak direalisasikan
dengan genre mikro diskusi dan atau meliputi eksplanasi (tetapi dengan deksripsi saja), hakikat
pembahasan itu hilang, dan yang terjadi adalah pemaparan belaka.

2.1.7. Simpulan

Bab simpulan baik pada artikel penelitian maupun pada artikel konseptual berisi uraian yang
menunjukkan bahwa pokok persoalan yang disajikan pada Bab Pendahuluan telah diperlakukan
sedemikian rupa dengan hasil yang telah disajikan pada pembahasan. Bab ini merupakan jawaban
langsung terhadap pokok persoalan yang disajikan pada Bab Pendahuluan, maka genre mikro yang
digunakan pun sama dengan genre mikro yang digunakan pada Bab Pendahuluan, yaitu eksposisi
yang meliputi deskripsi. Dengan demikian Bab Simpulan sejajar dengan Bab Pendahuluan.

2.1.8. Judul, Daftar Pustaka, dan Lampiran

Judul artikel ilmiah menggambarkan isi keseluruhan artikel. Judul harus mudah dipahami dan
hendaknya tidak terlalu panjang serta disampaikan secara ringkas dan jelas. Di sisi lain, Daftar
Pustaka merupakan bagian yang sangat penting pada artikel ilmiah, baik artikel penelitian maupun
artikel konseptual. Daftar pustaka adalah daftar yang memuat semua sumber ( yang berupa buku,
artikel ilmiah/jurnal, atau terbitan lain) yang digunakan acuan dalam menulis. Lampiran adalah
dokumen tambahan yang ditambahkan (dilampirkan) ke dokumen utama. Selain itu, Lampiran
pada proposal penelitian dan laporan penelitian pada artikel ilmiah, lampiran biasanya berisi data-
data yang dianalisis atau instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data