Anda di halaman 1dari 2

INDIKASI MASUK DAN KELUAR HCU /ICU

No . Dokumen Revisi Halaman


HK.02.04 / I-15-AN /47 5 1/2
Ditetapkan oleh
STANDAR DIREKTUR UTAMA
PROSEDUR Tanggal Terbit
OPERASIONAL 1 Januari 2015
dr.Mohammad Ali Toha, MARS
NIP 195911101986101001

Pengertian HCU merupakan tempat untuk merawat pasien yang memerlukan


observasi yang ketat.

Tujuan Mengurangi morbiditas dan mortalitas.

1. Peraturan Menteri Kesehatan RI No.519/MENKES/PER/


IV/2011 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan
Anestesiologi dan Terapi Intensif di RS
2. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 31 tahun 2013 tentang
Penyelenggaraan Pekerjaan Perawat Anestesi
Kebijakan 3. Keputusan Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat
Persahabatan No.HK.02.05/1.1/218/2010 tentang Pedoman
Asuhan Pasien Berkesinambungan (Continum of Care)
4. Keputusan Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat
Persahabatan No.HK.02.05/1.1/224/2011 tentang Pedoman
Asuhan Keselamatan Pasien.
5. Keputusan Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat
Persahabatan No.HK.02.025/II.IV/148/2011 tentang Peraturan
Internal Rumah Sakit (Hospital by Laws)

Indikasi masuk HCU :

Diproritaskan untuk pasien-pasien paska bedah di IGD :


1. Pasien yang belum stabil kardiopulmonernya dan diperkirakan
tidak akan stabil dalam jangka pendek ( < 2 Jam ).
2. Pasien yang perlu observasi intensif.

Prosedur Lamanya Perawatan di HCU :

Ditetapkan pasien dirawat di HCU hanya 1 X 24 jam, selanjutnya


dipindahkan ke :
1. Ruang rawat inap, jika keadaan sudah baik dan stabil.
2. IPI , jika pasien memerlukan terapi intensif misalnya ventilator
dll.

Hal-hal yang harus diperhatikan :

 Jika IPI penuh, maka pasien dapat dirawat terus di HCU


sampai tempat ada di IPI.

INDIKASI MASUK DAN KELUAR HCU /ICU

No . Dokumen Revisi Halaman


HK.02.04 / I-15-AN /47 5 2/2

Unit Terkait IGD, IPI, SMF Bedah, SMF Kebidanan, SMF THT.