Anda di halaman 1dari 24

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.

N DENGAN HEMODIALISIS AKIBAT


PENYAKIT GINJAL KRONIS DI RUANG HEMODIALISIS RS.DUSTIRA
TANGGAL 01 NOVEMBER 2018

Disusun oleh

kelompok II

Tingkat III C

Melinda (15.105)
Abidin (16.105 )
Annisa Fauziah (16.109 )
Egy Prapita Shari (16.120)
Imas Sulastri (16.127)
Monica Rohmawati (16.130)
Nuke Herawati (16.137)
Rizal Zamaludin (16.142)

AKADEMI KEPERAWATAN RUMAH SAKIT DUSTIRA


CIMAHI
2018
ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.N DENGAN HEMODIALISIS AKIBAT
PENYAKIT GINJAL KRONIS DI RUANG HEMODIALISIS RS.DUSTIRA
TANGGAL 01 NOVEMBER 2018

1.PENGKAJIAN

a. Identitas klien
Nama : Tn.N
Umur : 37 Tahun
Jenis kelamin : Laki-Laki
Agama : Islam
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Wiraswasta
Suku /bangsa : Sunda
Status perkawinan : Kawin
Golongan darah :-
Diagnosa Medis : Gagal ginjal kronik
Tanggal masuk RS : 01-11-2018
Tanggal pengkajian : 01-11-2018
No.Medrec : 483733
Alamat : Jl. Pojok Utara 2 No.16
b. Identitas penanggung jawab

Nama : Ny. W

Umur : 35 Tahun

Jenis kelamin : Perempuan

Agama : Islam

Pendidikan : SMA

Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga

Hubungan dengan pasien : Istri

Alamat :Jl. Pojok Utara 2 No. 16

B. Riwayat Kesehatan

1) Keluhan utama
Pasien mengatakan gatal
2) Riwayat kesehatan sekarang
a) Alasan masuk Rumah Sakit
Pada hari Kamis tanggal 01 November 2018 Jam 07.00 Tn.N datang
ke Rumah Sakit Dustira untuk melakukan Hemodialisis rutin dalam waktu 1
minggu 2 kali, yaitu pada hari Senin dan juga Kamis, untuk melakukan
dialisis waktunya 4 jam untuk sekali dialisis.
b) Keluhan saat dikaji
Saat dilakukan pengkajian pasien mengeluh kuiltnya gatal. Gatal
dirasakan pada saat sebelum dilakukan dialisis, berkurang pada saat sesudah
dilakukannya dialisis. Gatal dirasakan dibagian tubuhnya. Gatal dirasakan
kadang-kadang dengan durasi tidak menentu.
3) Riwayat Kesehatan Dahulu
Pasien mengatakan dahulu pernah mengidap penyakit Hipertensi mencapai
200/100 Mmhg
4) Riwayat Kesehatan Keluarga
Pasien mengatakan di anggota keluarganya tidak ada yang mempunyai
penyakit yang sama seperti dirinya.

C. Riwayat Hemodialisis
1. BBK/Dry Weight
Kg : 53 Kg
2. Berat badan Interdialisis
BB Pre HD : 55,5 kg
BB Post HD : 53 kg
3. Kapan Terakhir HD
Hari senin tanggal 29 Oktober 2018

D.Pemeriksaan Fisik

1) Keadaan Umum

Penampilan baik,kebersihannya bersih,kesadarannya Cm (Compos Mentis) dengan GCS


E=4, V=5, M=6,Berat badan 55,5 kg

2) System pernafasan

Bentuk hidung simetris, tidak adanya pernafasan cuping hidung, tidak tampak
perdarahan dari hidung, mukosa hidung lembab, tidak adanya secret, tidak adanya
pembengkakan polip, penyebaran rambut hidung merata, kepatenan jalan nafas tidak
baik, respirasi 20x/menit, tidak adanya nyeri tekan didaerah sinus maksilaris, sinus
frontalis, sinus zigomatikus, dan etromoidalis, trakea tampak berada ditengah, bentuk
dada normal, tidak teraba adanya massa atau nodul pada daerah dada, terasa getaran
seimbang antara kanan dan kiri saat dilakukan vocal premitus, ekspansi paru seimbang
pada dada kanan dan kiri, terdengar bunyi resonan pada ICS 1-ICS 5 sebelah kiri pekak
karena adanya jantung.

3) System kardiovaskuler

Konjungtiva tampak pucat, tidak terdapat sianosis pada bibir, CRT kembali <2
detik, denyut nadi 85x/menit, tekanan darah 170/90 mmHg, terdapat suara pekak ICS 3-
ICS 5 sebelah kiri karena adanya jantung, jantung terdengar normal S1 terdengar lup S2
terdengar dub tidak ada suara tambahan seperti galloip dan murmur, akral hangat, suhu
tubuh 36,6oC.

4) Sistem pencernaan

Bentuk mulut simetris, nasolabia berada ditengah sejajar dengan septum nasal, tidak
terdapat stomatisis, tidak nampak caries gigi, bibir tampak lembab, lidah bersih, mukosa
mulut terlihat lembap, tampak adanya reflek menelan baik, abdomen klien tampak
cembung.

5) Sytem Persyarafan

a. Kesadaran Cm (Compos Mentis)

GCS ( E=4, V=5, M=6)

b.Fungsi Nervus cranial :

1) NI (Olfaktorius)

Pasien dapat membedakan bau

2) NII (Optikus)

Pasien tidak menggunakan kacamata tapi masih dapat membaca papan nama
perawat dengan benar dengan jarak ±30 cm
3) NIII,NIV,NVI (Okulomotorius,trachealis,Abdusen)

Pasien dapat mengikuti pergerakan bola mata 8 arah, ukuran pupil isokor, reflek
pupil miosis saat terkena cahaya.

4) NV (Trigeminus)

Pasien dapat mengunyah makanan dengan baik

5)NVII (Facialis)

Pasien dapat mengerenyitkan dahi, terdapat kesimetrisan lipatan dahi, pasien dapat
mengembungkan pipi.

6)NVIII (Auditorius)

Pasien mampu berkomunikasi dengan perawat tanpa bantuan alat pendengaran

7)NIX (Glosofaringeus)

Reflek muntah baik dengan menekan lidah, pasien tampak akan muntah.

8)NX (Vagus)

Reflek menelan baik, ovula berada ditengah, ovula bergetar ketika bilang “ahh”.

9)NXI (Assesorius)

Pasien mampu menahan tahanan saat menoleh ke samping kanan dan kiti, serta
kemampuan melawan ketika bahu diberi tahanan.

10)NXII (Hipoglossuss)

Paien mampu menggerakkan lidahnya ke kanan dan ke kiri, atas dan bawah.
6) Sistem Muskuloskeletal

a. Ektermitas atas

Bentuk tangan simetris antara kanan dan kiri, terpasang blood line dan Av
fistula di sebelah kiri, jumlah jari masing-masing 5 tangan kanan 5 dan tangan
kiri 5, akral teraba hangat, kedua tangan mampu melakukan abduksi, adduksi,
ekstensi dan ritasi, kekuatan otot baik, reflek bisep ++/++, Reflek trisep ++/++,
Reflek branchioradialis ++/++.

b.Ekstermitas Bawah

Bentuk kaki tampak simetris antara kanan dan kiri, jumlah jari 10 masing-
masing kanan 5 dan kiri 5, terdapat luka bekas garukan.

7) Sytem Perkemihan

Warna urine kuning jernih, jumlah sangat sedikit, adanya keluhan saat berkemih,
adanya nyeri tekan pada ginjal kiri dan kanan.

8) Sytem Endokrin

Tidak tampak pembesaran pada daerah tyroid, tidak adanya nyeri tekan

9) Sitem Integumen

Rambut tidak lengket, distribusti rambut merata, warna rambut hitam, tidak ada
ketombe, tidak ada nyeri tekan saat palpasi kepala, kuku pendek dan bersih, suhu tubuh
36,5ºC, adanya perbedaan warna kulit daerah penusukan menjadi gelap dan memar.
E. Pengkajian psikososial

1. Pola persepsi pemeliharaan kesehatan

Pasien terlihat lemas terhadap penyakitnya, namun pasien mempunyai sifat


tegar dan semangat untuk melawan penyakitnya, dan kepercayaan pasien sangat
kuat bahwa dibalik ini semua Allah SWT memiliki rencana yang terbaik.

2. Pola Nutrisi,Istirahat tidur,eliminasi,personal Hygiene

No Aktifitas Sebelum Masuk RS Sesudah Masuk RS


1. Nutrisi
a. Makan
 Frekuensi 2x Sehari 1x Selama proses
HD
 Jumlah 1 Porsi (2 Cukil 500 Grm
Nasi)
 Jenis Nasi,sayur,buah,lauk Makanan Ringan
pauk

 Diet Tinggi Kalium Ada


Rendah Protein

 Pantangan Tidak Ada Ada


 Keluhan Tidak Ada Tidak ada
b. Minum
 Jumlah 1 botol (800ML) 600 ML
 Diet Tidak ada Ada
 Jenis Air Putih Air Putih
 Pantangan Tidak ada Ada
 Keluhan Ada Ada
c. Infus
 Jenis Tidak ada Tidak Ada
 Jumlah Tidak Ada Tidak Ada
 Keluhan Tidak Ada Tidak Ada

2 Eliminasi
a. BAB
 Frekuensi 1x sehari Tidak BAB
 Konsistensi Lembek Tidak BAB
 Warna Kuining Tengguli Tidak BAB

 Bau Khas Peses Tidak BAB

 Keluhan Tidak ada Tidak BAB

b. BAK
 Frekuensi 4-5 X Sehari Tidak BAK
Sedikit (1 sendok) Tidak BAK
 Jumlah
Kuning Jernih Tidak BAK
 Warna
Anomia Tidak BAK
 Bau
Tidak Ada Tidak BAK
 Keluhan

3 Istirahat Tidur
a. Siang
 Kualitas Tidak Nyenyak Tidak Ada
 Kuantitas 1-2 Jam 1-2 Jam
 Keluhan Ada Ada
b. Malam
 Kualitas Tidak Nyenyak Tidak Nyenyak

 Kuantitas 2-3 Jam 2-3 Jam


 Keluhan Ada Ada

4 Personal Hyginea
a. Mandi 1x Sehari Saat Hemodilalisa
b. Cuci Rambut 1x Sehari tidak Dilakukan
c. Gunting Kuku 1x Seminggu
d. Sikat Gigi 1x Sehari
e. Masaalah Tidak Ada
5 Aktifitas
a. Lama Bekerja Tidak Bekerja Tidak Bekerja
b. Berolahrga Tidak Berolahraga Tidak Berolahraga
c. Lain-lain Tidak Ada Tidak Ada
d. Masalah Tidak Ada Tidak Ada
6 Pola Seksual
a. Frekuensi Tidak Terkaji Tidak Terkaji
b. Keluhan Tidak Terkaji Tidak Terkaji

3) Pola Aktivitas dan latihan

Kemampuan perawatan diri meliputi :

No. Aktivitas 0 1 2 3 4 Keterangan


1. Mandi √
2. Berpakaian √
3. Bedandan √
4. Eliminasi √
5. Mobilisasi di tempat tidur √
6. Pindah

7. Ambulasi √
8. Naik tangga √
9. Belanja √
10. Masak √
11. Merapihkan Rumah √

Keterangan :
0=Mandiri
1=Dibantu sebgian
2=perlu dibantu orang lain
3=perlu bantuan orang lain dan alat
4=Perlu bantuan seluruhnya

5) Pola toleransi-Koping stress

Dalam mengatasi masalahnya klien selalu bercerita dan berbicara kepada


keluarganya.

6) Kognitif-Perceptual

Klien terlihat tenang saat diwawancara, dan klien dapat berkomunikasi


dengan baik, dengan perawat dan dokter serta keluarganya.

7) Konsep diri
a. Gambaran diri
Klien mengatakan bagian tubuhnya yang dibenci dan klien
mengatakan menyukai seluruh tubuhnya.
b. Peran diri
Klien berperan sebagai seorang bapak dan suami.
8) Ideal diri
Klien mengatakan harus tetap semangat dalam menjalankan hidupnya dengan
keluarga yang diantarnya.
9) Identitas diri
Klien mengatakan seorang laki-laki berusia 37 tahun.
10) Harga diri
Klien mengatakan tidak merasa malu dengan keadaan sekarang.

7) Pola Hubungan dan Peran

Menurut pasien,hubungan pasien dan keluarga dan mertuanya sangat harmonis.


Hubungan dengan tetangga baik, ketika berbicara dengan perawat dan saat
mengungkapkan perasaannya pasien sangat menjawab dengan baik dan menceritakan
semua yang ia rasakan. Sikap pasien pun sangat kooperatif.

8) Pola Nilai dan keyakinan

Pasien adalah seseorang yang menganut agama islam. yang selalu berusaha
menjalankan ibadah sesuai dengan ajaran agama yang di anutnya. Saat ini pasien
mengalami bahwa penyakit yang menimpanya adalah sebuah ujian dari Allah SWT.
bahwa penyakitnya akan segera sembuh, karena pasien yakin segala sesuatu atau semua
ujian yang Allah SWT berikan tidak akan diluar kemampuan dirinya.
F.Pemeriksaan Penunjang

Nama Pasien : Tn N

No RM : 483733

Umur : 37 Tahun

 Pre Hd
Pemeriksaan Hasil Satuan Nilai Keterangan
Rujukakn
Kimia Klinik
Fungsi
Ginjal
Ureum 176/75 Mg/dl 10-50
Creatinin 10,2/4,8 Mg/dl 0,9-13

 Post HD
Pemeriksaan Hasil Satuan Nilai Rujukan Keterangan
Kimia Klinik
Fungsi Ginjal
Ureum 235 Mg/dl 10-50
Creatinn 16,0 Mg,dl 0,9-1,3
Therapy Farmakologi

Obat Dosis Rute


PA,BC,OSTE Oral 3x1 Oral
Aminefron 1x1 Oral
Amiodipin 1x1 Oral

G.Program Hemodialisis

1) Time Dyalisis : 4 jam

2) QD : 500 ml

3) QB : 230 ml/menit

4) Ultrafiltrasi Goal : 3000 ml

5) Heparinisasi : 5000 unit/1 cc

6) Vascular Acces : Av shunt (sinistra/sebelah kiri)

7) Dialisat : Bicarbonat
H. Analisa Data

Masalah
No Data Etiologi
Keperawatan
1. Ds : Jumlah nefron Kelebihan
Pasienn mengatakan fungsional menurun volume cairan
BAK dengan jumlah
sedikit
Do: Nefron yang terangsang
 perut klien hancur
tampak
cembung
 Tampak adanya 75% nefron hancur
edema di kaki
kanan dan kiri
pasien derajat
1+ (kedalaman GFR turun
2mm)
 Kenaikan berat
badan pasien Adaptasi
2,5kg (Bb pre
Hd=55,5Kg BB
Post Kecepatan filtrasi bebas
Hd=53,5Kg) solut meningkat

Ketidakseimbangan
dalam glomerulus dan
tubulus

Poliuri, Nokturi,
Ozotereusa

Insafi resensi ginjal

Angiotensin meningkat

Retensi Na+

Kelebihan Volume
Cairan
2. Ds : GGK Gangguan
Pasien mengatakan Integritas Kulit
mengeluh gatal-gatal
pada bagian tubuhnya Ekresi air dan zat
Do : terlalut
 kulit klien
tampak kering
 Ekstremitas Zat terlarut/ sisa
bawah terlihat metabolisme
luka bekas
garukan
Anemia

Kristalisasi urine

Aktalasi toksin

kulit

Kulit kering, gatal

Kerusakan Integritas
Kulit

Gangguan Intergritas
Kulit
3. Ds : GGK Kurang
Pasien mengatakan Pengetahuan
kadang tidak patuh pada
diet yang diberikan Ekresi air dan zat
dokter terlalut

Do:
 Tampak adanya Zat terlarut/ sisa
peningkatan metabolisme
berat badan
 Pitting edema
+1 (kaki kanan Anemia
dan kiri )

Kristalisasi urine

Aktalasi toksin

Kurang pengetahuan
2. DIAGNOSA KEPERAWATAN

A. Kelebihan volume cairan berhubungan dengan asupan cairan berlebih.


B. Gangguan integritas kulit berhubungan dengan aktulisasi toksin dalam kulit
C. Kurang pengetahuan berhubungan dengan keterbatasan paparan

4. INTERVENSI KEPERAWATAN

Dx. Keperawatan Tujuan keperawatan Intervensi Rasional


Kelebihan volume Keseimbangan cairan : Manajemen
cairan berhubungan Setelah dilakukan tindakan Cairan:
dengan asupan perawatan selama 4 jam tercapai 1. Monitor Vital 1. untuk
cairan berlebih kesemibangan cairan&elektrolit Sign mengetahui
dengan Kriteria hasil : keadaan
umum
Target
Indikator 2. Monitor 2. mengingatkan
Awal Akhir
1. Tekanan 3 4 indikasi kebutuhan
darah retensi/kelebih pasien dan
2. Asites 3 4 an cairan keluarga
3. BB 3 4 (edema) dalam
mengatur diet
yang telah
Keterangan : dianjurkan
1 = Sangat terganggu untuk
2 = Banyak terganggu mencegah
3 = Cukup terganggu terjadinya
4 = Sedikit terganggu komplikasi
5 = Tidak terganggu pemenuhan
cairan dalam
tubuh

3. Kolaborasi 3. Tindakan
dengan dokter kolaboratif
jika tanda dapat
cairan berlebih memungkinka
muncul atau n
memburuk pengendalian
cairan pada
tubuh pasien.
Terapi Hemodialisis
1. Catat Vital 1. Dapat menjadi
Sign acuan dalam
sebelum pengaturan
tindakan Quick Blood
2. Jelaskan 2. Pemberian
prosedur HD informasi yang
dan tepat pada
tujuannya pasien dapat
meningkatkan
kepercayaan
pasien pada
tindakan yang
akan di
lakukan

3. Bekerja 3. Pembatasan
secara cairan dapat
kolaboratif dilakukan
dengan pada pasien
pasien untuk Hemodialisa
menyesuaian
diet,pembata
san cairan
dan obat-
batan untuk
mengatur
cairan dan
elektrolit
(diallisis)

Integritas jaringan :kulit & Pengecekan


Gangguan membrane Mukosa: Kulit
Integritas Kulit 1. Periksa kulit 1. Pengkajian awal
berhubungan setelah dilakukan tindakan terkait untuk menentukan
dengan aktualisasi perawatan selama 4 jam kerusakan dengan intervensi
toksin dalam kulit integritas kulit dapat teratasi adanya selanjutnya yang
dengan kriteria hasil: edema akan diberikan
Target
Indikator 2. Warna kulit
Awal Akhir
1. Sensasi 3 4 2. Amati warna kemerahan
2. Integrit 3 4 dan edema menandakan adanya
as infeksi
Kulit
3. Memfasilitasi
3. Monitor kulit adanya
untuk adanya sirkulasi atau
Keterangan : ruam dan kerusakan
1 = Sangat terganggu lecet yang dapat
2 = Banyak terganggu menimbulkan
3 = Cukup terganggu pembentukan
4= Sedikit terganggu diabetes atau
5= Tidak terganggu hipertensi

4. Ajarkan 4. Pemakain
pakai lotion lotion pada
atau minyak pasien dapat
mempercepat
proses
5. Bekerja penyembuhan
secara 5. Pemberian
kolaboratif informasi pada
dengan pasien
pasien untuk mengenai
mengurangi efeksamping
rasa tidak hemodilalisa
nyaman dapat
karena efek mengantisipasi
samping gejala yang
penyakit dan ada
tindakan (
mis: gatal )

Kurang Pengetahuan : Proses Penyakir Teaching :


pengetahuan Setelah dilakuakn asuhan disasea proses
berhubungan keperawatan selama 4jam kurang 1. Berikan 1. Penilaian awal
dengan pengetahuan teratasi dengan kriteria penilaian pada pasien
keterbatasan hasil : tentang tentang
paparan Target tingkat pengetahuan
Indikator Awal Akhi pengetahuan pasien
r pasien
1. Klien 3 4 tentang
familier prosedur
dengan penyakit
nama yang
penyakit spesipik
2. Klien 3 4 2. Jelaskan 2. Penberian
mampu patofisiologi iinformasi
menjelaskan dari penyakit pada pasien
proses dan tentang
penyakit, bagaimana jalannya
hal ini penyakit akan
penyebab, berhubungan menambah
faktor dengan pengetahuan
resiko, efek anatomi dan pasien tentang
penyakit, fisiologi penyakitnya
tanda geja, dengan cara
cara untuk yang tepat
memin 3. Gambaran 3. Pemberian
imalkan tanda dan informasi
perburukan, gejala yang tentang tanda
komplikasi, biasa muncul dan gejala
tanda dan pada akan
geja, penyakit,den meningkatkan
pencegahan gan cara antisipasi
komplikasi) yang tepat pasien pada
penyakitnya
Keterangan :
1. Tidak ada pengetahuan 4. Sediakan 4. Pemberian
2. Pengetahuan terbatas informasi informasi
3. Pengetahuan sedang pada pasien kondisi pasien
4. Pengetahuan banyak tentang saat ini dapat
5. Pengetahuan sangat banyak kondisi, meningkatkan
dengan cara kewaspadaan
yang tepat pasien
terhadsap
kesehatannya

5. Sediakan 5. Pengetahuan
bagi yang diberikan
keluarga pada keluarga
informasi dapat
tentang membantu
kemajuan keluarga
pasien dalam
dengan cara melakukan
yang tepat perawatan
mandiri di
rumah pada
pasien
1. IMPLEMENTASI KEPERAWATAN DAN EVALUASI

No Dx. Keperawatan Jam Implementasi Evaluasi paraf


1. Kelebihan volume Kamis 1. Me monitor Vital Sign Pukul 10.00
cairan berhubungan 01-11-18 S=
dengan asupan R/ TD : 170/90 Klien mengatakan
cairan berlebih N : 85 x/menit BAK nya sedikit
R : 22 x/ menit
S : 36,6⁰C O=
2. Monitor indikasi TD : 170/90
retensi/kelebihan cairan N : 85x/mnt
(edema) R : 22x/mnt
R/ terdapat edema +1 S: 36,6
pada ektermitas bawah 1. Perut
klien
tampak
Terapi Hemodialisis cembung
1. Catat Vital Sign 2. Terdapat
sebelum tindakan edema +1
R/ TD : 170/90 pada
mmHg ekstermit
N : 85 x/menit as bawah
R : 22 x/ menit
S : 36,6⁰C 3.
A = Masalah
4. Jelaskan prosedur HD teratasi sebagian
dan tujuannya
R/ pasien mendengarkan P = Intervensi
dan pasien menjawab dilanjutkan
semua pertanyaan yang (lanjutkan
di ajukan hemodilisa)

5. Bekerja secara
kolaboratif dengan
pasien untuk
menyesuaian
diet,pembatasan cairan
dan obat-batan untuk
mengatur cairan dan
elektrolit (diallisis)
R/ QD : 2000
2. Gangguan Kamis 1. Memeeriksa kulit terkait Pukul 10.00 wib
integritas kulit 01-11-18 dengan adanya edema
berhubungan R/ Edema +1 pada S=
dengan ekstermitas bagian klien mengatakan
aktualisasi toksin bawah mengalami gatal-
dalam kulit 2. Meng amati warna dan gatal pada
edema ekstremitas
R/ terdapat warna bawah
kehitaman pada kulit
3. Me monitor kulit untuk O=
adanya ruam dan lecet 1. Kulit
R/pada ekstermitas klien
bawah terlihat luka tampak
bekas garukan kering
2. Ekstremita
4. Mengajarkan pakai s bawah
lotion atau minyak terlihat
R/ pasien mendengarkan luka
5. Bekerja secara bekas
kolaboratif dengan garukan
pasien untuk 3. Terdapat
mengurangi rasa tidak warna
nyaman karena efek kehitama
samping penyakit dan n pada
tindakan ( mis: gatal ) kulit
R/ pasien merasakan
gatal pada kulit A = Masalah
teratasi

P = Intervensi
Dihentikan
3. Kurang Kamis 1. Memberikan penilaian S=
pengetahuan 01-11-2018 tentang tingkat pengetahuan Pasien
berhubungan pasien tentang prosedur mengatakan
dengan penyakit yang spesipik kadang tidak
keterbatasan R/ pasien ridak patuh pada diet
paparan dapat menjelaskan yang di berikan
secara speseifik O=
trentang 1. Pasien
penyakitnya tidak
2. Menjelaskan dapat
patofisiologi dari penyakit menjelask
dan bagaimana hal ini an secara
berhubungan dengan spesifik
anatomi dan fisiologi dengan tentang
cara yang tepat penyakitn
R/pasien dapat ya
menjelaskan sedikit 2. Pasien
tentang jalannya dapat
penyakit menjelask
an
3. Gambaran tanda dan sebagian
gejala yang biasa dari jalan
muncul pada penyakitn
penyakit,dengan cara ya
yang tepat 3. Pasien
R/ Pasien mampu mampu
menjelaskan tanda menjelask
dan gejala an tanda
4. Sediakan informasi pada dan gejala
pasien tentang kondisi, tentang
dengan cara yang tepat penyakitn
R/ pasien ya
mengetahui 4. Keluarga
konndisinya saat ini mengetah
5. Menyediakan bagi ui kondisi
keluarga informasi pasien
tentang kemajuan saat ini
pasien dengan cara yang A = masalah
tepat teratasi
R/ keluarga Pasien P= intervensi di
mengetahui kondisi hentikan
pasien saat ini