Anda di halaman 1dari 12

Kepala Desa

Kepala desa adalah pemerintah desa atau yang disebut dengan nama lain yang dibantu
perangkat desa sebagai unsur penyelenggara pemerintahan desa (UU RI No 6 Tahun 2014
Pasal 1 Ayat 3). Kepala desa bertugas menyelenggarakan pemerintahan desa, dan
pemberdayaan desa (UU RI No 6 Tahun 2014 Pasal 26 Ayat 1).

Kewajiban kepala desa menurut UU RI No 6 Tahun 2014 Pasal 26 Ayat 4 adalah:

 Memegang teguh dan mengamalkan Pancasila, melaksanakan Undang-Undang Desa


Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta mempertahankan dan memelihara
keutuhan Negara Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika;

 Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa;

 Memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat desa;

 Menaati dan menegakkan peraturan perundang-undangan;

 Melaksanakan kehidupan demokrasi dan berkeadilan gender;

 Melaksanakan prinsip tata pemerintahan Desa yang akuntabel, transparan,


professional, efektif dan efisien, bersih serta bebas dari kolusi,korupsi dan nepotisme;

 Menjalin kerja sama dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di desa;

 Menyelenggarakan administrasi Pemerintahan Desa yang baik;

 Mengelola keuangan dan aset desa;

 Melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan desa;

 Menyelesaikan perselisihan masyarakat di desa;

 Mengembangkan perekonomian masyarakat desa;

 Membina dan melestarikan nilai sosial budaya masyarakat desa;

 Memberdayakan masyarakat dan lembaga kemasyarakatan di desa;

 Mengembangkan potensi sumber daya alam dan melestarikan lingkungan hidup; dan

 Memberikan informasi kepada masyarakat desa.

2. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) adalah lembaga yang melaksanakan fungsi


pemerintahan yang anggotanya merupakan wakil dari penduduk desa berdasarkan
keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara demokrasi (UU RI No 6 Tahun 2014 Pasal 1 Ayat
4 tentang UU Desa).
Fungsi BPD yang berkaitan dengan kepala desa yaitu (UU RI No 6 Tahun 2014 Pasal 55)
adalah:

1. Membahas dan menyepakati Rencana Peraturan Desa bersama kepala desa;

2. Menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa; dan

3. Melakukan pengawasan kinerja kepala desa.

3. Sekretaris

Merupakan perangkat desa yang bertugas membantu kepala desa untuk mempersiapkan dan
melaksanakan pengelolaan administrasi desa, mempersiapkan bahan penyusunan laporan
penyelenggaraan pemerintah desa. Fungsi sekretaris desa adalah:

 Menyelenggarakan kegiatan administrasi dan mempersiapkan bahan untuk kelancaran


tugas kepala desa;

 Membantu dalam persiapan penyusunan Peraturan Desa;

 Mempersiapkan bahan untuk Laporan Penyelenggara Pemerintah Desa;

 Melakukan koordinasi untuk penyelenggaraan rapat rutin;

 Pelaksana tugas lain yang diberikan kepada kepala desa.

4. Pelaksana Teknis Desa:

A. Kepala Urusan Pemerintah (KAUR PEM) Tugas Kepala Urusan Pemerintahan (KAUR
PEM) adalah membantu kepala desa melaksanakan pengelolaan administrasi kependudukan,
administrasi pertanahan, pembinaan ketentraman dan ketertiban masyarakat desa,
mempersiapkan bahan perumusan kebijakan penataan, kebijakan dalam penyusunan produk
hukum Desa. Sedangkan fungsi adalah:

 Melaksanakan administrasi kependudukan.

 Mempersiapkan bahan-bahan penyusunan perencanaan peraturan desa dan keputusan


kepala desa.

 Melaksanakan kegiatan administrasi pertanahan.

 Melaksanakan kegiatan pencatatan monografi desa.

 Mempersiapkan bantuan dan melaksanakan penataan kelembagaan masyarakat untuk


kelancaran penyelenggaraan pemerintahan desa.

 Mempersiapkan bantuan dan dan melaksanakan kegiatan masyarakat yang


berhubungan dengan upaya menciptakan ketentraman dan ketertiban masyarakat dan
pertahanan sipil.
 Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan kepada desa.

B. Kepala Urusan Pembangunan (KAUR PEMBANGUNAN) Tugas Kepala Urusan


Pembangunan (KAUR PEMBANGUNAN) adalah membantu kepala desa mempersiapkan
bahan perumusan kebijakan teknis pengembangan ekonomi masyarakat desa, pengelolaan
administrasi pembangunan, pengelolaan pelayanan masyarakat serta menyiapkan bahan
usulan kegiatan dan pelaksanaan tugas pembantuan. Sedangkan fungsinya adalah:

 Menyiapkan bantuan-bantuan analisa dan kajian perkembangan ekonomi masyarakat.

 Melaksanakan kegiatan administrasi pembangunan

 Mengelola tugas pembantuan

 Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala desa.

C. Kepala Urusan kesejahteraan Rakyat (KAUR KESRA) Tugas Kepala Urusan


kesejahteraan Rakyat (KUR KESRA) adalah membantu kepala desa untuk mempersiapkan
bahan perumusan kebijakan teknis penyusunan program keagamaan, serta melaksanakan
program pemberdayaan masyarakat dan sosial kemasyarakatan. Sedangkan fungsinya adalah:

 Menyiapkan bahan dan melaksanakan program kegiatan keagamaan.

 Menyiapkan dan melaksanakan program perkembangan kehidupan beragama.

 Menyiapkan bahan dan melaksanakan program, pemberdayaan masyarakat dan sosial


kemasyarakatan.

 Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan kepala desa.

D. kepala Urusan Keuangan (KAUR KEU) Tugas Kepala Urusan Keuangan (KAUR KEU)
adalah membantu sekretaris desa melaksanakan pengelolaan sumber pendapatan desa,
pengelolaan administrasi keuangan desa dan mempersiapkan bahan penyusunan APB Desa,
serta laporan keuangan yang dibutuhkan desa. Sedangkan fungsinya adalah:

 Mengelola administrasi keuangan desa.

 Mempersiapkan bahan penyusunan APB Desa.

 Membuat laporan pertanggungjawaban keuangan.

 Melaksanakan tugas lain yang diberikan sekretaris desa.

E. Kepala Urusan Umum (KAUR UMUM) Tugas Kepala Urusan Umum (KAUR UMUM)
adalah membantu sekretaris desa dalam melaksanakan administrasi umum, tata usaha dan
kearsipan pengelolaan inventaris kekayaan desa, serta mempersiapkan bahan rapat dan
laporan. Sedangkan fungsinya adalah:
 Melakukan pengendalian, dan pengelolaan surat masuk dan surat keluar serta
pengendalian tata kearsipan desa.

 Melaksanakan pencatatan inventarisasi kekayaan desa.

 Melaksanakan pengelolaan administrasi umum.

 Sebagai penyedia, penyimpan dan pendistribusi alat tulis kantor serta pemeliharaan
dan perbaikan peralatan kantor.

 Mengelola administrasi perangkat desa.

 Mempersiapkan bahan-bahan laporan.

 Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh sekretaris desa.

5. Pelaksanaan Kewilayahan

Kepala Dusun (KADUS) tugas kepala dusun adalah membantu kepala desa melaksanakan
tugas dan kewajiban pada wilayah kerja yang sudah ditentukan sesuai dengan ketentuan yang
sudah ditetapkan. Fungsi kepala dusun:

 Membantu pelaksana tugas kepala desa di wilayah kerja yang sudah ditentukan.

 Melaksanakan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

 Melaksanakan keputusan dan kebijakan yang ditetapkan oleh kepala desa.

 Membantu kepala desa melakukan kegiatan pembinaan dan kerukunan warga.

 Membina swadaya dan gotong royong masyarakat.

 Melakukan penyuluhan program pemerintah desa.

 Sebagai pelaksana tugas-tugas lain yang diberikan oleh kepala desa.

B. Administrasi Desa

Administrasi Desa menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2006 adalah
keseluruhan proses kegiatan pencatatan data dan informasi mengenai penyelenggaraan
pemerintahan Desa pada Buku Administrasi Desa. Jenis dan bentuk Administrasi Desa
menurut peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2006:

1. Administrasi Umum adalah kegiatan pencatatan data dan informasi mengenai kegiatan
pemerintahan Desa pada Buku Administrasi Umum, terdiri dari:

1. Buku Data Peraturan Desa.


2. Buku Data Keputusan Desa.

3. Buku Data Inventaris Desa.

4. Buku Data Aparat Pemerintah Desa.

5. Buku Data Tanah milik Desa/Tanah Kas Desa.

6. Buku Tanah di Desa.

7. Buku Agenda.

8. Buku Ekspedisi.

2. Administrasi Penduduk adalah kegiatan pencatatan data dan informasi mengenai penduduk
dan mutasi penduduk pada Buku Administrasi Penduduk, terdiri dari:

1. Buku Data Induk Penduduk Desa.

2. Buku Data Mutasi Penduduk Desa.

3. Buku Data Rekapitulasi Jumlah Penduduk Akhir Bulan.

4. Buku Data Penduduk Sementara.

3. Administrasi Keuangan adalah kegiatan pencatatan data dan informasi mengenai


pengelolaan keuangan desa pada Buku Administrasi Keuangan, terdiri dari:

1. Buku Anggaran.

2. Buku Kas Umum.

3. Buku Kas Harian Pembantu.

4. Buku Kas Pembantu Pajak.

5. Buku Kas Pembantu Bank.

4. Administrasi pembangunan adalah kegiatan pencatatan data dan informasi pembangunan


yang akan, sedang dan telah dilaksanakan pada Buku Administrasi Pembangunan, terdiri dari:

1. Buku Rencana Pembangunan.

2. Buku Kegiatan Pembangunan.

3. Buku Inventaris Proyek.

4. Buku Kader-kader Pembangunan/Pemberdayaan masyarakat.


5. Administrasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) atau yang disebut dengan BPD adalah
kegiatan pencatatan data dan informasi mengenai BPD, terdiri dari:

1. Buku Data Anggota BPD.

2. Buku Data Keputusan BPD.

3. Buku Data Kegiatan BPD.

4. Buku Data Agenda BPD.

5. Buku Ekspedisi BPD.

Disarikan dari buku: Akuntansi Desa, Penulis: V. Wiratna Sujarweni, Halaman: 7-15.

Artikel Terkait:
 Manfaat Anggaran Desa

 Peran Masyarakat dalam Penyusunan APB-Desa

 Hal-Hal yang dapat Diwujudkan dalam Pelaksanaan UU Desa No 6 Tahun 2014

 Penatausahaan Keuangan Desa

 Pelaporan, Pertanggungjawaban, Pembinaan dan Pengawasan Desa

 Tujuan UU Desa Disahkan

 Azaz Pengelolaan Keuangan Desa

 Akuntansi Desa, Keuangan Desa dan Pengelolaan Keuangan Desa

Bagikan Cetak Email

Berikutnya →
Tujuan UU Desa Disahkan

← Sebelumnya
Dana Desa Menurut Undang-Undang No 6 Tahun 2014

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Nama *

Email *

Situs Web

erikut adalah penjelasannya :

1. Kepala Desa

Kepala desa merupakan orang yang berkedudukan sebagai kepala pemerintah di desa.
Kedudukan kepala desa berada langsung di bawah Bupati dan ia bertanggung jawab kepada
Bupati melalui camat.

Fungsi dan tugas dari kepala desa adalah memimpin penyelenggaraan pemerintahan serta
pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan desa.

a. wewenang kepala desa

Dalam melaksanakan tugasnya tersebut, kepala desa diberikan beberapa wewenang seperti
yang tercantum dalam PP no. 72 tahun 2005, seperti :

 Memimpin penyelenggaraan pemerintahan desa berdasarkan kebijakan yang ditetapkan


bersama BPD

 Mengajukan rancangan peraturan desa

 Menetapkan peraturan desa yang telah mendapatkan persetujuan bersama BPD

 Menyusun dan mengajukan rancangan peraturan desa mengenai APB desa untuk dibahas
dan ditetapkan bersama BPD
 Membina kehidupan masyarakat desa

 Membina perekonomian desa

 Mengkoordinasikan pembangunan desa secara partisipatif

 Mewakili desa di dalam dan di luar pengadilan serta dapat menunjuk kuasa hukum untuk
mewakilinya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

 Melaksanakan wewenang lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

b. Kewajiban pokok kepala desa

 Memegang teguh dan mengamalkan pancasila, melaksanakan UUD tahun 1945, serta
mempertahankan dan memelihara keutuhan NKRI

 Meningkatkan kesejahteraan masyarakat

 Melaksanakan kehidupan demokrasi

 Melaksanakan prinsip tata pemerintahan desa yang bersih dan bebas dari KKN (korupsi,
Kolusi, dan Nepotisme)

 Menjalin hubungan kerja dengan seluruh mitra kerja pemerintahan desa

 Mentaati dan menegakkan seluruh peraturan perundang-undangan

 Menyelenggarakan administrasi pemerintahan desa yang baik

 Melaksanakan dan mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan desa

 Melaksanakan urusan yang menjadi kewenangan desa

 Mendamaikan perselisihan masyarakat di desa

 Mengembangan pendapatan masyarakat dan desa

 Membina, mengayomi, serta melestarikan nilai-nilai sosial budaya dan adat istiadat

 Memberdayakan masyarakat dan kelembagaan di desa

 Mengembangkan potensi sumber daya alam dan melestarikan lingkungan hidup

Selain kewajiban-kewajiban pokok di atas, kepala desa juga berkewajiban untuk :

 Memberikan laporan penyelenggaraan pemerintahan desa kepada Bupati atau Walikota


melalui camat sekali dalam satu tahun

 Memberikan Laporan keterangan pertanggungjawaban kepada BPD dalam musyawarah BPD


setidaknya sekali dalam setahun
 Menginformasikan laporan penyelenggaraan pemerintahan desa kepada masyarakat baik
melalui selebaran maupun dapat diinformasikan secara lisan dalam berbagai pertemuan
masyarakat desa maupun media lainnya.

2. Badan Permusyawaratan Desa (BPD)

BPD merupakan suatu lembaga tingkat desa yang anggotanya terdiri dari Ketua Rukun
Warga, Pemangku adat, golongan profesi, pemuka agama, serta tokoh atau pemuka
masyarakat lainnya. Anggota BPD merupakan wakil dari penduduk desa yang bersangkutan
yang dipilih dalam musyawarah mufakat dan masa jabatan dari anggota BPD adalah 6 tahun.
(baca : RT dan RW di Indonesia)

a. Fungsi BPD

 Menetapkan peraturan desa bersama dengan kepala desa.

 Menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat

b. Wewenang BPD

 Bersama Kepala desa melakukan pembahasan rancangan peraturan desa

 Mengawasi pelaksanaan peraturan desa serta peraturan kepala desa

 Mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian kepala desa

 Membentuk panitia pemilihan kepala desa

 Menggali, menampung, menghimpun, merumuskan, serta menyalurkan aspirasi masyarakat

 Menyusun tata tertib BPD

c. Hak BPD

 Meminta keterangan kepada pemerintah desa

 Menyatakan pendapat

3. Sekretaris Desa

Kedudukan dari sekretaris desa adalah sebagai unsur staff yang membantu kepala desa serta
memimpin sekretariat desa. Adapun tugas utama dari seorang sekretaris desa adalah
membantu tugas kepala desa dalam melaksanakan tugas-tugas ketatausahaan yang meliputi
administrasi, kepegawaian, keuangan, umum, perlengkapan, perencanaan, evaluasi, serta
laporan.

a. Tugas sekretaris desa

 Mengkoordinir serta menjalankan administrasi pemerintahan, pembangunan,


kemasyarakatan, dan keuangan desa.
 Memberikan pelayanan administrasi untuk pemerintah desa dan masyarakat

b. Fungsi Sekretaris Desa

 Sebagai pelaksana bagian surat menyurat, arsip, serta laporan

 Melaksanakan urusan administrasi keuangan

 Melaksanakan administrasi pemerintahan desa, pembangunan, dan kemasyarakatan

 Melaksanakan fungsi serta tugas kepala desa apabila kepala desa sedang berhalangan.

 Melaksanakan urusan perlengkapan serta kerumahtanggana desa

 Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dan fungsi kepala desa

4. Kepala Urusan Pemerintahan

Kedudukan kepala urusan pemerintahan adalah sebagai unsur sekretariat, yang melalui
sekretaris desa, ia memiliki tanggung jawab terhadap kepala desa.

a. Fungsi kepala urusan pemerintahan

 Sebagai pelaksana kegiatan pemerintahan desa

 Sebagai pelaksana kegiatan dalam bidang ketentraman serta ketertiban masyarakat

 Sebagai pelaksana tugas-tugas pemerintahan yang dilimpahkan oleh kepala desa

 Sebagai pelaksana kegiatan perencanaan pemerintahan desa

b. Tugas kepala urusan pemerintahan

 Membantu pelaksanaan tugas kepala desa terutama di didang teknis dan administrasi

 Membantu pelaksanaan tugas sekretaris desa baik secara teknis, administrasi, maupun
pelaksanaan ketentraman dan ketertiban masyarakat

 Melakukan pengajuan pertimbangan kepada kepala desa terkait rancangan peraturan desa
maupun hal-hal yang menyangkut pemerintahan desa

 Melakukan pengajuan pertimbangan pada kepala desa terkait dengan penyelesaian


perselisihan yang terjadi di masyarakat desa

 Menyusun laporan tahunan terkait penyelenggaraan pemerintahan desa


5. Kepala Urusan Pembangunan

Sama seperti Kepala urusan pemerintahan, kepala urusan pembangunan juga merupakan
salah satu unsur sekretariat desa yang memiliki tanggung jawab terhadap kepala desa melalui
sekretaris desa.

a. Tugas kepala urusan pembangunan

 Sebagai pembantu dalam pelaksanaan tugas-tugas kepala desa baik di bidang teknis maupun
administrasi

 Membantu pembinaan perekonomian desa

 Mengajukan pertimbangan terkait rancangan peraturan desa maupun hal-hal yang


menyangkut pembangunan desa kepada kepala desa

 Menggali serta memanfaatkan potensi desa

b. Fungsi kepala urusan pembangunan

 Sebagai pelaksana kegiatan perencanaan pembangunan di desa

 Sebagai pelaksana kegiatan dalam upaya pembinaan perekonomian desa serta melakukan
inventarisasi potensi-potensi yang ada di desa

6. Kepala urusan Umum

Kepala urusan umum juga merupak bagian strukur organisasi pemerintahan desa yang ikut
berperan penting untuk menjaga keamanan lingkungan sekitar.

Berikut adalah tugas dan fungsi kepala urusan umum :

a. Tugas kepala urusan umum

 Membantu tugas kepala desa dibidang teknis maupun administrasi pemerintahan desa

 Memberikan pelayanan umum serta tugas surat menyurat

 Melakukan pemeliharaan dan pelestarian aset-aset pemerintah

 Melaksanakan tugas terkait urusan keuangan dan laporan

 Melakukan pembinaan serta pelayanan administrasi kependudukan dan perizinan

b. Fungsi kepala urusan umum

 Sebagai pelaksana kegiatan dalam bidang pembinaan kehidupan masyarakat desa

 Sebagai pelaksana inventarisasi, pembinaan, serta pelestarian kebudayaan yang ada di desa
 Sebagai pelaksana kegiatan perencanaan pada bidang sosial budaya dan kemasyarakatan.

7. Kepala dusun

Kedudukan kepala dusun adalah sebagai unsur kewilayahan yang membantu pelaksanaan
tugas dari kepala desa di lingkup kerjanya. Adapun tugas dari kepala dusun adalah membantu
kepala desa dalam menjalankan kebijakan serta kegiatan di bidang pemerintahan,
ketentraman dan ketertiban, pembangunan, serta kemasyarakatan.

Fungsi kepala dusun :

 Sebagai pelaksana kegiatan pemerintahan, ketentraman dan ketertiban, pembangunan, serta


kemasyarakatan di wilayah kerjanya

 Sebagai pelaksana peraturan desa di wilayah kerjanya

 Sebagai pelaksana kebijakan desa