Anda di halaman 1dari 5

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Iklim adalah rata-rata kondisi cuaca yang merupakan interaksi yang kompleks
antara proses-proses fisik, kimia, biologi yang mencerminkan interaksi antara geosfer,
biosfer yang terjadi pada atmosfer bumi. Karena itu iklim suatu tempat atau wilayah
merupakan deskripsi statistik tentang kondisi atmosfer dalam jangka waktu yang
panjang sehingga menggambarkan rata-rata variabel cuaca.

Menurut laporan IPCC (2001), sistem iklim merupakan sistem yang saling
berinteraksi dari kelima komponen sistem yang terdapat di planet bumi. Sistem iklim yang
terjadi di planet bumi merupakan sistem yang kompleks yang melibatkan interaksi dari
atmosphere dengan berbagai komponen sistem iklim yang lain. Komponen sistem iklim
yang lain terdiri dari lima komponen utama yaitu atmosphere, hidrosfer, Kriosfer,
permukaan tanah dan biosfer (Gambar 1).

Gambar 1. Komponen dan Interaksi Sistem Iklim Bumi


Cuaca berubah sepanjang waktu, iklim biasanya akan sama berabad-abad jika tidak
diganggu. Tetapi, bumi tidak dibiarkan sendirian. Manusia melakukan aktivitas yang
signifikan sehingga merubah bumi dan iklimnya. Perubahan iklim disebabkan oleh
efek gas rumah kaca (GRK), yaitu gas-gas hasil emisi yang terakumulasi di stratosfer.

Sumber; IPCC, 2007

Gambar 2. Suplai CO2 dari Bumi bagi Gas Rumah Kaca

Konsepsi perubahan iklim yang digunakan oleh Intergovernmental Panel on


Climate Change (IPCC) merujuk pada “setiap perubahan dalam iklim pada suatu
selang waktu tertentu, apakah diakibatkan oleh variasi alamiah atau karena aktivitas
manusia” (anthropogenic) (IPCC, 2001). Perubahan iklim global saat ini jelas
akibat meningkatnya suhu rata-rata udara dan laut, mencairnya salju dan
es, serta meningkatnya permukaan air laut (IPCC, 2007).

2
Bukti-bukti baru yang kuat menyatakatan bahwa mayoritas pemanasan
bumi yang diobservasi selama 50 tahun terakhir disebabkan oleh aktifitas manusia
(IPCC, 2007). Dalam The Fourth Assessment to IPCC yang dijadwalkan terbit
Februari 2007, dasar ilmiah yang menyatakan aktivitas manusia sebagai penyebab
semakin kuat.

Perubahan Iklim terjadi pertama kali karena siklus alam yang umum terjadi.
Pada saat sekarang, perubahan iklim terjadi yang disebabkan oleh aktivitas manusia.
Aktivitas manusia menghasilkan pembangunan ekonomi yang semakin lama semakin
pesat. Pembangunan ekonomi yang pesat tersebut memberikan dampak yang serius
terhadap iklim dunia. Dampak serius tersebut antara lain adalah pembakaran secara
besar-besaran pada batu bara, minyak, dan kayu.
Perubahan iklim yang disebakan oleh aktivitas manusia membuat dunia
membuat suatu badan yang dinamakan Interngovernmental Panel on Climate Change
(IPCC). Badan ini menangani permasalah perubahan iklim global di dunia. Badan ini
dibentuk pada tahun 1998 oleh World Meteological Organization (WMO) dan United
Nations Environment Programme (UNEP) sebagai amanat kedua organisasi tersebut
untuk mengatasi perubahan iklim global yang menjadi agenda politik Perserikatan
Bangsa-Bangsa (PBB) sejak tahun 1980. Tujuan utama dibentuknya IPCC adalah
untuk memberi penilaian secara komprehensif, objektif, terbuka dan transparan atas
informasi ilmiah, teknis dan sosial ekonomi yang berkaitan dengan pengetahuan
mengenai basis ilmiah dari risiko perubahan iklim yang disebabkan oleh perbuatan
manusia, potensi dampak dari perubahan iklim, dan pilihan-pilihan mitigasi maupun
cara-cara untuk adaptasi. (Sutamihardja, 2011).
Penyebab lain perubahan iklim akibat aktivitas manusia yang sebelumnya telah
disebutkan yaitu adanya perubahan hujan, beberapa area yang menjadi lebih kering,
kejadian-kejadian ekstrim yaitu angin puting beliung atau angin badai yang terjadi pada
waktu yang tidak bisa diperkirakan, meningkatnya muka air laut akibat tutupan es dan
glasier yang mencari dan hilangnya tanah pertanian yang subur berganti menjadi
3
bergaram, dan terakhir adalah dampak pada pertanian yang menyebabkan turunnya
hasil panan yang mempengaruhi keamanan pangan. (Kardono, 2013).

1.2. Rumusan Masalah

Rumusan masalah dari makalah ini yaitu :

1. Bagaimana mitigasi perubahan iklim pada sektor energi ?

2. Bagaimana mitigasi perubahan iklim pada sektor pengairan ?

3. Bagaiamana mitigasi perubahan iklim pada sektor kelautan ?

1.3. Tujuan

Tujuan dari makalah ini yaitu :

1. Untuk mengetahui mitigasi perubahan iklim pada sektor energi

2. Untuk mengetahui mitigasi perubahan iklim pada sektor pengairan

3. Untuk mengetahui mitigasi perubahan iklim pada sektor kelautan

DAFTAR PUSTAKA

IPCC. 2001. Climate Change 2001 : The Scientific Basis. Contribution of Working

4
Group I to the Third Assessment Report of the Intergovernmental Panel on
Climate Change. Edited by Houghton, J.T. et al. Cambridge University Press.
Cambridge. UK.

IPCC. 2007. Climate Change 2007 : The Physical Science Basis. Contribution of
Working Group I to the Fourth Assessment Report of the Intergovernmental Panel
on Climate Change. Edited by Alley, R. et al. IPCC Secretariat. Switzerland.

Kardono. (2013, Mei 15). Perubahan Iklim dan Pertanian Pangan. PSIL UI Salemba.

Sutamihardja, & Mulyani, M. E. (2011). Climate Change, Dokumen Penting


Perubahan
Iklim: IPCC, UNFCC, Protokol Kyoto. Bogor: Yayasan Pasir Luhur.