Anda di halaman 1dari 5

Pemanfaatkan lahan pekarangan rumah tenyata telah lama di lakukan oleh masarakat Dompu

terutama masyarakat yang hidup di daerah pedesaan. Kita pun dapat mengetahui banyak
masyarakat yang memanfaaatkan lahan pekarangan sehingga dapat bermanfaat untuk kehidupan
rumah tangga dan untuk keindahan lingkungan rumah dan lingkungan sekitar. Meskipun budaya
untuk memanfaatkan pekarangan hanya sebagian orang saja yang melakukan karena orang-orang
juga cukup sibuk untuk melakukan pemeliharaan lahan pekarangan yaitu karena factor pekerjaan
dan profesi.

Masalah lingkungan mempunyai kaitan erat dengan faktor manusia. Baik tidaknya lingkungan hidup
bergantung pada tingkat kesadaran manusia. Manusia merupakan bagian dari ekosistem yang paling
berpengaruh dalam manentukan mutu lingkungan.

Manusia dalam kehidupannya kerap sekali tidak memperdulikan lingkungan. Kita sering mendengar
tentang kerusakanan, misalnya kerusakan hutan, pencemaran sungai, pencemaran laut, pencemaran
tanah dan pencemaran udara terjadi di mana-maan. Untuk itu pada penelitian kali ini, dengan topik
“PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH” yang menjadi salah satu upaya pelestarian lingkungan
hidup.

“PEKARANGAN RUMAH” adalah hal yang tidak bisa terpisahkan dari hidup kita. Bagi sebagian orang
pekarangan rumah bukanlah sesuatu hal yang harus di pusingkan, namun tanpa kita sadar
pekarangan rumah mempunyai banyak manfaat yang bisa kita ambil yaitu sebagai tempat bermain
atau tempat berkumpul dengan keluarga, juga ada satu hal yang sering kita lupakan yaitu
menjadikan pekarangan rumah bermanfaat dan berguna buat kita maupun orang lain. kenapa
demikian? Bukan kah kita hanya akan membiarkan pekarangan rumah kosong begitu saja,
sedangkan di luar sana telah terjadi banyak sekali kerusakan lingkungan. Dan kenapa tidak kita
manfaatkan pekarangan rumah untuk menanami dengan tanaman hias, sahur-sahuran atau bahan
obat-obatan yang secara langsung menjadi apotek hidup buat kita. Hal-hal tersebut selain berguna
buat diri kita bukan kah juga akan sangat berguna buat tetangga di sekitar rumah kita. Hal lain yang
yang lebih besar adalah kita bisa menyumbang berkurangnya percepatan terjadinya Global Warming
yang telah menjadi masalah di seluruh dunia. Dan tentunya dengan pekarangan rumah yang di
tanami banyak tumbuhan mengantarkan kita pada orang-orang yang peduli terhadap lingkungan
dan secara tidak langsung mengantarkan antusiasme kita menjaga kelestarian Bumi.

BAB II

LANDASAN TEORI

Pekarangan di rumah sangat bermanfaat bagi tubuh kita jika di atur dengan baik, pada
penelitian ini di harapkan agar kita sama-sama tahu berbagai hal mengenai pekarangan rumah, yaitu
fungsinya, budi dayanya, pengaturannya dan tentang pagar hidup pekarangan.

A. Fungsi Pekarangan
Sebidang tanah di sekitar rumah kita adalah pekarangan. Pekarngan rumah membantu memenuhi
kebutuhan pemiliknya. Kebutuhan itu adlah kebutuhan akan keindahan dan kenyamanan. Di
samping itu, pekarangan juga berfungsi meningkatkan gizi danmembantu perekonomian keluarga.

Pekarangan sejak lama telah banyak di manfaatkan masyarakat sebagai sumber pendapatan. Kita
sering melihat masyarakata telah bertanam berbagai macam tumbuhan di pekarangannya. Misalnya,
sayur-sayuran, tanaman penyedap, tanaman obat-obatan, tanaman hias dan usaha lainnya seperti
beternak dan memelihara ikan.

Bagi masyarakat di pedesaan, pekarangan merupakan lahan yang mampu menambah penghasilan
mereka. Masyarakat di pedesaan rata-rata mempunyai pekarangan yang cukup luas. Jika pekarangan
yang mereka miliki dapat di manfaatkan dan di olah dengan sebaik-baiknya, kebutuhan gizi sehari-
hari dapat di peroleh dari pekaranagn yang ada.

Masyarakat di kota hanay sebagaian kecil yang mempunyai pekarangan. Akan tetapi, jika setiap
keluarga memiliki pengetahuan tentang cara-cara bertanam di pekarangan sempit meskipun
lahannya sedikit, pekarangan itu akan mampu diolah sehingga dapat membantu kebutuhan gizi
keluarga tanpa membeli di supermarket dan pasar-pasar. Misalnya bertanam dengan system
hidroponik (tanpa tanah)

Pekarangan akan mempunyai fungsi dengan baik jika penghuninya mempunyai kemamapuan
menata, mengolah, dan memnfaatkan lahan dengan baik. Selain itu, penghuni harus mengetahui
tentang gizi agar kebutuhan dapat di peroleh ari pekarangan.

Jika pekarangan di tata dengan baik, pemiliknya akan memperoleh fungsi ganda. Kedua fungsi
tersebut adalah memenuhi kebutuhan jasmanai dan rohani. Pemenuhan kebutuhan jasmani dapat di
lihat dari pemanfaatannya sebagai sumber pangan dan gizi. Pekarangan dapat memenuhi kebutuhan
rohani karena pekarangan dapat dibuat menjadi taman yang memberikan suasana men

BAB II

LANDASAN TEORI

Pekarangan di rumah sangat bermanfaat bagi tubuh kita jika di atur dengan baik, pada
penelitian ini di harapkan agar kita sama-sama tahu berbagai hal mengenai pekarangan rumah, yaitu
fungsinya, budi dayanya, pengaturannya dan tentang pagar hidup pekarangan.

A. Fungsi Pekarangan

Sebidang tanah di sekitar rumah kita adalah pekarangan. Pekarngan rumah membantu memenuhi
kebutuhan pemiliknya. Kebutuhan itu adlah kebutuhan akan keindahan dan kenyamanan. Di
samping itu, pekarangan juga berfungsi meningkatkan gizi danmembantu perekonomian keluarga.

Pekarangan sejak lama telah banyak di manfaatkan masyarakat sebagai sumber pendapatan. Kita
sering melihat masyarakata telah bertanam berbagai macam tumbuhan di pekarangannya. Misalnya,
sayur-sayuran, tanaman penyedap, tanaman obat-obatan, tanaman hias dan usaha lainnya seperti
beternak dan memelihara ikan.

Bagi masyarakat di pedesaan, pekarangan merupakan lahan yang mampu menambah penghasilan
mereka. Masyarakat di pedesaan rata-rata mempunyai pekarangan yang cukup luas. Jika pekarangan
yang mereka miliki dapat di manfaatkan dan di olah dengan sebaik-baiknya, kebutuhan gizi sehari-
hari dapat di peroleh dari pekaranagn yang ada.

Masyarakat di kota hanay sebagaian kecil yang mempunyai pekarangan. Akan tetapi, jika setiap
keluarga memiliki pengetahuan tentang cara-cara bertanam di pekarangan sempit meskipun
lahannya sedikit, pekarangan itu akan mampu diolah sehingga dapat membantu kebutuhan gizi
keluarga tanpa membeli di supermarket dan pasar-pasar. Misalnya bertanam dengan system
hidroponik (tanpa tanah)

Pekarangan akan mempunyai fungsi dengan baik jika penghuninya mempunyai kemamapuan
menata, mengolah, dan memnfaatkan lahan dengan baik. Selain itu, penghuni harus mengetahui
tentang gizi agar kebutuhan dapat di peroleh ari pekarangan.

Jika pekarangan di tata dengan baik, pemiliknya akan memperoleh fungsi ganda. Kedua fungsi
tersebut adalah memenuhi kebutuhan jasmanai dan rohani. Pemenuhan kebutuhan jasmani dapat di
lihat dari pemanfaatannya sebagai sumber pangan dan gizi. Pekarangan dapat memenuhi kebutuhan
rohani karena pekarangan dapat dibuat menjadi taman yang memberikan suasana mengesangkan.

Manfaat pekarangan :

Pekarangan sebagai penjaga lingkungan dan paru-paru lingkungan karena tumbuhan pekarangan
menghasilkan udara bersih. Jika di sekitar tempat kita udaranya kotor, udara yang kotor itu akan
diserap oleh daun-daun tanaman yang kita tanam. Daun-daun dapat menghasilkan oksigen dengan
bantuan sinar matahari. Itulah sebabnya lingkungan kita akan lebih segar dan sejuk jika di sekitar kita
terdapat pepohonan yang rindang. Tumbuhan yang ditanam di pekarangan dapat menyerap air
kedalam tanah dan memelihara kelembapan udara. Jika di sekitar kita kelembapan udaranyabaik,
perbedaan suhu pada siang hari dan malam hari tidak terlalu mencolok. Semua itu menjadikan
kehidupan kita nyaman dan tentram.pekarangan sebagai sumber pendapat dan perbaikan gizi
karena pekarangan dapat memberi tambahan pendapatan bagi kita jika di atur dengan baik. Dengan
menanam berbagai tumbuhan kita dapat memetik dua manfaat sekaligus, yaitu untuk di manfaatkan
oleh kelurga dan kelebihannya dapat di jual. Hasil penjualan tanaman pekarangan ini lah yang dapat
menambah penghasilan keluarga.pekarangan menambah keindahan karena pekarangan yang di atur
sedemikian rupa akan memberikan kepuasn batin pemiliknya. Tumbuhan yang ditanam adalah
bunga-bunga yang berwarna warni. Ini semata-mata di ciptakan agar pemilik pekarangan
memperoleh kepuasaan batin. Keindahan pekaranagn biasanya dapat menentramkan pikiran.

Cara Mengatur Pekarangan

Pengaturan pekarangan yang serasi akan memberikan nilai tambah bagi penghuninya atau pun abagi
orang lain. Sebaiknya, pengaturan yang tidak serasi akan berdampak tidak baik. Sering kita
menemukan pekarangan di pakai sebagai tempat menaruh jemuran. Kadang-kadang orang tidak
mnyadari bahwa salah menaruh jemuran bernilai negative bagi orang yang melihatnya.

Ada juga pekarangan yang di pakai untuk menempatkan kandang yang kurang serasi. Kandang ayam
atau kambing yang kurang enak. Begitu pula jika didepan rumah di tanami pohon kayu yang besar.
Apalagi kalau kayu tersebut sampai mebutup rumah. Tentu kondisi seperti ini tidak tepat. Rumah
akan menjadi lembab karena sinar matahari terhalang oleh daun yang terlalu lebat.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk pekarangan yang baik adalah :

pagar halaman harus di buat rapid an terawatt engan baik.jalan masuk menuju rumah harus rapid an
bersih. Dan di sekitar jalan masuk sebaiknya di tanam bunga-bunga yang indah dan menarik.

C. pekarangan sebagai pagar hidup

Pekarangan yang baik adalah pekarangan yang mmpunyai pagar pembatas. Pagar di pekarangan
berfungsi untuk membatasi pekarangan dengan pekarangan orang lain. Dengan adanya pagar yang
baik, akan lebih menjamin keamanan tanaman dari berbagai gangguan.

Pagar tidak ahrus terbuat dari bahan yang mahal saja, tetapi juga dapat di buat dari tanaman. Pagar
yang terbuat dari tanaman itulah yang di sebut pagar hudup.

Pagar hidup yang baik adalah pagar hidup yang memberikan nilai tambah bagi penghuninya.
Beberapa jenis tanaman yang berfungsi sebagai pagar pekarangan sekaligus di manfaatkan oleh
penghuni rumah sebagaai sumber gizi adalah Beluntas, Katuk, Mangkokan, Lamtoro, Singkong,
Kemangi, Kumis Kucing, bambu hias Dan lain-lain. Dalam memilih jenis tanaman yang akan di
gunakan sebagai tanaman pagar perlu kita pertimbangkan hal-hal berikut :

pertumbuhannya cepat,mempunyai cabang yang relative banyak,caangnya tidak mudah


patah,berdaun lebat dan tidak mudah rontok,tahan terhadap pemangkasan,mempunyai sifat
berkesinambungan,mudah dalam pemeliharaannya, dantahan terhadaphama dan penyakit,