Anda di halaman 1dari 3

PENILAIAN DAN

PENGENDALIAN,PENYEDIAAN DAN
PENGGUNAAN OBAT
No. :
Dokumen
No. Revisi :
SOP Tgl. Terbit : PUSKESMAS
Halaman : KABAENA
BARAT

DAENG MASIAR,
KABUPATEN SKM
BOMBANA Nip.
19761231200502101
4

1. Pengertian Merupakan proses pelayanan kefarmasian yang meliputi perencanaan,


permintaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pengendalian,
pencatatandan pelaporan obat.

2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk menjaga agar tidak terjadi
kelebihan dan kekosongan obat di unit pelayanan Puskesmas Kabaena
Barat

3. Kebijakan Keputusan Kepala Puskesmas Kabaena Barat No :


Tentang penyediaan obat yang menjamin ketersediaan obat

4. Referensi
5. Prosedur / 1.PERENCANAAN
Langkah- a. Petugas farmasi merekap penggunaan obat selama 1 tahun.
Langkah b.Melakukan analisa terhadap kebutuhan obat puskesmas selama 1
tahun.
c.Membuat perencanaan kebutuhan obat selama 1 tahun.
d.Melaporkan kebutuhan obat puskesmas kepada Instalasi Farmasi
Kabupaten.
2.PENGADAAN
a.Petugas farmasi merekap pemakaian obat selama 1 bulan.
b.Membuat LPLPO berdasarkan pemakaian obat selama 1 bulan.
c.Melaporkan LPLPO kepada Instalasi Farmasi Kabupaten.
d.Penerimaan obat dari Instalasi Farmasi Kabupaten dilakukan
dengan cara mengecek ketersediaan obat mencakup jenis, jumlah
dan waktu kadaluarsa. Kemudian disesuaikan dengan LPLPO,
ditandatangani oleh penerima obat.
3.PENGGUNAAN OBAT
a.Petugas farmasi mendistribusikan obat secara rutin untuk
memenuhi kebutuhan di sub unit puskesmas.
b.Petugas farmasi mendistribusikan obat kepada pasien dengan
cara pemberian obat sesuai resep yang diterima.
4.PENGENDALIAN
a.Petugas farmasi melakukan pencatatan dan melaporkan
pemakaian obat secara rutin.
b.Melakukan pengarsipan secara tertib obat yang diterima dan
didistribusikan pada unit layanan
6. Unit terkait 1.Instalasi Farmasi Kabupaten
2.Gudang obat Puskesmas
3.Apotek
4.UGD
5.Ruang Persalinan
6.Poskesdes